
Percaya diri merupakan salah satu kunci bagi kita untuk berani melangkah maju. Sejak kecil, kita selalu diajarkan dan dilatih untuk mengembangkan karakter percaya diri ini. Baik percaya diri untuk tampil di muka umum, percaya diri dalam berhubungan dengan orang lain, percaya diri terhadap kemampuan sendiri, dan percaya diri di segala aktivitas kita. Namun, kalian pernah merasa ngga sih bahwa beberapa orang di sekitar kita itu terkesan memaksakan untuk terlihat percaya diri sehingga jatuhnya malah seperti sok tahu, sok paling mengerti, dan sok-sok yang lain.
Saya sendiri beberapa kali pernah berhadapan dengan karakter orang-orang yang seperti ini. Fenomena ini sering disebut sebagai Dunning Kruger Syndrome, yaitu dimana seseorang menggambarkan dirinya sendiri sebagai sosok yang hebat dan kompeten sehingga memunculkan sikap yang terlalu percaya diri. Dunning Kruger Effect bisa dikatakan merupakan kebalikan dari Impostor Syndrome, dimana orang yang sesungguhnya kompeten terus-terusan meragukan kemampuannya sendiri dan selalu merasa kurang cakap.
Nyatanya fenomena Dunning Kruger Effect ini biasa kita jumpai di lingkungan kita, misalnya merebaknya isu bahwa Corona virus itu tidak ada, wacana seputar anti-vaksin, teori bumi datar, dan lain-lain. Atau di keseharian, bisa dijumpai saat berkumpul bersama teman-teman. Menurut kalian, mengapa seseorang bisa bersikap demikian? Bagaimana cara kalian menghadapi orang-orang yang memiliki karakter seperti ini? Benarkah Dunning Kruger Syndrome ini selalu buruk?
[details="Referensi"]
Khansa, N. (2018). Di Balik Orang Ke-Pede-an. Diakses melalui https://medium.com/temalimedia/di-balik-orang-ke-pede-an-29d8a0e8664b
[/details]