Dalam kamus psikologi menjelaskan bahwa kemampuan pemecahan masalah adalah proses yang tercakup dalam usaha menemukan satu sasaran pemecahan yang ideal. Chaplin (2000).
Pemecahan masalah diperlukan ketika seseorang ingin mencapai tujuan tertentu dan tujuan tersebut akan dapat dengan mudah diperoleh. Pemecahan masalah pada seseorang ditujukan untuk mengatasi masalah yang muncul dengan berbagai cara yang berbeda, walaupun pada dasarnya tujuan pemecahan masalah adalah mendapatkan solusi atau jalan keluar dan melepaskan diri dari persolaan yang sedang dihadapi.
Kemampuan memecahkan masalah pada seseorang dipengaruhi oleh dua faktor besar yakni, faktor internal seperti: pengalaman, kemampuan intellegensi, kepercayaan diri, kreativitas. Sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi kemampuan mahasiswa dalam memecahkan masalahnya adalah faktor keluarga,pengaruh teman sebaya, komunikasi, lingkungan pendidikan.
Kemampuan seseorang dalam memecahkan masalah dipengaruhi oleh kemampuan mereka menjalin hubungan komunikasi dengan lingkungannya atau komunikasi interpersonal.
Komunikasi merupakan proses penyampaian dan penerimaan lambang-lambang yang mengandung arti, baik yang berwujud informasi, pemikiran, pengetahuan atau yang lain dari penyampai kepada penerima.
Komunikasi sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari seperti, menumbuhkan tali persahabatan, menyampaikan informasi, mengungkapkan perasaan kasih sayang dan melestarikan peradaban.
Selain itu, Kreativitas merupakan faktor yang mempengaruhi manusia menyelesaikan masalah dan tanggung jawab. Kreativitas yang di miliki seseorang memiliki peran aktif dalam proses belajarnya karena tingginya kreativitas akan lebih mudah
dalam kemampuan pemecahan masalah.
Kreativitas adalah kemampuan untuk mengkombinasikan ide-ide lama menjadi ide baru
Sebagai kesimpulan, untuk berhasil memecahkan masalah harus dapat beradaptasi dengan cara-cara pemecahan masalah melalui komunikasi. Komunikasi seseorang dalam suatu tempat akan membantu seseorang menyelesaikan masalah dan memberikan kepuasan yang bersifat personal.
Adanya suatu masalah yang dikomunikasikan dengan suatu pihak akan memberikan kesempatan pada individu untuk mendapatkan pengalaman dan informasi-informasi tentang pemecahan masalah sejak awal. .
Kemampuan berpartisipasi dalam suatu komunikasi interpersonal dan kreativitas menyebabkan individu tersebut mampu untuk melakukan pemecahan masalah terhadap segala perbedaan yang timbul. Perbedaan bukan dianggap sebagai suatu pertentangan melainkan untuk memperluas sudut pandang dan kekayaan pengalaman. Hal ini kemudian akan diterapkan dalam pemecahan masalah yang dilakukan oleh individu tersebut.
Suatu masalah dalam proses pemecahan akan dilihat dari berbagai sudut pandang dan menyebabkan masalahnya pun akan selesai berupa berbagai alternatif yang kemudian akan dipilih yang terbaik sebagai solusinya.