Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Pertanian

Pertanian, hortikultura, agronomi, perkebunan, dan teknologi pertanian.

569
Topics
1
Members
Setujukah Kamu Kalau Indonesia Sebagai Negara Agraris Masih Mengimpor Beras?

Data Badan Pusat Statistik menyebutkan pada Juli 2021, nilai impor Indonesia mencapai 15,1 miliar dolar AS. Salah satu penyumbang impor pada bulan itu...

Dina Rizki Inten Yanuari · balasan terbaru
Kalo aku beribacara sebagai anak SMA seperti dulu, aku paling anti dan paling menentang impor, apapun bentuk dan alasannya. Namun...
Apa Yang Anda Ketahui Tentang Manfaat Buah Mengkudu?

Mengkudu merupakan tanaman tropis dan liar. Secara morfologi dan fisiologi, mengkudu termasuk jenis tanaman yang rendah dan umumnya memiliki banyak cabang dengan ketinggian pohon sekitar 3-8 meter di atas permukaan tanah serta tumbuh secara liar di hutan-hutan, tegalan, pinggiran sungai, dan di pekarangan. Buah mengkudu berbentuk bulat sampai lonjong, panjang 10 cm, berwarna kehijauan tetapi menjelang masak menjadi putih kekuningan (Djauhariya, 2003). Tipe mengkudu yang ukuran buahnya besar apabila sudah masak buah langsung jatuh. Sebaliknya, tipe yang buahnya berukuran kecil dan rasanya pahit setelah masak, buahnya tidak langsung jatuh masih kuat menempel di pohon....

Nurlaily Rahma · balasan terbaru
Izin menambahkan, menurut saya buah mengkudu memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Namun dalam pemanfaatannya buah mengkudu juga tidak baik bila...
Apa perbedaan dari tiap jurusan ini : Pertanian, Teknik Pertanian, Teknologi Industri Pertanian, Manajemen Pertanian, dan Teknologi Hasil Pertanian?

Saya sebagai mahasiswa non Pertanian selalu penasaran jika kawan-kawan saya menginfokan bahwa mereka berasal dari jurusan-jurusan di atas. Intinya tet...

siti nurjanah · balasan terbaru
Jadi menurut saya, karena saya sendiri merupakan mahasiswa dari Teknologi Industri Pertanian. Untuk jurusan teknik pertanian lebih banyak belajar mengenai...
Diwarnai Pro dan Kontra, Haruskah Tengkulak Dihilangkan Dari Rantai Distribusi?

Salah satu permasalah utama petani di pedesaan adalah panjangnya mata rantai pengolahan dan distribusi. Kita mengetahui bahwa masih banyak petani khususnya petani kecil yang tidak dapat menjual hasil pertaniannya langsung kepada konsumen, tetapi melalui tengkulak terlebih dahulu, dimana harga yang dijual kepada tengkulak lebih rendah jika dibanding dengan harga yang dijual langsung kepada konsumen. Tentu hal ini menyebabkan gap yang cukup besar antara pendapatan petani dengan pendapatan tengkulak. Tengkulak merupakan pihak yang membeli hasil panen dari petani baik berupa sayur maupun palawija. Kehadiran tengkulak di rantai distribusi pertanian pedesaan cukup menimbulkan pro dan kontra. Pihak pendukung menyetujui bahwa keterlibatan tengkulak memberikan peran besar dalam sistem pertanian sebab tengkulak bukan hanya sebagai pembeli, tetapi tengkulak juga memiliki peran penting sebagai penyedia modal bagi petani. Selain itu, jika tengkulak dihapuskan atau dihilangkan dari rantai distribusi, maka hal ini bertentangan dengan nilai/norma, dimana menghilangkan tengkulak sama halnya menghilangkan rezeki orang lain. ...

Dina Rizki Inten Yanuari · balasan terbaru
Defan Agmu (Student Exchange Wageningen University & Research 2021 sekaligus Runner Up Putra Pendidikan Jawa Timur 2021) , memberikan tanggapannya...
Pertanian Tanpa Pestisida, Bisakah Tetap Produktif?

