Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apakah “privilege” berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang?

image|690x335

Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata privilege yang diserap ke Bahasa Indonesia menjadi “privilese” berarti hak istimewa. Nah, persepsi tentang hak istimewa ini bisa mengacu pada banyak hal. Beberapa di antaranya privilege adalah hak istimewa yang didapat oleh seseorang yang lahir dari kalangan keluarga elit atau keluarga dengan ras atau golongan mayoritas, serta hak istimewa yang dapat dimiliki oleh orang-orang yang berhasil mencapai jabatan lebih tinggi.

Dengan kata lain, terdapat persepsi miring terkait privilege dalam kehidupan masyarakat yang dapat mengacu sebagai bentuk ketidakadilan. Pasalnya, pihak-pihak yang disebutkan mendapat privilege memang terlihat seperti memperoleh secara sepihak.

Lalu, menurut kalian apakah privilege memiliki peranan untuk mempermudah sesuatu, termasuk dalam meraih kesuksesan?

49

Menurut saya "privilege" tidak menentukan kesukaan seseorang tapi memang "privilege" menjadi salah satu faktor tapi itu juga hanya untuk bagi mereka yang terlahir seperti itu. Atau dengan kata lain hak itu memang mereka dapatkan dari lahir karena berada dalam suatu keluarga yang kaya misalnya. Jadi mereka mempunyai jalan yang lebih mulus dibandingkan yang lahir tanpa hak istimewa. Tapi mereka yang lahir tidak mempunyai "privilege", mereka dapat membangun itu sendiri. Jadi sukses itu tidak bisa dilihat dari persepsi tentang hak istimewa saja. Jika kita berusaha privilege itu yang akan mendatangi kita.

Menurut saya privilege tentu dapat membantu seseorang meraih kesuksesannya sendiri dengan lebih mudah. Tapi dengan catatan, tidak semua orang yang memiliki privilage dapat mempergunakannya dengan sebaik mungkin. Ada banyak orang diluar sana memiliki privilage yang sudah terpangpang jelas tapi tidak bisa mengandalkan kesempatan itu. tetapi ada juga orang yang berusaha sangat keras sehingga ia yang menciptakan sendiri "privilage''-nya. untuk itu saya rasa balik lagi bagaimana kepribadian seseorang dalam memanagenya.

[quote="NOER_AMELIA_ALIMAH, post:3, topic:160480"]
tidak semua orang yang memiliki privilage dapat mempergunakannya dengan sebaik mungkin. Ada banyak orang diluar sana memiliki privilage yang sudah terpangpang jelas tapi tidak bisa mengandalkan kesempatan itu. tetapi ada juga orang yang berusaha sangat keras sehingga ia yang menciptakan sendiri "privilage’’-nya
[/quote]

Saya sependapat dengan kak Noer Amelia, menurut saya tidak semua individu yang lahir dengan privilage-nya merasa dimudahkan karena hal itu. Karena terkadang, individu dengan kategori ini tidak bisa memanfaatkan privilage yang mereka miliki dan pada akhirnya keuntungan yang dimiliki tidak dipergunakan dengan baik.

Privilege sangat berpengaruh pada jalan kesuksesan seseorang. Ibaratnya jalan menuju suksesnya jauh lebih mudah daripada orang-orang yang tidak memiliki privilege. Tapi hal ini tidak menjamin orang-orang yang ber- privilege pasti akan selalu sukses, tidak. Semua kembali kepada pribadi masing-masing orang tersebut. Jika ia sadar ia memiliki cukup privilege dan dapat memanfaatkannya dengan baik, kesuksesan akan datang kepadanya dengan mudah.

Hal ini juga berlaku kepada orang-orang yang tidak memiliki privilege, bukan berarti orang-orang yang tidak memiliki privilege tidak akan sukses, ia juga bisa sukses hanya saja jalannya akan lebih sulit daripada yang ber- privilege. Dan menurut saya, orang-orang yang tidak ber- privilege ini justru memiliki nilai lebih karena ia benar-benar merasakan jatuh bangun dan sulitnya dalam memperjuangkan mimpi.

[quote="sylvldk, post:4, topic:160480"]
Semua kembali kepada pribadi masing-masing orang tersebut. Jika ia sadar ia memiliki cukup privilege dan dapat memanfaatkannya dengan baik, kesuksesan akan datang kepadanya dengan mudah.
[/quote]

Benar sekali, pada akhirnya kitalah yang akan berjuang untuk membantu diri kita sendiri dalam meraih kesuksesan yang kita cita-citakan, terlepas dari ada atau tidaknya privilage itu sendiri.

Setuju dengan kak @NOER_AMELIA_ALIMAH bahwa privilege memang dapat membantu meraih kesuksesan jika orang tersebut bisa memanfaatkan kesempatan privilege itu dengan dengan sebaik mungkin. Karena memang ada yang mereka terlena dengan banyak privilege justru mereka menjadi bertolak belakang dari yang seharusnya. Ada juga yang memiliki privilege tapi juga mengusahakan untuk membuat privilege lain untuk dirinya sendiri dan orang lain.

