Ya, menurut aku sendiri mengumpat itu merupakan suatu tindakan yang memang buruk. Beranjak dewasa, kita yang dulu dibungkam justru semakin heran dengan budaya yang ada di masyarakat. Apalagi, kita tengah berada di era milenial. Budaya berkata kasar seakan menjadi kebiasaan yang sudah diwajarkan. Malah kalau tak berkata kasar, seseorang bisa dibilang cupu dan kurang pergaulan. Pada remaja, biasanya kebiasaan mengumpat atau berkata kasar lebih dilatarbelakangi keinginan supaya dianggap gaul.
Mengapa menurut aku itu merupakan tindakan atau perilaku yang memang sangat buruk? Karena bisa saja hal tersebut dilakukan untuk menjatuhkan harga diri lawan bicaranya karena ada perasaan takut, sebelum dia yang dijatuhkan oleh lawan bicaranya dan dampak dari berkata kasar sebetulnya akan lebih besar daripada kekerasan yang dilakukan secara fisik. Orang yang berkata kasar menunjukkan ketidakmampuannya dalam menghadapi lingkungan dengan baik.
Kita boleh saja merasa marah, kesal, kecewa terhadap perilaku orang lain atau lingkungan terhadap kita, namun kita seharusnya mampu berpikir secara rasional sebelum bertutur kata untuk menyampaikan emosi-emosi negatif tersebut. Kata-kata baik atau buruk, akan memiliki dampak yang besar bagi yang mendengarnya. Semua perkataan baik atau buruk akan kembali pada diri sendiri. Kalau kita terus-terusan mendengar kata-kata negatif yang mengancam harga diri kita, lama-lama kita akan meyakini bahwa diri kita memang seperti itu dan mulai berperilaku negatif.