
LinkedIn merupakan sebuah situs jejaring sosial yang dirancang khusus untuk kepentingan bisnis dan karier profesional. Dapat digunakan untuk menemukan pekerjaan yang tepat atau magang, menghubungkan dan memperkuat hubungan profesional, serta mempelajari keterampilan yang dibutuhkan untuk sukses dalam karir yang ingin kita raih.
Toxic productivity merupakan kondisi yang tidak sehat untuk memaksakan diri produktif setiap saat, entah itu saat melakukan pekerjaan di kantor maupun di rumah. Kondisi ini tak berhenti saat tugas kamu sudah selesai, justru ketika tugas sudah selesai, kamu malah merasa bersalah jika tak ada hal yang bisa dikerjakan lagi.
Beberapa orang berusaha keras untuk “mempercantik” profil linkedin miliknya yaitu dengan memperbanyak pengalaman dan pekerjaan. Lalu benarkah LinkedIn dapat memicu toxic productivity? Dan jika iya, bagaimana Youdics menyikapi hal tersebut?
[details="Referensi"]
Lintang , E. (2021) https://journal.sociolla.com/lifestyle/cara-mengatasi-toxic-productivity Diakses paga tanggal 02 September 2021
[/details]