Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Benarkah orang yang pendiam sulit bergaul?

20210803_110048_0000|690x350

Jika menyebutkan orang yang pendiam, seringkali muncul berbagai perspektif yang notabenenya negatif. Seseorang yang pendiam kerap dianggap terlalu cuek, tidak peduli dengan sekitarnya, dan lebih sibuk dengan dunianya sendiri. Jika terlalu hening juga sering dianggap boring, kaku dan gak asik. Orang yang pendiam juga cenderung sulit ditebak, sehingga dianggap dapat lebih berbahaya. Semua perspektif ini membuat si pendiam menjadi sosok yang kurang pergaulan.

Apakah kalian setuju kalau pendiam itu buruk terutama bagi pergaulan? Ataukah kalian justru tertarik berinteraksi dengan orang yang pendiam? Lantas jika kita adalah pribadi yang pendiam, haruskah kita mengubahnya?

73

Menurut saya, sikap pendiam dapat menjadi dampak buruk bagi seseorang. Bergaul pada dasarnya merupakan sesuatu yang sangat familiar karena kita semua merupakan mahkluk sosial, di mana kita perlu berinteraksi antarsesama. Ada beberapa orang yang mengakui nyaman dengan lingkup pergaulan yang sempit, ada juga yang nyaman dengan lingkup pergaulan yang luas. Yang terpenting lingkup pergaulan yang kita pilih dapat memberi dampak baik bagi kita. Sikap pendiam dapat menjadi dampak buruk jika dengan sikap tersebut kita tidak mampu berkembang (tidak memiliki lingkup pergaulan yang walaupun sempit, tetapi tetap mendukung). Oleh karena itu, jika kita menyadari bahwa sikap pendiam yang kita miliki lebih memberikan keterbatasan, lebih baik kita mencoba memberanikan diri keluar dari zona nyaman.

Berdasarkan pengalaman aku rata-rata temen aku itu pendiam hanya ketika di lingkungan baru, namun ketika mereka berjumpa dengan orang-orang yang mereka rasa mereka satu frekuensi maka sifat pendiam mereka berubah menjadi lebih asik untuk berdiskusi dll. Apakah berdampak buruk atau tidaknya dalam pergaulan saya juga tidak terlalu yakin namun orang yang pendiam itu rata-rata adalah orang yang sangat mementingkan hubungan interpersonalnya ia tidak mau lawan bicaranya tersakiti oleh cara bicaranya atau bahasanya maka ia lebih memilih untuk diam. Lantas apakah kita harus mengubah jika kita orang yang pendiam, menurut saya tidak karena tidak ada yang salah terkait hal itu, asal kita pandai meletakkan tempat kapan kita harus menjadi orang yang lebih interaktif, menurut saya orang yang pendiam juga bukanlah perliaku yang menyalahi norma, dll. sehingga tidak perlu dirubah hanya saja kita harus bisa kapan dan dimana kita harus lebih interaktif saat berkomunikasi dengan orang lain.

terimaksih kak

Sebagian besar orang beranggapan bahwa sifat pendiam akan lebih sulit dalam bergaul dengan orang lain, karena mereka cenderung pemalu sehingga lebih awas terhadap orang asing di sekitarnya. Begitupun dengan saya yang beranggapan seperti itu. Menurut Saliba et al., (2015) dalam Nursyahrurahmah (2017), hal inilah yang membuat mereka memiliki keterbatasan dalam bergaul, sehingga mengalami kesulitan dalam mengembangkan hubungan sosial dan lebih memilih untuk berkomunikasi secara pribadi dengan teman serta menikmati setiap kegiatan yang dapat dilakukan sendirian atau dengan teman dekat.

Namun, menurutku seseorang yang pendiam bukan berarti melulu buruk dalam hal pergaulan, karena biasanya mereka akan jauh lebih hati-hati dalam memilih teman. Pernyataan tersebut juga didukung oleh pendapat Alavinia (2012) dalam Nursyahrurahmah (2017), yang mengatakan bahwa kepribadian introvert tidak selalu bersikap pasif, pemurung atau tidak bergaul, namun juga bisa menjadi individu yang aktif, periang dan suka bersosialisasi. Orang yang pendiam memang cenderung bersifat tertutup, namun tidak menutup kemungkinan bahwa aku tertarik untuk berinteraksi dengan mereka. Sebab, mengapa tidak jika memang mereka membawa hal positif bagi kita?. Disamping itu, bukankah baik jika kita membantu mereka untuk bergaul dengan orang lain di sekitar kita?.

