Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apakah Perlu Mengikuti Trend yang Ada di Media Sosial TikTok?

AN Angela Caesa 5 years ago

Trends-in-Web-Design|690x350

Media sosial menjadi platform yang sering digunakan oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Hadirnya berbagai platform media sosial tersebut tak jarang memberikan trend dalam kehidupan masyarakat, salah satunya trend yang ada di platform media sosial TikTok. Hadirnya trend tersebut memiliki pro dan kontra masing-masing.

Mereka yang menganggap bahwa mengikuti trend yang ada di TikTok itu penting karena kekinian dan mengikuti perkembangan konten yang ada. Trend yang ada sekarang, seperti trend kenangan sekolah, bubur marsha, olimpiade, dan berbagai trend yang sebelumnya ada dan akan ada kedepannya. Di satu sisi, terdapat juga mereka yang tidak setuju untuk selalu mengikuti trend TikTok. Mereka menganggap bahwa dengan mengikuti trend TikTok hanya ingin terkenal saja, tidak ada keuntungannya, biar dianggap update dan berbagai hal lainnya.

Nah, menurut Youdics gimana nih, ikut trend TikTok atau tidak?

[details="Referensi"]
Sumber foto dari https://blog.kazee.id/2020/06/17/pergeseran-trend-di-tengah-pandemi-covid-19-sebagai-masukkan-menghadapi-new-normal/
[/details]

187

Tren TikTok kini sangatlah menjamur di Indonesia. Aplikasi yang berasal dari China tersebut belakangan ini sangat diminati oleh masyarakat karena aplikasi TikTok ini mempunyai berbagai fungsi. Fungsi TikTok antara lain sebagai hiburan, digital marketing, informasi, dan lain lain. Untuk mempermudah pengguna dalam penggunaan aplikasi, TikTok mengeluarkan berbagai fitur menarik. Fitur TikTok yang dapat digunakan oleh pengguna TikTok yakni musik, stiker, efek, status teks, pengubah suara, filter, dan alat pengatur waktu atau timer. Fitur dan fungsi aplikasi TikTok yang terbilang cukup banyak ini membuat aplikasi ini termasuk lima aplikasi teratas di google play store dan app store.
Aplikasi TikTok tak hanya bertabur fungsi dan fitur. Aplikasi tiktok juga mengajarkan dan mengasah kita supaya berkarakter kreatif dan inovatif. Karakter ini sangatlah dibutuhkan bagi masyarakat Indonesia terlebih generasi milenial. Generasi milenial akan menggunakan berbagai cara yang kreatif untuk membuat konten TikTok. Tak hanya kaum milenial yang menggunakan aplikasi TikTok. Aplikasi pemutar dan pembuat clip video pendek ini berhasil menarik masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan dan usia. Pengguna TikTok di Indonesia bukan hanya dari kalangan biasa saja. Kini para artis, youtuber, influencer dan selebgram pun ikut memainkan dan membuat video kreatif dengan TikTok Mereka menggunakan tiktok untuk memperbanyak konten dan mengasah kreativitas mereka.

Menurut saya kalau ditanya perlu atau tidak nya itu kembali lagi ke masing-masing individunya ya. Contohnya seorang konten kreator, ia harus atau perlu mengikuti trend yang ada di media sosial termausk di TikTok, karena itu sangat berhubungan dengan pekerjaannya dia. Tapi jika kita bukan seorang konten kretor tapi ingin ikut tren di media sosial tentu boleh tapi tidak yang harus. Namun diluar dari profesi, kita juga perlu memilih trendapa yang harus diikuti,, jangan yang berkonotasi negatif, karena gak semua trend harus diikuti.

Menurut saya sih tidak ada salahnya mengikuti trend media sosial apapun sebab itu adalah bagian dari menghibur diri. Asalkan tidak lalai hingga menganggu produktifitas utama lainnya. Seperti anak-anak muda yang sewajarnya menghabiskan waktu buat belajar atau mencari pengalaman. Mengikuti trend sebaiknya dilakukan sebagai bahan untuk melepas kepenatan. Jangan kemudian menjadi sebaliknya, lebih menguutamakan mengikuti trend dibanding belajar atau melaksanakan kewajiban lainnya.

Akhir-akhir ini aplikasi tiktok memang sedang popular di kalangan masyarakat tanpa adanya batasan usia. Dari mulai anak-anak, remaja, orang dewasa bahkan kalangan orang tua pun ikut aktif dalam menggunakan aplikasi yang sedang naik daun ini. Hingga tak heran bahwa pengguna tiktok sangat banyak dan akan terus meningkat setiap harinya. Saya sendiri termask dalam pengguna aktif tiktok. Dimana tiktok saya fungsikan sebagai hiburan untuk melepas penat dari tugas kampus ataupun aktifitas sehari-hari lainnya. Namun posisi saya hanya sebagai penikmat bukan creator yang aktif memproduksi konten-konten.