Menurut peraturan Pemerintah No. 7 tahun 1973 Pengertian pestisida adalah semua zat kimia atau bahan lain serta jasad renik dan virus yang dipergunakan untuk :  1.Memberantas atau mencegah hama-hama dan penyakit-penyakit yang merusak tanaman atau hasil-hasil pertanian. ...

Dina Rizki Inten Yanuari · balasan terbaru
Bisa. Mungkin bisa dimulai dengan membreakdown makna produktif itu sendiri, produktif artinya mendapatkan hasil sesuai dengan tujuan, jika dibawa ke...
Impor Komoditas Pangan: Lakukan atau Tidak Sama Sekali?

Dilansir dari media berita daring, CNBC Indonesia, di masa pandemi COVID-19, secara kumulatif atau sepanjang Januari hingga Juli 2021, Indonesia sudah melakukan impor beras sebanyak 242,9 ribu ton dengan nilai mencapai US$ 110,2 juta. Realisasi impor beras pada Januari-Juli 2021 tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi impor beras pada periode yang sama tahun lalu, di mana pada tahun lalu volumenya mencapai 185 ribu ton dengan nilai sebesar US$ 108,13 juta. Kebijakan tersebut diambil untuk menstabilisasi pasokan serta harga komoditass pangan terutama harga beras di masa pandemi COVID-19. Namun, kebijakan tersebut justru menuai pro dan kontra dari sejumlah kalangan. Anggota Komisi IV DPR RI, Luluk Nur Hamidah pun mempertanyakan dasar data dan alasan yang digunakan pemerintah untuk impor beras. Menurutnya, pemerintah seharusnya lebih mengutamakan hasil panen petani, dibandingkan impor beras. Hal tersebut juga didukung dengan kondisi saat ini yang sedang panen raya di berbagai wilayah Indonesia. ...

Herry · balasan terbaru
Menurut saya, permasalahan impor ini tidak kunjung selesai. Dulu ada yang janji tidak akan impor, tapi kenyataannya sama saja. Kondisi...
Program Petani Milenial, Efektifkah Untuk Generasi Muda?

![PETANI MILENIAL|690x350](upload://l6ERxtwgRosBCY2wotXAA83nGSf.png) Sampai saat ini, minat generasi muda di Indonesia untuk bekerja di sektor pertanian masih terbilang rendah. Bahkan lulusan pertanian pun lebih banyak yang memilih untuk bekerja di luar sektor pertanian. Namun, saat ini semakin banyak gerakan yang mengajak generasi muda untuk berkontribusi dalam sektor pertanian, salah satunya yaitu Program Petani Milenial yang dirancang oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Program ini bertujuan untuk mendorong regenerasi tenaga kerja sektor pertanian yang memiliki inovasi, gagasan, dan kreativitas. Petani milenial juga akan diarahkan untuk berwirausaha dengan memanfaatkan teknologi digital agar menimbulkan keberlanjutan. Selain pertanian, program ini juga mencakup peternakan, perikanan, dan perkebunan....

Najmah Fathimah Azzahra · balasan terbaru
Ya, menurut aku Program Petani Milenial ini efektif dalam mengajak generasi muda untuk terjun langsung berkontribusi ke dalam sektor pertanian....
Efektifkah Penerapan Internet Marketing untuk Produk Pertanian?

![Groceries bag|600x375](upload://egmHqmTHh9dYR5sGSg2NTsDNspd.jpeg) Perkembangan teknologi saat ini sedang meningkat secara signifikan. Salah satunya yaitu dengan adanya penerapan jaringan internet sebagai media promosi dan transaksi dalam pemasaran yang biasa disebut dengan internet marketing. Internet marketing merupakan bentuk kegiatan promosi baik untuk sebuah brand atau produk yang dilakukan dengan menggunakan media elektronik....

Andina Larasati · balasan terbaru
Untuk saat ini di zaman yang serba *digital*, tentu saja penerapan *internet marketing* dapat sangat membantu pemasaran produk hasil pertanian....
Menanam Untuk Menjaga Ketahanan Pangan, Seberapa Efektifkah di Masa Pandemi?

![uf|690x350](upload://n7w5kLaEAPA3UBM6MegiT62kCVI.jpeg) Pandemi Covid-19 yang tidak kunjung usai merupakan ancaman besar bagi ketahanan pangan Indonesia. Menurut UU No. 18/2012, ketahanan merupakan kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan. Ketahanan pangan ini tercapai jika terdapat ketersediaan pangan. Ketersediaan tersebut juga akan tercapai jika ada kegiatan produksi pertanian....

