
Dari sejak kecil sebagian besar dari kita sudah diberi pengetahuan akan adanya Tuhan dan menganut keyakinan agama sesuai dengan yang dianut oleh orang tuanya. Keyakinan agama adalah kepercayaan atas doktrin ketuhanan, seperti percaya terhadap adanya Tuhan, malaikat, akhirat, surga, neraka, takdir, dan lain-lain. Tanpa keimanan memang tidak akan nampak keberagamaan. Tidak akan ada ketaatan kepada Tuhan jika tanpa keimanan kepada-Nya. Walaupun keimanan itu bersifat pengetahuan, tetapi iman itu bersifat yakin, tidak ragu-ragu. Namun kenyataannya, iman itu sendiri sering mengencang dan mengendur, bertambah dan berkurang, dan bisa jadi akan hilang sama sekali.
Tetapi, dibeberapa belahan dunia yang lain masih terdapat banyak orang yang tidak memiliki agama bahkan tidak percaya adanya Tuhan. Meski demikian, kehidupannya tidak jauh berbeda dengan yang mempercayai adanya Tuhan.
Menurut Youdics, mengapa kita harus mempercayai adanya Tuhan?
[details="Referensi"]
Mustari, Muhamad and Rahman, M. T. (2011). Nilai Karakter: Refleksi untuk Pendidikan Karakter . Laksbang Pressindo. http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/15114
[/details]