Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society
Psikologi 3645 posts
5 Cara Sukses Melawan Rasa Malas dan Meraih Kesuksesan Menurut Prinsip Kehidupan Orang Jepang

Dalam mengejar kesuksesan, salah satu rintangan terbesar yang sering kita hadapi adalah rasa malas. Prinsip kehidupan orang Jepang, yang dikenal dengan ketekunan, disiplin, dan keseimbangan, menyediakan wawasan berharga tentang cara mengatasi rasa malas dan bergerak menuju kesuksesan. Tulisan ini, "5 Cara Sukses Melawan Rasa Malas dan Meraih Kesuksesan Menurut Prinsip Kehidupan Orang Jepang," menjelajahi metode dan filosofi yang telah membantu masyarakat Jepang tidak hanya dalam meningkatkan produktivitas tapi juga dalam mencapai kesejahteraan pribadi dan profesional. ...

Suasana Hati Memengaruhi Orang Lain

Perasaan adalah suatu hal yang unik dan cukup sulit dimengerti entah itu oleh diri sendiri maupun orang lain. Terkadang seseorang membutuhkan banyak waktu, bahkan seorang ...

Arti Mimpi Jam Tangan, Ada yang Bisa Menggambarkan Kepribadian Lho | Denvosi

Denvosi - Jam tangan merupakan aksesoris yang membuat Anda tampil percaya diri. Jam berfungsi sebagai penunjuk waktu. Namun seiring berjalannya waktu, jam tangan bisa digunakan sebagai alat pendeteksi kesehatan. Dapat memimpikan jam saat tidur. Lihat bahwa mimpi memiliki banyak arti dalam hidup. Tetapi lebih sering daripada tidak, mimpi tentang jam tangan dianggap sebagai bunga tidur, dan diterima begitu saja setelah bangun tidur....

Pakai Jam Tangan di Kanan Atau di Kiri Bisa Ungkap Karakter Seseorang. Kamu Tim Mana Nih? | Denvosi

Denvosi - Jam tangan bagi sebagian orang, merupakan aksesori yang mempercantik penampilan, seperti gelang atau jenis perhiasan lainnya. Bagi sebagian orang, jam tangan merupakan kebutuhan yang menunjang pekerjaan atau aktivitas sehari-hari. Tidak hanya jenis, merek dan model yang berbeda-beda, setiap orang memiliki selera masing-masing dalam memilih jam tangan....

siti maghfiroh
siti maghfiroh · 5 years lalu Psikologi
Mengapa Teori Self Compassion Neff terbagi menjadi 2003a dan 2003b?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Fajar Danurdara Janitra
Fajar Danurdara Janitra

Hai Kak @siti_maghfiroh. Setelah aku cari dengan keyword Neff Theory for Self-compassion, aku menemukan kalau Neff mengeluarkan dua artikel tentang self-compassion pada tahun 2003. 2003a berfokus pada pengembangan dan validasi...

Baca jawaban lengkap →
Colorado Abraham
Colorado Abraham · 5 years lalu Psikologi
Seperti apa ciri-ciri keluarga yang disfungsional berdasarkan pengalamanmu?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Fajar Danurdara Janitra
Fajar Danurdara Janitra

Saya punya seorang teman dekat yang keluarganya sangat toxic. Saya menduga orang tuanya memiliki gangguan kepribadian. Sepertinya tidak pernah ada hari yang dilalui tanpa kemarahan-kemarahan dan teriakan dari orang tuanya....

Baca jawaban lengkap →
+4 jawaban lain
Kerap di Maknai Sebuah Candaan : Benarkah Body Shaming Merusak Mental Seseorang?