Sifat pendiam yang dimiliki oleh seseorang merupakan kepribadian yang memang telah ada sejak mereka lahir atau mungkin muncul karena faktor-faktor tertentu. Dan menurutku tidak ada salahnya jika seseorang memiliki kepribadian tersebut. Namun, alangkah lebih baik jika hal itu dikondisikan terutama jika kita baru saja memasuki lingkungan baru dimana mengharuskan kita untuk bersosialisasi dengan orang lain. Sebab jika tidak, maka hal tersebut akan menyulitkan diri kita sendiri seperti merasa kesepian, tidak memiliki banyak orang yang dapat membantu, dan lain-lain.

[details="Sumber"]
Nursyahrurahmah. 2017. Hubungan Antara Kepribadian Introvert Dan Kelekatan Teman Sebaya Dengan Kesepian Remaja. 4(2)
[/details]

Saya pribadi tergolong orang yang dikatakan pendiam oleh orang-orang sekitar. Biasanya istilah pendiam sering kali dikaitkan dengan introvert dan ekstrovert. Memang stereotype orang yang pendiam tampak tidak mudah bergaul dan sukar untuk berbaur. Namun untuk saya pribadi mungkin itu kurang tepat ya, karena sebenarnya tipikal pendiam mereka hanya memiliki tingkat kenyamanan yang berbeda. Sehingga, tipe individu seperti ini akan memilih kelompok pertemanan yang memang biasanya lebih kecil. Sehingga kita lebih melihat mereka lebih suka berada di lingkaran yang menurut mereka lebih familiar dan nyaman menurut mereka. Tetapi pada nyatanya mereka bisa bergaul dengan baik namun tingkat pertemanan mereka memang tidak akan sebanyak orang-orang yang lebih vokal.

Saya pribadi tergolong orang yang dikatakan pendiam oleh orang-orang sekitar. Biasanya istilah pendiam dikaitkan dengan introvert dan ekstrovert. Memang stereotype orang yang pendiam tampak tidak mudah bergaul dan sukar untuk berbaur. Namun untuk saya pribadi mungkin itu kurang tepat ya, karena sebenarnya tipikal pendiam mereka hanya memiliki tingkat kenyamanan yang berbeda. Sehingga, tipe individu seperti ini akan memilih kelompok pertemanan yang memang biasanya lebih kecil. Sehingga kita lebih melihat mereka lebih suka berada di lingkaran yang menurut mereka lebih familiar dan nyaman menurut mereka. Tetapi pada nyatanya mereka bisa bergaul dengan baik namun tingkat pertemanan mereka memang tidak akan sebanyak orang-orang yang lebih vokal.

Setiap individu di muka bumi ini dianugrahi oleh Tuhan jasmani/fisik dan perasaan/psikis. Tiap individu mempunyai perbedaan karakter sifat dan perilaku yang mempengaruhi masing-masing individu baik dalam mengambil keputsan atau dalam hal berinteraksi sosial. Sosok yang pendiam sering kali kita kenal dengan orang yang memiliki kepribadian introvert. Orang dengan kepribadian ini cenderung menutup diri dengan lingkungan dan terkadang lebih asyik dengan dunia nya sendiri serta suka memendam masalah. Saya rasa memang benar adanya individu yang pendiam akan menemui kesulitan dalam hal interaksi secara sosial atau bergaul. Hal ini selaras dengan karakteristik seorang pendiam yang mana orang dengan sifat ini akan menolak dan menghindar dari hingar bingar dunia dan memilih membangun “dunia”nya sendiri. Tapi, sulit bukan berarti tidak bisa. Memang susah mengubah sifat dan perilaku seorang manusia dalam sekejap. Namun, ketika menemukan “pasangan” yang cocok, seorang yang introvert akan bisa merubah dirinya menjadi lebih terbuka dan pada akhirnya mudah dalam bergaul. Ya memang, tidak akan mampu menyaingi seorang ekstrovert yang memang ditakdirkan sebagai orang yang mudah bergaul dan membaur kedalam suasana.