Ketika kita berbicara terkait trend, menurut saya setiap orang memiliki kebebasa mutlak dalam menentukan untuk mengikuti euphoria suatu trend atau tidak. Hal tersebut balik lagi kepada kenyamanan dan pilihan dari masing-masing individu. Maka dari itu, kita tidak bisa menjudge individu hanya berdasarkan kategori update atau tidaknya mereka terhadap trend-trend yang muncul dalam masyarakat.

menurut saya mengikuti trend yang ada di media sosial tik tok itu sangat tidak perlu, belum lagi jika trend tersebut belum jelas mengenai unsur tujuan serta maknanya apa dari dibuatnya trend tersebut. sebagai pengguna media sosial yang bijak seharusnya kita semua paham dan pandai untuk memilah konten mana yang membawa dampak positif bagi diri kita maupun orang lain jika melihatnya serta impact apa yang akan diciptakan jika trend tersebut viral.

Menurut saya mengikuti trend yang ada di media sosial tiktok boleh-boleh saja. Asalkan mengikuti trend yang masih wajar saja. Karena banyak orang juga terhibur dengan adanya media sosial tiktok, mereka bisa mengkespresikan kebahagiaannya ketika banyak trend yang sedang naik di tiktok saat itu. Apalagi jika sudah di tonton banyak orang bisa menjadi peluang untuk kita menjadi selebgram dan menghasilkan uang dengan sendirinya. Itu semua balik ke diri kita sendiri untuk apa tiktok, hiburan atau sumber pekerjaan.

Wah, terima kasih teman-teman semua atas pendapat dari teman-teman diatas. Mengenai TikTok ini sangat booming ya di Indonesia dan banyak pengguna juga dari Indonesia. Saya pribadi juga setuju dengan pendapat teman-teman semua. Sebagain besar dari teman-teman mengutarakan bahwa mengikuti trend TikTok boleh-boleh saja, asalkan selektif dan mengerti mana yang baik dan tidak baik untuk kita semua. Teman-teman juga mengutarakan bahwa kita perlu untuk update terhadap perkembangan, walaupun tidak harus mengikuti semua trend yang ada.

Tidak perlu. Tau perkembangannya saja sudah cukup menurut saya. Sudah dapat dikatakan kita kekinian dan mengikuti jaman. Dan menurut saya, mengikuti membuat TikTok yang sedang trend itu tidak penting. Bukan sesuatu yang harus dilakukan tiap orang. Mengikuti trend TikTok atau tidak, itu merupakan pilihan tiap orang.

Menurutku dengan adanya Tiktok memang membuat seseorang mengikuti perkembangan zaman dalam artian mengetahui hal-hal yang sedang terjadi secara update. Mengenai trend yang ada di media sosial Tiktok, dari aku sendiri perlu mengikuti, namun tidak menjadi prioritas jadi bukan suatu keharusan yang diikuti. Selain itu, netizen harus pandai-pandai dan bijak dalam menyikapi berbagai tontonan di TikTok karena tidak semua tontonan yang disuguhkan di Tiktok itu baik sehingga harus ada filter dari diri sendiri sebelum memutuskan untuk mengikuti dan mencontoh tontonan di Tiktok. Menurutku jika niat mengikuti trend di Tiktok semata-mata ingin terkenal sebaiknya jangan. Niatkan untuk mengikuti trend di Tiktok adalah memberi kebermanfaatan yang baik bagi netizen yang melihat, karena bisa menjadi ladang amal baik.

Media sosial khususnya TikTok memiliki paling banyak pengaruhnya kepada orang-orang karena konten-kontennya yang lebih mudah viral. Untuk tetap update dan selalu ikut trend pada media sosial menurut saya sah-sah saja asalkan mereka trend yang diikuti memang memiliki dampak yang positif. Berbeda jika trend yang diikuti memiliki dampak negative dan dapat merugikan diri sendiri.

[quote="Nofita_Mahfudiyah, post:10, topic:160908"]
Sehingga, dibutuhkan filtering dari diri sendiri agar hidup ini tidak terkesan ikut sana ikut sini atau dalam kata lain disebut “latah”.
[/quote]

Betul seperti yang dibilang kak @Nofita_Mahfudiyah yang terpenting adalah bisa memfilternya. Toh trend-trend yang dibuat biasanya memang untuk hiburan. Apalagi di keadaan dunia yang seperti sekarang ini, diam dirumah saja membuat banyak orang mudah untuk bosan.

Saya pribadi tidak ikut-ikutan membuat konten yang sedang trend di media sosial, tetapi hanya menikmati dan mengetahui "oh ada ya yang seperti ini" begitu.

Nah ini kembali lagi pada kebijakan individu masing-masing tentang penggunaan media sosial, terutama TikTok. Bagi sebagian orang mungkin tren TikTok tidak perlu diikuti atau mungkin bahkan tidak perlu diinstall di handphone mereka, kemudian sebagian orang lainnya mungkin butuh aplikasi TikTok sehingga harus up-to-date mengenai tren yang sedang berlangsung dan mengikutinya. Itu semua sah-sah saja.

Permasalahannya adalah tidak semua tren di TikTok adalah tren yang positif dan berdampak baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Itulah peran self-control dari sebagian user TikTok untuk bisa mengikuti tren-tren mana yang sekiranya bisa dan baik untuk ditiru dan mana tren yang tidak perlu ditiru. Jadi, bagi para user TikTok atau mungkin seluruh pengguna media sosial, bijak-bijaklah untuk bersosial media. Tidak perlu mengorbankan kesehatan ataupun keamanan diri sendiri demi menambah pengikut atau likes yang diberikan. Popularitas bukanlah segalanya.