Semenjak ada kata " Baper " segala bentuk cacian dan hinaan dikatakan sebagai candaan, "jangan baper yaaa ". Kerap sekali seseorang melakukan Body Shaming kepada orang lain, tanpa ia sadari sebenarnya telah merusak mental orang tersebut, bahkan menurunkan rasa percaya diri, dan lebih parahnya beresiko mengakhiri hidup seseorang. " eh kok sekarang kamu gendutan ya " "jerawat kamu makin banyak deh " " kok gak gemuk gemuk ya dari dulu "..... Sebenarnya apa yang ada di dalam pikiran orang tersebut? kalau iya orang yang terkena Body Shaming memiliki mental yang kuat? kalau ternyata mental nya lemah mungkin akan menjadi sebuah beban untuk orang yang merasa jadi korban. Padahal dasanya tidak ada manusia yang terlahir sempurna. Semua pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing....

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Body shaming, atau menghina bentuk fisik seseorang, dapat merusak mental seseorang secara serius. Pertama-tama, itu menciptakan standar kecantikan yang tidak...
Menurutmu, Apakah Berlibur Solusi Utama Untuk Menghilangkan Burnout?

Burnout merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi stres berat yang dipicu oleh pekerjaan. Burnout tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dan perlu diatasi dengan tepat karena dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental. Menurut Dosen Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran Iceu Amira DA, S.Sos., S.Kep., Ners., M.Kes burnout merupakan sindrom psikologis yang disebabkan adanya rasa kelelahan yang luar biasa, baik secara fisik, mental, maupun emosional. Dampaknya, seseorang dapat kehilangan minat dan motivasi. Menurutnya, burnout dapat mengurangi produktivitas dan menguras energi sehingga membuat seseorang merasa tidak berdaya, putus asa, lemah, dan cepat marah....

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Berlibur bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi burnout, tetapi tidak selalu menjadi solusi utama. Penting untuk memahami bahwa setiap...
Apakah mental health kerap menjadi alibi bagi kaum kaum sensitive?

Mental health secara definisi umum yaitu segala yang mencakup emosional, psikologis, dan sosial miliki kita, dan hal itu yang mempengaruhi cara kita berpikir, merasa, dan bertindak. namun di masa kini istilah mental health kerap di indetikan dengan segala bentuk respon perasaan kita terhadap apa yang terjadi....

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Tidak, menganggap mental health sebagai alibi bagi orang-orang yang sensitif adalah pandangan yang tidak memahami kompleksitas masalah kesehatan mental. Kesehatan...
Bagaimama pengalamanmu mengalami Burnout ? Apa yang kamu lakukan?

Era generasi milenial sepertinya sudah tidak jauh-jauh lagi dari kata stres. Para milenials merasa hidup mulai membosankan dan berat, apapun yang dilakukan terasa susah. Menginjak usia matang alias dewasa ternyata menjadi masa melelahkan bagi sebagian orang, khususnya bagi mereka yang memang sudah mendapatkan pekerjaan tetap dalam waktu yang lama. Sayangnya, walaupun sudah dewasa dan punya pekerjaan, tetap saja timbul kebosanan yang dirasakan seseorang sampai bisa menyebabkan stres. Fenomena ini disebut burnout. Istilah ini pertama kali dicetuskan oleh Freudenberger dan Maslach, seorang psikiater New York pada tahun 1976 di Amerika Serikat. Burnout adalah suatu kondisi ketika seseorang merasa jenuh dan lelah baik secara fisik maupun mental serta emosional dengan tuntutan pekerjaan. ...

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Apa yang dirasakan seseorang ketika mengalami burnout Burnout adalah kondisi fisik dan mental yang terjadi ketika seseorang mengalami stres yang...
Apakah memberikan ponsel kepada anak usia dini mempengaruhi perilaku sosialnya?

Gadget adalah media yang digunakan sebagai alat komunikasi di zaman modern ini. Gadget semakin mempermudah kegiatan komunikasi manusia. Munculnya bany...

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Memberikan ponsel kepada anak usia dini dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap perilaku sosial mereka. Ada pro dan kontra terkait...
Apakah healing kerap kali dimaknai sebagai kata lain untuk lari dari tanggung jawab?