Dinda Aisya · balasan terbaru
Pertanian perkotaan atau biasa disebut urban farming adalah suatu kegiatan untuk meningkatkan pemanfaatan ruang minimalis khususnya lahan pekarangan di perkotaan...
Miliki Luas Baku Sawah 7,4 Juta Hektare, Mengapa Petani Indonesia Masih Sulit untuk Sejahtera?

Industri pertanian di Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi triwulan III ta...

Najmah Fathimah Azzahra · balasan terbaru
Berdasarkan artikel yang aku baca, ada beberapa faktor mengapa petani di Indonesia masih sulit untuk sejahtera, yang diantaranya adalah: Karena...
Pilih Mana, Pupuk Kimia atau Pupuk Organik?

Pupuk adalah bahan yang memiliki unsur-unsur yang dibutuhkan tanaman agar tumbuh dengan sehat dan subur. Bahan material di dalam pupuk memberikan unsur hara yang tidak didapatkan secara maksimal oleh media tanam. Pupuk secara umum dibedakan menjadi pupuk organik dan pupuk kimia atau buatan. Efektivitas penggunaan pupuk alami dapat menumbuhkan organisme tanah, dan hal ini baik bagi tanaman. Sedangkan pupuk kimia justru dapat membunuh mikroorganisme tanah, itulah mengapa pemakaian pupuk kimia dilakukan dengan jadwal tertentu agar tanaman mendapatkan nutrisinya....

Nurul Azizah · balasan terbaru
Bahan pupuk yang paling awal digunakan adalah kotoran hewan, sisa pelapukan tanaman, dan arang kayu. Pupuk kimia pertama kali ditemukan...
Jadi, Apakah Tengkulak Benar-benar Membantu Petani Keluar dari Persoalan Perekonomian?

Salah satu permasalah utama petani di perdesaan adalah panjangnya mata rantai pengolahan dan distribusi. Setidaknya petani harus melalui lima rantai distribusi yaitu penebas, tengkulak, juragan, distributor dan pasar untuk kemudian sampai kepada konsumen. Setiap mata rantai, tentunya akan mengambil keuntungan masing-masing, menyebabkan harga pada tingkat konsumen akan melonjak 50-100 persen ditambah dengan ongkos produksi atau biaya operasional. Tentu hal ini menyebabkan gap yang cukup besar antara harga petani dengan harga yang diterima konsumen. Kegiatan pertanian di pedesaan tidak dapat dipisahkan dengan keberadaan tengkulak. Tengkulak merupakan pihak yang membeli hasil panen dari petani baik berupa sayur maupun palawija. Kehadiran tengkulak di rantai distribusi pertanian edesaan cukup menimbulkan pro dan kontra. Pihak pendukung menyetujui bahwa keterlibatan memberikan peran besar dalam sistem pertanian, sebab tengkulak bukan hanya sebagai pembeli, tetapi tengkulak juga memiliki peran penting sebagai penyedia modal bagi petani....

Aulia Putri Gustri Rusmi · balasan terbaru
Tengkulak memiliki peran penting dalam sistem pemasaran pertanian karena tengkulak memiliki jaringan sosial yang luas. Selain itu, jaringan sosial yang...
Penyuluhan pada Era Pandemi, Apakah Masih Efektif?

Penyuluhan pada ranah pertanian merupakan hal yang umum dilakukan, terutama untuk bisa memberikan edukasi dengan harapan bisa meningkatkan hasil panen petani. Penyuluhan pada konteks pertanian merupakan kegiatan untuk bisa memberikan perubahan perilaku pada suatu khalayak (petani) agar mereka tahu dan mampu meningkatkan jumlah produksi, sehingga menambah pendapatan dan memperbaiki kesejahteraannya. Penyuluhan cukup penting bagi petani karena secara garis besar dapat meningkatkan taraf ekonomi petani tersebut. Namun, adanya pandemi sekarang ini tentunya memberikan hambatan pada proses penyampaian informasi kepada petani, seperti adanya social distancing, PSBB, PPKM, dan lain sebagainya. Sehingga dikhawatirkan informasi penyuluhan kurang tersampaikan secara maksimal. Seperti yang kita tahu, sebagian besar petani di Indonesia didominasi oleh golongan orang tua yang kurang melek teknologi dan harus diberikan pembuktian nyata terlebih dahulu baru mereka percaya dan menerapkan hasil penyuluhan yang diberikan. Bagaimana menurutmu? Apakah para penyuluh harus menunggu pandemi ini berakhir? Atau ada inovasi dari Youdics agar penyuluhan dapat tetap efektif di era pandemi ini?...

