Ya. Menurut saya pandemi ini berefek pada ketahanan pangan di wilayah-wilayah Indonesia. Bahkan sebelum pandemi pun, pangan di beberapa wilayah Indonesia masih kurang tercukupi. Apalagi saat pandemi seperti ini.
Bagi masyarakat kelas atas, kebutuhan pangan mungkin bukan menjadi masalah besar karena mereka mampu untuk memenuhi. Namun, bagi masyarakat kelas menengah bawah, kebutuhan pangan menjadi susah tercukupi dikarenakan berbagai faktor. Salah satunya perekonomian.
Saat awal-awal dikeluarkan peraturan psbb, banyak masyarakat yang melakukan panic buying sehingga beberapa stock barang seperti bahan pangan menjadi langka, dan harganya cukup tinggi. Hal ini yg menyebabkan masyarakat dengan perekonomian rendah susah untuk mencukupi kebutuhan pangannya.
Oleh sebab itu, diharapkan kesadaran dari masyarakat untuk mencoba melakukan menanam tanaman pangan sendiri di rumah, sehingga tidak menjadikan bahan pangan langka dan harganya yg meningkat. Dan kesadaran bahwa pangan pokok bukan hanya beras saja, melainkan seperti umbi-umbian bisa menjadi makanan pokok sehari-hari.