Sumber Foto : https://intisari.grid.id/read/03209705/foto-ingin-me-refresh-otak-yang-penat-coba-lihat-10-pemandangan-alam-nan-menakjubkan-ini?page=all Istilah healing semakin marak kita dengarkan di masa kini, terlebih di berbagai media social. Healing secara bahasa artinya adalah penyembuhan, namun para pemuda memaknai healing sebagai kegiatan refreshing dari sebuah rutinitas ....

Furqon Al Maarif · balasan terbaru
Wah, topik yang menarik untuk anak zaman now. Wkwk Dari sebuah buku yang saya baca dengan judul " Self Healing...
Fenomena Bunuh Diri : Bagaimana solusinya?

Perkenalkan, namanya Sunawi, umur 31 tahun, dan sudah menikah. Sunawi dikenal baik dan perhatian oleh orang-orang sekitar, diantaranya adik ipar sendiri. Hidup Sunawi berjalan dengan damai, dia ceria dan selalu membantu orang yang membutuhkan. Bersama istrinya dia tinggal di sebuah rumah bagian Jagakarsa. Sekilas tak ada yang janggal, hidup Sunawi memang tidak mencurigakan, itu pikir orang terdekat yaitu istri dan adik ipar. Pada hari yang cerah, Sunawi mengantarkan istrinya ke rumah mertua, menyuruhnya menginap di sana sementara Sunawi mengurus sesuatu yang penting. Sikap Sunawi benar-benar perhatian, dia tidak mau merepotkan istrinya, makanya sang istri diajak berkunjung ke rumah mertua, barangkali sudah rindu. Sunawi pulang ke rumah mereka, mengurus sesuatu yang penting. Kala itu adik ipar baru pulang kerja, ditelpon oleh Sunawi untuk menjemput istrinya, sebab Sunawi lelah dan ingin beristirahat. Namun, adik ipar yang sudah di depan rumah Sunawi untuk mengambil sesuatu lantas merasakan kejanggalan. Lampu padam, pintu tak terkunci. Ah, mungkin Sunawi lupa saking sibuknya mengurus sesuatu. Adik ipar pun masuk, menyalakan lampu, dan seluruh isi rumah bisa terlihat, terutama sosok yang menggantung diri. ...

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Fenomena bunuh diri merupakan isu yang kompleks dan sangat serius, terutama saat dilihat dari sudut psikologi. Banyak faktor yang dapat...
Cyberbullying, Salah Siapa?

Belakangan, semarak media memberitakan kasus - kasus terkait pembullyan, intimidasi, bahkan pelecehan. Apakah mungkin semakin kesini manusia semakin kehilangan akal dan rasa simpati nya? Mengapa demikian, apakah setelah membully seseorang akan menghasilkan rasa puas? Bagaimana jika malah menumbuhkan rasa ketakutan atau malah membunuh mental seseorang yang merasa ter bully? Sebenarnya salah siapa? Pembully yang merasa dirinya benar atau bahkan si korban yang telah membuat kesalahan sehingga mendapat bullyan? atau Apakah saat ini semakin banyak generasi hilang ke-etisannya?...

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Pertanyaan mengenai siapa yang dipersalahkan atas terjadinya cyberbullying melibatkan sejumlah faktor kompleks yang berkaitan dengan perilaku individu, lingkungan online, pendidikan,...
Apakah Korban Toxic Relationship Mengalami Gangguan Stockholm Syndrome?