Andina Larasati · balasan terbaru
Meskipun saat ini kita sedang mengalami pandemi, penyuluhan pertanian masih merupakan hal yang sangat penting. Menurut aku kegiatan penyuluhan saat...
Unggulnya Sektor Pertanian Saat Pandemi, Apa Upaya Untuk Mempertahankannya?

![PicsArt_07-19-01.24.43|690x350](upload://25D4BiLv6kBekLKgEJXy8UvTiOE.jpeg) Pada masa pandemi, banyak sektor di Indonesia yang mengalami guncangan perekonomian. Namun, sektor pertanian justru semakin tumbuh dan mengalami pergerakan yang positif. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertanian mengalami pertumbuhan sebesar 1,75% di sepanjang tahun 2020. Produk hasil pertanian diketahui sangat dibutuhkan oleh masyarakat setiap harinya. Terlebih saat ini, semakin banyak masyarakat yang menjalani gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi buah dan sayur untuk menunjang kesehatannya....

Angga Priambudi · balasan terbaru
Adanya pertumbuhan sektor pertanian di era pandemi disebabkan karena sektor pertanian adalah sektor yang selalu dibutuhkan keberadaannya oleh masyarakat, tak...
Apakah E-Commerce Pertanian Dapat Menggantikan Peran Pasar Tradisional?

![VS|690x350](upload://xU5uENSGypt37FhI8Kc6gnYPywv.png) Semakin berkembangnya teknologi, semakin banyak juga inovasi-inovasi baru yang membawa banyak manfaat untuk kehidupan kita. Salah satu contohnya yaitu *e-commerce*. Saat ini, sudah banyak *e-commerce* pertanian di Indonesia yang menjual produk hasil pertanian langsung dari petani. Tidak hanya itu, aplikasi tersebut juga sangat memudahkan konsumen karena menyediakan jasa antar langsung ke rumah....

Angga Priambudi · balasan terbaru
Menurutku, e-commerce pertanian dapat menggantikan sebagian peran pasar tradisional tapi engga bisa gantiin secara keseluruhan. Hal itu dikarenakan ada beberapa...
Dilema Produk Pertanian Organik: Hidup Sehat atau Hidup Hemat?

Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang hingga hari ini masih menganggap bahwa sayuran maupun buah-buahan organik itu memiliki harga yang lebih mahal. Hal tersebut juga didukung oleh Co-founder and Managing Director Burgreens, Helga Angelina yang mengatakan bahwa harga produk organik memang bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat produk sejenis yang non-organik. Harga yang mahal tersebut disebabkan oleh proses budidaya yang bebas bahan kimia membutuhkan perawatan yang lebih ekstra. Namun, usaha tersebut berbanding lurus dengan manfaat kesehatan yang didapatkan oleh konsumen maupun kondisi lingkungan karena tidak menggunakan bahan kimia yang dapat bersifat merusak. Nah kalau menurut Youdics, kalian lebih memilih hidup sehat dan cinta lingkungan dengan mengonsumsi produk pertanian organik namun harus merogoh kocek yang lebih dalam atau memilih hidup yang lebih hemat namun mengonsumsi produk pertanian dengan bahan kimia yang dapat membahayakan tubuh? Apa alasannya? Yuk bagikan pendapat kalian!...

Yusril Isya Ramadhan · balasan terbaru
Sejujurnya, saya lebih prefer kepada konsumsi produk organik, baik itu sayuran ataupun buah-buahan organik ya. Karena memang manfaat yang didapatkan...
Indonesia Merupakan Negara Agraris, Tetapi Mengapa Masih Sering Mengimpor Produk Pertanian? Bagaimana Pendapatmu?