Rendahnya kemampuan berkomunikasi dan menjalin hubungan sosial dapat di lihat ketika jam istrahat, subjek kasus lebih senang menyendiri di dalam kelas maupun diluar kelas. Penyebab kesulitan bersosialisasi dengan teman sebaya yaitu : kurang berkomunikasi dengan teman, suka menyendiri, dan juga kurangnya minat dalan bergaul dengan orang lain

Kalau dari pandangan saya orang pendiam ndk semuanya begitu, mungkin karena memang mereka jarang berinteraksi sehingga ketika dihadapkan dengan sosialisasi mereka kebingungan harus melakukan atau mengatakan apa dan pada akhirnya perlakuan mereka membuat image mereka kurang baik, padahal sebenarnya mereka juga menyesal melakukan hal tersebut karena apa yg di pikiran tidak sesuai dng ketika dia melakukannya, ya karena itu mungkin, karena jarang bersosialisasi atau jarang melatih, mungkin.

Terus buruk untuk pergaulan, juga tidak. Karena biasanya orang yg pendiam cenderung memiliki sudut pandang yg berbeda, karena mereka senang mengamati, dan lebih dalam. Kalau dari saya, saya juga orangnya agak pendiam :laughing: dan perlukah mengubahnya? menurut ku tidak tapi klo dari saya cukup menyesuaikan saja dengan lingkungan atau kondisi tertentu, karena tidak ada rasa yg paling capek selain, ketika berpura-pura tidak menjadi diri sendiri.

Menurut saya, orang pendiam kebanyakan menjadi pengamat yang baik, dia suka diam namun memperhatikan. Selain pengamat yang baik mereka juga pendengar yang baik, mereka bisa mendengarkan keluh kesah kita dengan cermat. Tapi disisi lain mereka sulit untuk mengutarakan pendapat maupun perasaan yang mereka miliki. Oleh karena itu, cukup banyak dari mereka yang sering dimanfaatkan. Jika ada orang disekitar kita yang mempunyai sifat pendiam ataupun diri kita sendiri, cobalah belajar untuk mengutarakan apa yang dirasakan saat itu, sehingga hal tersebut tidak dipendam sendiri dan menimbulkan rasa sakit.

Pendiam itu tidak selalu buruk kok bagi pergaulan. Bayangkan saja, ketika dalam pertemanan ini semua orang tidak bisa diam? semua orang extrovert? semua bakalan ngomong terus, tidak ada yang sanggup untuk mendengarkan ocehan mereka. Jadi ya menurutku menjadi pendiam juga tidak buruk. Jadi pertemanannya bisa saling melengkapi.

Mungkin untuk beinteraksi dengan orang yang pendiam aku tertarik" saja. Tetapi, aku tidak sepenuhnya bisa bersama orang pendiam, karena akupun tipikal orang yang pendiam. Jadi, aku biasanya mencari pergaulan yang banyak ngomong supaya suasana lebih hidup. Dan pastinya ketika mereka sedang dalam kesedihan atau butuh tempat bercerita, pasti mencari orang yng pendiam bukan? ssttt orang pendiam tuh pantai menjaga rahasia.

Sejauh ini aku tidak mengubah diri aku. Aku pernah mencoba menjadi orang yang extrovert tapi aku tidak bisa. Mungkin nyamannya diawal, tapi lama-lama aku jadi tidak enjoy saja. Dari situlah aku berfikir bahwa emang dalam pergaulan harus ada tipikal yang berbeda" agar semua saling melengkapi. Mungkin dalam beberapa pergaulan terkesan pendiam, tapi sebenernya jika orang pendiam ini menemukan dan berada di situasi yang sesuai, aku jamin sihh dia bakal lebih heboh dari orang yang extrovert disitu hahaha.