Akhir-akhir ini istilah Toxic Relationship menjadi perbincangan hangat di masyarakat khususnya generasi muda. Beberapa orang menjalani hubungan romansa yang penuh manipulatif dan tekanan. Istilah Toxic Relation digunakan untuk sebuah hubungan romansa baik itu pacaran atau pernikahan dimana salah satu pihak mendominasi pihak yang lain. Bentuk dominasi tersebut juga bermacam-macam, seperti verbal, emosional, finansial dan fisik. Anehnya para tokoh dalam hubungan ini seringkali tidak sadar dan tetap melanjutkan kebiasaan mereka. Kondisi yang dialami oleh para korban toxic relationship ini diindikasikan sama dengan gangguan mental Sindrom Stockholm, yaitu gangguan dimana dalam sebuah hubungan terdapat salah satu pihak menerima kekerasan (abusive) dan para korban yang menerima kekerasan tersebut selalu menganggap para pelaku tersebut sebagai penyelamat dan selalu membenarkan semua tindakannya. Walaupun belum termasuk dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental, sindrom ini sering dijadikan acuan oleh pekerja psikologi untuk mendiagnosis gejala kekacauan mental....

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Ya, korban hubungan toksik dapat mengalami gejala sindrom Stockholm. Sindrom Stockholm adalah kondisi psikologis di mana seseorang yang menjadi korban...
Benarkah Anak Dari Orang Tua yang Sibuk Cenderung Bermasalah?

Masa remaja memang merupakan masa transisi dalam perkembangan seseorang sebelum mencapai usia dewasa. Di masa ini, remaja mencari jati dirinya dengan menjajal banyak hal, baik yang positif maupun yang negatif. Sayangnya banyak juga remaja yang akhirnya terjerumus dalam hal-hal yang dinilai tidak sesuai dengan norma dan hukum, seperti mengonsumsi narkoba, alkohol, free sex, mencuri, tawuran, dan lain sebagainya. Fenomena kenakalan remaja ini menjadi suatu fenomena sosial yang banyak dikaji, terutama oleh para psikologi dan pendidik. Dalam salah satu penelitian disebutkan bahwa kenakalan remaja disebabkan oleh ketidakmampuan remaja dalam melakukan tugas perkembangannya secara adaptif. Tugas perkembangan remaja sendiri adalah mencapai kemampuan sosial atau social skill untuk melakukan penyesuaian dengan kehidupan sehari-hari. Dari banyak faktor, menurutku faktor terbesar dari hal ini adalah kurangnya pendampingan dan perhatian dari keluarga. Terutama bagi remaja yang kedua orang tuanya sibuk dengan pekerjaan. ...

Nuryamah · balasan terbaru
Sifat anak memang menurun dari bagaimana sikap orang yang ada disekitarnya. apabila orang tua dirumah sering mengajarkan kebaikan, maka anak...
Febrizka Nabilla
Febrizka Nabilla · 5 years lalu Psikologi
Apakah kamu sedang dalam fase "Toxic Productivity"?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Dinda Pitaloka
Dinda Pitaloka

Kalau saya pribadi iya sedang mengalami ini, terkadang saya menangis dan pusing dengan tugas-tugas tak kunjung selesai belum lagi ada evaluasi dari pekerjaan yang saya lakukan yang membuat saya menjadi...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Mengapa Seseorang Sulit Menyadari Kelebihannya?

Berapa lama kalian menyadari bahwa kalian memiliki potensi di suatu aktivitas atau bidang tertentu? Berdasarkan pengalaman pribadi juga orang-orang te...

Madeline Rosalinda Nasution · balasan terbaru
Karena kerap kali seseorang selalu menganggap bahwa dirinya tidak memiliki kelebihan dan tidak ingin mengasah kemampuan tersebut sehingga, menganggap bahwa...
Benarkah Pujian Cenderung Membuat Seseorang Merasa Malu?

Feedback merupakan salah satu cara yang digunakan untuk mengetahui dan mengestimasi tentang suatu hal yang telah terjadi. Feedback ini biasanya berupa...