Indonesia merupakan negara yang dikenal sebagai negara agraris, dimana negara ini memiliki banyak lahan pertanian yang subur dan terbentang luas disegala pulau-pulau besar Indonesia. Sebagian besar masyarakat Indonesia berprofesi sebagai petani, khususnya di pedesaan. Pertanian merupakan sektor yang memiliki peran penting dalam perekonomian negara dan berkontiribusi dalam kesejahteraan pangan masyarakat. Namun sampai saat ini, Indonesia tiap tahunnya melakukan impor produk pertanian dari luar negri, seperti beras, minyak, bawang putih, bawang merah, jagung, kedelai, dll. Menurut Youdics, bagaimana pendapatmu dengan hal ini? Apakah hal ini juga dapat berdampak besar terhadap petani lokal? Berikan pendapatmu di kolom komentar ya!...

Angga Priambudi · balasan terbaru
Kegiatan impor bahan pokok atau produk pertanian di Indonesia dilakukan pemerintah dengan tujuan utama untuk memenuhi kebutuhan produk tersebut yang...
Benarkah Faktor Sosial Ekonomi Petani Berpengaruh Terhadap Penerapan Teknologi Pola Tanam Padi?

Produktivitas pertanian yang rendah berpengaruh nyata terhadap perkenomian nasional seperti impor beras yang meningkat, inflasi menjadi tak terkendali, kekurangan pangan dan kesempatan kerja terbatas sehingga menimbulkan pengangguran. Oleh karena itu, pembangunan pertanian merupakan langkah awal dalam strategi pembangunan nasional jangka panjang. Pembangungan pertanian ini dicirikan dengan penggunaan teknologi baru yang berkesinambungan. Namun, apakah benar dalam penerapan teknologi baru pola tanam padi dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi petani seperti usia, tingkat pendidikan formal dan non formal, jumlah tanggungan keluarga, luas lahan dan hal lain sebagainya?...

Yusril Isya Ramadhan · balasan terbaru
Faktor sosial ekonomi pada petani setauku cukup bermacam-macam, ada yang usia, pendidikan, pengalaman, jumlah pendapatan, dll. Kalau konteks yang dibicarakan...
Sepenting apakah sistem pertanian modern di Indonesia ? Lalu, apakah menurutmu pertanian modern berdampak pada tersingkirkannya petani konvensional?

Pertanian modern merupakan sistem pertanian yang sudah mangadopsi teknologi atau inovasi di bidang pertanian yang lebih maju, dari segi mesin, pengendalian hama penyakit sampai panen dan pasca panen.Faktor yang mendukung pertanian modern yaitu Sumber Daya Manusia (SDM), benih berkualitas tinggi, hasil pertanian perikanan dan peternakan yang berkualitas, serta mekanisasi berteknologi tinggi. Beberapa contoh pengembangan pertanian modern yang ada hingga saat ini diantaranya hidroponik, vertikultur , kultur jaringan, hingga pengembangan tanaman transgenic (rekayasa genetika)....

Annisa Viga Karina · balasan terbaru
Pertanian modern selalu diikuti dengan kebutuhan akan teknologi, fasilitas, biaya, dan sumberdaya manusia yang mumpuni. Teknik modern dalam pertanian sangat...
Menurutmu, apakah indonesia perlu menerapkan pertanian organik?

Menurut Sudaryono, pertanian organik itu mengajak petani untuk memperhatikan kondisi alam dan lingkungan dengan mengembangkan cara budidaya dan pengelolaan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta penyesuaian dengan kondisi setempat yang didasarkan atas hubungan tanah, tanaman, ternak, manusia, alam, dan lingkungan. Adapun juga pertanian organik lebih ditekankan pada peningkatan proses daur ulang untuk meminimalisir kerusakan lingkungan pertanian. Ada juga pengertian bahwa pertanian organik itu merupakan cara budidaya pertanian yang mengandalkan produksi bahan alami tanpa menggunakan kimia sintetis, rekayasa genetik, serta segala input luar yang menurunkan kualitas lahan. Alias tidak mengandalkan produk GMO....

Diah Atika Sari · balasan terbaru
Kalau dilihat dari pengertian pertanian organik sendiri adalah cara budidaya dengan mengandalkan input dan sarana produksi dengan bahan alami (organik)...