Menurut saya, karena men-silent hp sudah menjadi culture bagi seorang remaja. Masa remaja adalah masa-masa menyenangkan dimana seseorang lebih senang menghabiskan waktunya di luar rumah bersama teman-temannya atau untuk kegiatan lain. Apalagi bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah dan kebetulan sekolah memperbolehkan untuk membawa ponsel, maka sudah menjadi aturannya bahwa ponsel harus dalam keadaan silent supaya tidak mengganggu suasana belajar di kelas.
Saat berkumpul dengan banyak orang pun, mengaktifkan nada dering ponsel cenderung akan dirasa menganggu orang lain. Apalagi dengan keadaan ponsel yang tiap detik selalu muncul pop up notifikasi, pasti dering suara dari ponsel akan membuat orang lain tidak nyaman karena berbunyi tiap saat.
Kalau saya sendiri, seringnya mengaktifkan nada dering ponsel saat berada di kendaraan dan saat ponsel saya berada dalam tas. Namun, jika dalam keadaan di genggaman tangan, saya juga memilih untuk men-silent ponsel.