Bertani pada halaman rumah yang sempit sangat memungkinkan bagi penduduk kota yang hobi bercocok tanam. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendukung pertanian urban menurut Fauzi, dkk (2016) adalah dengan menyelenggarakan “Trilogi Urban Farming”. Trilogi Urban Farming adalah bentuk gerakanuntuk mencintai pertanian secara nyata untuk memanfaatkan lahan sempit d halaman rumah. Teknologi ini mencakup:
- Sistem hidroponik menggunakan NFT (nutrient film technique) atau DFT (deep flow technique). Kelebihan sistem NFT adalah kita lebih mudah mengatur suplai nutrisi bagi tanaman supaya produktivitasnya stabil, sedangkan kelebihan DFT adalah lebih hemat listrik. Sedangkan kelemahan NFT, ia lebih banyak memakan listrik, supaya suplai nutrisi tidak berhenti, dan kelemahan DFT adalah tanaman akan lebih mudah mengalami busuk akar karena oksigen yang kurang
* Sistem vertikultur tower yang dapat digunakan jika lahan sangat minim dan terbatas. Sistem ini dapat menggunkan pipa paralon yang disusun secara vertikal
* Planter box. Jenis teknologi ini diperuntukan untuk daerah yang tidak memiliki tanah yang cukup, atau tanah permukaan telah dibeton seutuhnya. Modelnya kotak bisa bertingkat dan cukup ditambah media tanam tanpa harus mencangkul seperti konvensional pada umumnya. Namun karena bahan yang digunakan adalah kayu sehingga mudah hancur karena terpaan cuaca maupun rayap sehingga tidak tahan lama.
Referensi:
Fauzi, A. R., Annisa, N. I., Heni, A. 2016. Jurnal : PERTANIAN PERKOTAAN : URGENSI, PERANAN, DAN PRAKTIK TERBAIK. Jakarta: Universitas Trilogi