Madeline Rosalinda Nasution · balasan terbaru
Benar sekali. Seringkali seseorang memuji kepada orang lain sebagai apresiasi kekaguman akan prestasi seseorang tersebut maupun menanggapi sesuatu hal yang...
Benarkah bahwa semakin dewasa seseorang maka semakin malas menjalin hubungan (pacaran) yang sifatnya hanya main-main?

Beda usia, beda pula cara pandang seseorang dalam urusan percintaan. Dulu, kita memandang bahwa cinta itu adalah hal yang penting. Namun, sekarang kita akan menganggap bahwa cinta bukanlah persoalan utama dalam hidup dan kita pun tidak terlalu tertarik lagi dengan hubungan percintaan. Banyak hal yang melatarbelakangi dan memengaruhi pemikiran kita dalam mengenal cinta, salah satunya adalah pengalaman hidup tentang percintaan yang sudah kita lalui, dari pengalaman manis hingga pahit. Setelah melewati banyak pengalaman dan beranjak dewasa, kita akan semakin malas untuk mengenal cinta. ...

Eka Amalya Ramadhani · balasan terbaru
[quote="Madeline_Nasution, post:1, topic:163785"] Bagi kita sendiri, masa saling mengenal, masa pendekatan, hingga masa menyatakan perasaan sudah terlalu membosankan. Sehingga malas...
Bagaimana Cara Mengatasi Rasa Home Sick?

Sebagai seseorang yang bakalan ngerantau dan jauh dari rumah. Adakalanya pernah mikir gimana nanti kalau semisal tiba-tiba ngerasain rindu banget sama...

Madeline Rosalinda Nasution · balasan terbaru
Menanggapi topik ini sendiri, untuk pengalaman pribadi saya sendiri yang hidup mandiri jauh dari orang tua itu adalah tantangan tersendiri...
Mungkinkah Seseorang Dapat Jatuh Cinta Secara Online?

Diera digital seperti sekarang ini, kerap kali kita disuguhi teknologi yang dapat memudahkan aktivitas maupun komunikasi kita. Entah itu kepada keluarga, teman, bahkan orang baru sekalipun. Tak heran sering kali kita mendengarkan bahkan melihat berita bahwa sepasang pengantin menikah dan mendapatkan jodoh melalui virtual. Bahkan ketika seseorang memilih jalan untuk mencari jodoh lewat dunia maya, maka mereka harus siap dengan segala risikonya. Sebab seseorang yang berkenalan di dunia maya, awalnya benar-benar tidak mengenal orang itu sama sekali. Lalu lama kelamaan, jika sudah terbiasa mengobrol bersama, akan ada timbul rasa bahagia meski belum bertemu dengannya....

Deden ImamBuchori · balasan terbaru
Tentu saja bisa, karena pada dasarnya rasa nyaman yang membangun rasa cinta. Seseorang yang selalu ada saat kita butuh, dengan...
Benarkah Konten Glow Up Transformation di Tiktok Bikin Insecure?

Berdasarkan kamus Urban Dictionary glow up merupakan sebuah transformasi dari segi mental, fisik maupun emosional untuk menjadi lebih baik. Hal tersebut bisa terjadi secara alami maupun direncanakan. Proses glow up juga beragam bisa dilakukan dengan cepat, bertahap bahkan memakan waktu yang cukup panjang. Hasil dari glow up tersebut juga bisa bertahan selamanya atau hanya sementara. Jika anda pengguna Tiktok pasti sudah tidak asing dengan lagu apa kabar mantan dari NDX AKA dengan lirik lagu “terima kasih luka ini sekian ku pamit pergi, apa kabar wong sing tau tak sayang, apa kabar wong sing tau tak gawe nyaman”. Belakangan ini lagu tersebut ramai digunakan sebagai latar belakang video Glow Up Transformation. Selain itu lagu WFM dari Realestk juga ramai digunakan untuk video serupa dengan lirik “and I don’t understand baby why can’t you, wait for me”. Video glow up transformation tersebut sangat beragam, mulai dari transformasi bentuk badan maupun wajah yang semakin glowing. Tiktok sendiri memberinya nama dengan Glow Up Challenge dan mengajak penggunanya untuk mengunggah foto maupun video pada zaman dulu dengan yang sekarang untuk dibandingkan....

