Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Lebih Mudah Mana? Mendengarkan Atau Berbicara?

d40cfed0ed2e92ffe78f3e95a55dadfa|600x300

Kadang kalo kita lagi sharing sama temen, suka sebel ya kalo lagi cerita terus dipotong. Kadang kalo lawan bicara kita terlalu lama bercerita, kita juga bingung harus merespon seperti apa karena malah ga paham sama ceritanya. Lantas kalau menurut kalian lebih mudah mendengarkan atau berbicara?

99

Menurut saya, baik berbicara atau mendengarkan keduanya sama sulitnya. Untuk menjadi pendengar yang baik, kita harus mau terbuka dengan pemikiran orang lain agar bisa mendengarkan tanpa menghakimi. Mendengarkan itu sulit, apalagi jika harus mendengarkan hal-hal yang tidak menyenangkan seperti misalnya kabar buruk, keluhan orang lain, kritikan dan lain sebagainya. Sedangkan, untuk jadi pembicara yang baik, kita juga harus memastikan pesan yang kita sampaikan harus benar dan baik agar orang memahami maksud kita. Jadi menurut saya, mendengarkan dan berbicara sama sulitnya.

Lebih mudah berbicara. Baik dalam hal formal (seperti presentasi di kelas) maupun nonformal seperti sedang curhat, berbicara lebih mudah dilakukan daripada mendengarkan. Jika dalam hal formal, sebelum kita akan berbicara kita bisa latihan atau membuat script terlebih dahulu. Jika keadaan nonformal ya biasanya apa yang dibicarakan akan mengalir begitu saja seperti apa yang kita pikirkan atau apa yang dirasakan.

Namun untuk mendengarkan perlu banyak latihan. Sebab tidak hanya hearing, kita harus bisa menjadi active listening. Kita harus fokus terhadap apa yang orang lain bicarakan sehingga kita dapat memberikan tanggapan yang sesuai. Mendengarkan juga (termasuk hal-hal berbau konseling) memerlukan empati yang cukup tinggi, karena kita harus bisa memposisikan diri kita jika berada dalam keadaan orang yang sedang berbicara.

Tapi hal yang perlu diingat, tidak semua orang menilai sama. Artinya ada saja yang menganggap lebih mudah untuk mendengarkan dibanding berbicara karena berbicara memerlukan percaya diri yang tinggi, keberanian, dan kemauan dibandingkan dengan mendengar yang "hanya" perlu menyiapkan telinga. Jadi hal diatas adalah pendapatku yang tidak bisa disama-ratakan.

Menurut saya hal yang paling mudah dilakukan adalah berbicara. Sebab ketika kita dihadapkan pada satu topik untuk dibicarakan langsung bisa memberikan pendapat dan memberikan asumsi secara detail untuk topik tersebut. meskipun orang tersebut belum mendengar cerita dari sebuah topik yang diceritakan kepada dirinya