Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apakah Menjadi Mahasiswa Kupu-Kupu Menghambat Kesuksesan?

UM Ummu Kultsum 5 years ago

kupu|690x350

Mahasiswa “kupu-kupu” yang merupakan singkatan dari kuliah-pulang-kuliah-pulang. Kebanyakan persepsi tentang “kupu-kupu” melekat pada mahasiswa yang tertutup terhadap suatu hal yang bersangkutan dengan dunia kampus, bahkan ada yang menganggap mereka kurang berkembang karena tidak aktif dalam lingkup kampus.

Tapi mernurut Youdict apakah benar mereka seperti itu? Pernahkah kamu menemukan mahasiswa kupu-kupu yang sukses entah dalam bidang akademik ataupun aktifitas diluar kampus?

51

Aku sendiri mahasiswa kupu-kupu, tapi masih ikut beberapa kepanitiaan. Aku punya alasan sendiri sih, soalnya jarak antar kampus dan rumah itu jauh, bisa menghabiskan waktu 2 jam, apalagi kalau rush hour.

Kalau ditanya kurang berkembang atau tidak, aku bisa jawab iya. Dalam artian pertemanannya kurang luas karena tidak ada akses kan untuk berkenalan dengan luar circle. Pengalaman pun bisa dikatakan kurang juga, karena merasa waktu dalam satu hari selalu cepat berlalu, sehingga tidak sempat untuk melakukan aktivitas lain. Kalau tertutup, aku bisa bilang aku belum pernah ketemu orang yang bener-bener gak punya teman dekat atau inner circle, setidaknya di kampusku. Jadi kalau tertutup pada hal yang bersangkuran dengan dunia kampus, kayanya enggak deh, kita atau mereka masih denger kalau ada berita-berita penting di kampus atau bahkan gosip gak penting.

Terus kalau ditanya apakah menghambat kesuksesan? Gak bisa diprediksi sih sampai sekarang belum liat hasilnya, Tapi dari logika sih, enggak menghambat kesuksesan, tapi mungkin bisa jadi penghambat dalam mencari kerja.