
Kita sudah tahu betul bahwa Indonesia merupakan negara yang bangsanya sangat menjunjung tinggi nilai sopan santun. Basa-basi di berbagai suku di Indonesia banyak ditonjolkan demi etika dalam bertutur kata. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), basa-basi merupakan adat sopan santun dan tata karma pergaulan. Ada kesan tidak sopan yang muncul dalam pandangan sosial bermasyarakat apabila sesuatu dinyatakan secara langsung ke inti persoalan pada saat langsung bertemu tanpa melalui basa-basi sebelumnya. Basa-basi dapat dijadikan sebagai alat untuk mencairkan suasana dan menghindari kecanggungan saat memulai percakapan.
Namun begitu obrolan basa - basi ini dalam interaksi sosial juga tidak boleh berlebihan. Tak jarang basa-basi justri menjeruumuskan kita untuk menghakimi orang lain tanpa mengetahui kondisi orang tersebut, misalnya pertanyaan seperti "Kapan nikahnya?" terlebih lagi basa-basi pertanyaan berkaitan dengan fisik seperti "Wah kamu gendut ya sekarang?" atau "Kok kurusan sih sekarang" yang tanpa disadari hal itu dapat menyinggung.
Terkadang juga antara basa - basi dan juga kebohongan sangat tipis, misal terdapat tamu yang datang dan kita kerap mengucapkan "Anggap aja rumah sendiri" namun kita tidak benar-benar menginginkan tamu tersebut menganggap seperti itu, selain itu ketika ada atasan kita yang membuat lelucon yang tidak lucu dan kita tertawa untuk basa - basi saja. Perilaku kita diatas dilakukan pastinya demi menjaga perasaan orang tersebut
Menurut Youdics sendiri apakah basa - basi penting dalam kita berkomunikasi? lantas bagaimana agar basa - basi kita tak terkesan "basi" ?