Semua balik lagi ke pribadi masing-masing. Hasil adalah cerminan dari usaha yang diberikan. Jadi untuk yang tidak punya privilege, bukan berarti tidak akan sukses juga kok. Mungkin memang jalur dan cara suksesnya yang sedikit berliku-liku. Semangat berjuang demi masa depan yang cerah!

menurut saya privilage sangat berpengaruh pada jalan kesuksesan seseorang karena hal itu sangat mendukung sekali untuk meringankan beban atau melakukan hal-hal yang membutuhkan misalnya uang atau koneksi dan sebagai nya.
mungkin itu jug bisa mendasari pepatah "yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin".

Menurut saya benar bahwa "privilege" berpengaruh terhadap kesuksesan. Orang-orang yang dilahirkan dengan keistimewaan dari segi ekonomi misalnya orang tuanya pebisnis tentu akan lebih mudah baginya membagun bisnis atau setidaknya melanjutkan bisnis orang tuanya. Pun orang-orang dari keluarga terdidik tentu akan mudah baginya mendapat pendidikan yang mumpuni entah karena mampu atau karena pengaruh keluarganya.

Tetapi bukan berarti orang-orang tanpa hak istimewa tidak dapat meriah kesuksesan, hanya saja mereka harus berusaha lebih keras dibanding mereka yang sudah punya privilage. Sudah banyak bukti mereka yang sukses adalah orang-orang yang dilahirkan dari keluarga tanpa keistimewaan.

Sepertinya dari jaman dulu sampai sekarang privilege masih berpengaruh dan mempermudah seseorang dalam meraih kesuksesan. Karena privilege merupakan hak istimewa yang mana kebanyakan sifatnya akan menjadi dominan/kelas atas di lingkungan masyarakat. Juga, kebanyakan masyarakat dulu hingga sekarang lebih memilih seseorang yang memiliki privilege dibanding yang tidak untuk mempermudah berjalannya kebutuhan kehidupan masyarakat (kebanyakan manusia hanya ingin merasakan enak dan cepat). Namun saat ini tidak sedikit juga orang yang menegakkan keadilan. Tapi balik lagi, kita hidup di mana orang yang mendominasi lebih berkuasa dari pada yang tidak. Jadi walau sudah ada yang beberapa orang yang tidak stuju dengan privilege dan ingin memberantas ketidak adilan, itu tetap tidak berpengaruh dalam mempersulit kesuksesan seseorang yang memiliki privilege.

Menurutku masih berpengaruh karena privilege juga merupakan sebuah bantuan dari luar diri untuk mencapai kesuksesan seseorang.

kalau berbicara tentang privilege, sering sekali dikaitkan dengan dunia kerja yang erat kaitannya dengan 'orang dalam', karena memiliki channel merupakan suatu keuntungan tersendiri bagi yang memilikinya, entah bisa melewati suatu tahap atau bahkan bisa tidak melalui tahap seleksi sama sekali, ya itulah keuntungannya! Tidak bisa dipungkiri masih banyak sekali yang melakukan cara ini dan menerapkannya secara turun temurun, namun perlu di garis bawahi, privilege tidak akan berjalan 100% sukses apabila individu tersebut tidak memiliki keterampilan/skill yang mendukung, akan sia sia jatuhnya dan hanya akan membuat ia stress ketika menghadapi tanggung jawabnya.

[quote="annisaalif06, post:12, topic:160480"]
perlu di garis bawahi, privilege tidak akan berjalan 100% sukses apabila individu tersebut tidak memiliki keterampilan/skill yang mendukung, akan sia sia jatuhnya
[/quote]

Wah sangat setuju dengan pendapat kak @annisaalif06. Akan jauh lebih baik ketika kita mampu mengimbangi privilege yang kita miliki dengan skill atau kemampuan diri yang baik.

Wah, pertanyaan yang sangat menarik sekali kak @ayushintyadewi. Pertanyaan ini sangat relate dalam kehidupan kita saat ini menurut saya. Mereka yang memiliki privilege untuk mengenyam pendidikan tinggi di luar negeri, mendapatkan koneksi dari berbagai penjuru dunia, memiliki orang-orang berpengaruh, dan lain sebagainya. Namun, tidak menutup kemungkinan juga untuk kita dapat sukses tanpa privilege tersebut. Banyak juga orang diluar sana dapat meraih kesuksesan tanpa privilege. Mereka bekerja dengan keras, belajar dari pengalaman, dan terus berjuang. Bagi mereka yang memiliki privilege juga perlu untuk memanfaatkan privilege tersebut dengan baik, apabila tidak ya sama saja menurut saya.

Menurut saya pribadi, privilege ini tidak hanya berkaitan dengan kekayaan saja, tetapi menurut saya juga dapat dilihat dari hal sederhana. Istilahnya saya sederhanakan privilege ini. Saya bisa menuntut ilmu di perguruan tinggi dengan akses internet yang memadai itu juga merupakan privilege bagi saya di masa pandemi ini. Saya menyadari bahwa banyak orang diluar sana yang belum mendapat privilege ini. Saya memiliki teknologi digital untuk mengakses informasi itu juga privilege bagi saya. Terkadang saya tidak menyadari akan hal itu. Jadi, menurut saya privilege dapat mempengaruhi seseorang dalam meraih kesuksesan mereka.