Lebih mudah berbicara. Baik dalam hal formal (seperti presentasi di kelas) maupun nonformal seperti sedang curhat, berbicara lebih mudah dilakukan daripada mendengarkan. Jika dalam hal formal, sebelum kita akan berbicara kita bisa latihan atau membuat script terlebih dahulu. Jika keadaan nonformal ya biasanya apa yang dibicarakan akan mengalir begitu saja seperti apa yang kita pikirkan atau apa yang dirasakan.
Namun untuk mendengarkan perlu banyak latihan. Sebab tidak hanya hearing, kita harus bisa menjadi active listening. Kita harus fokus terhadap apa yang orang lain bicarakan sehingga kita dapat memberikan tanggapan yang sesuai. Mendengarkan juga (termasuk hal-hal berbau konseling) memerlukan empati yang cukup tinggi, karena kita harus bisa memposisikan diri kita jika berada dalam keadaan orang yang sedang berbicara.
Tapi hal yang perlu diingat, tidak semua orang menilai sama. Artinya ada saja yang menganggap lebih mudah untuk mendengarkan dibanding berbicara karena berbicara memerlukan percaya diri yang tinggi, keberanian, dan kemauan dibandingkan dengan mendengar yang "hanya" perlu menyiapkan telinga. Jadi hal diatas adalah pendapatku yang tidak bisa disama-ratakan.