Salwa Nida Yusma Sabrina · balasan terbaru
Jujur konten kaya gitu cukup bikin insecure di aku. Tapi di lain sisi, konten kaya gitu juga memotivasi "kaya orang...
Benarkah level tertinggi mencintai adalah mengikhlaskan?

Dalam hidup memang mengikhlaskan adalah level tertinggi baik dari segi emosional maupun mental. Mengikhlaskan sama halnya merelakan kebahagiaan yang dirasakan dan menggantinya dengan kebahagiaan yang baru dan sangat sulit dilakukan. Tidak dapat dipungkiri banyak orang yang mengucap ikhlas pada mulutnya tetapi merasa terluka dalam hatinya. Sikap demikian sebenarnya adalah penghambat ikhlas yang menjadi kebiasaan banyak manusia. Sejatinya, untuk bisa benar-benar merasa ikhlas kita harus merasakan kerelaan tanpa unsur kemunafikan. ...

Puspita Sari · balasan terbaru
Jika dalam hal hanya 'mencintai', mungkin saja penyataan ini benar. Tetapi, jika dikatakan level cinta tertinggi adalah mengikhlaskan saya rasa...
Kepedean: Patut Ditiru atau Engga Banget?

Percaya diri merupakan salah satu kunci bagi kita untuk berani melangkah maju. Sejak kecil, kita selalu diajarkan dan dilatih untuk mengembangkan karakter percaya diri ini. Baik percaya diri untuk tampil di muka umum, percaya diri dalam berhubungan dengan orang lain, percaya diri terhadap kemampuan sendiri, dan percaya diri di segala aktivitas kita. Namun, kalian pernah merasa ngga sih bahwa beberapa orang di sekitar kita itu terkesan memaksakan untuk terlihat percaya diri sehingga jatuhnya malah seperti sok tahu, sok paling mengerti, dan sok-sok yang lain. Saya sendiri beberapa kali pernah berhadapan dengan karakter orang-orang yang seperti ini. Fenomena ini sering disebut sebagai Dunning Kruger Syndrome, yaitu dimana seseorang menggambarkan dirinya sendiri sebagai sosok yang hebat dan kompeten sehingga memunculkan sikap yang terlalu percaya diri. Dunning Kruger Effect bisa dikatakan merupakan kebalikan dari Impostor Syndrome, dimana orang yang sesungguhnya kompeten terus-terusan meragukan kemampuannya sendiri dan selalu merasa kurang cakap....

Madeline Rosalinda Nasution · balasan terbaru
Untuk menggapai dari apa yang disampaikan dalam topik ini, menurut saya pede itu sangat penting sebab dalam situasi yang dihadapkan...
Benar atau tidak : Anak adalah titipan dari semesta. Tugas orangtua itu menuntun, bukan menuntut?

Komunikasi dua arah antara orangtua dan anak sangat penting dilakukan agar anak mudah untuk menerima masukan dan saran dari orangtua. Kebanyakan dari anak-anak usia tertentu, terutama anak yang memasuki usia remaja, sulit untuk mendengar masukan dari orangtua, dan lebih memilih mendengar masukan dari teman sebayanya. Tidak jarang, anak yang tengah beranjak ke usia remaja sekalipun lebih sulit untuk diberitahu. Terutama ketika orangtua berbicara berbeda, dengan ketika mereka mendengarkan omongan orang lain atau teman sebayanya. ...

Anonim · balasan terbaru
Seringkali orangtua menganggap anak sebagai "miniature adult" Sehingga mereka memperlakukan anak sesuai dengan apa yang mereka anggap benar, padahal suatu...