Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apakah tanamann toga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, seehingga harus dikonsumsi saat pandemi?

jj|690x395, 75%

Disaat pandemi seperti sekarang ini, banyak tenaga medis atau bagian kesehatan, hingga pemerintah menganjurkan untuk menjaga imunitas tubuh. Salah satu tindakan preventif yang di umumkan saat awal mula maraknya wabah COVID-19 adalah mengonsumsi tanaman obat keluarga (toga). Benarkah demikian, jika tanaman toga dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga dapat menurunkan resiko tertular virus COVID-19?

71

Untuk menghindari covid-19, berbagai tindakan pencegahan telah dilakukan oleh masyarakat di Indonesia. Salah satu caranya dengan menjaga imunitas tubuh menggunakan tanaman Toga.

  1. Kencur

Kencur adalah salah satu tanaman herbal yang berguna untuk memperkuat sistem imunitas pada tubuh. kencur mampu meningkatkan sel-sel spleen dan peritoneal yang berfungsi untuk meningkatkan imunitas pada tubuh guna mencegah virus corona covid-19.

  1. Jahe merah
    Kandungan senyawa aktif gingerol diklaim dapat melawan respiratory syncytial virus corona covid-19 yang dapat memperburuk kondisi orang yang terinfeksi.
    Mengonsumsi jahe merah dapat diandalkan untuk mengurangi gejala virus corona covid-19 seperti batuk dan flu dengan sensasi hangat yang dapat dirasakan di tenggorokan.

  2. Temulawak
    Dengan kandungan antioksidan yang tinggi, mengonsumsi tanaman herbal yang satu ini secara rutin dapat mencegah masuknya sumber penyakit seperti virus corona covid-19 ke dalam tubuh.

  3. Daun Kelor
    Daun kelor berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena kandungan asam amino dan antioksidan yang ada di dalamnya. Tidak hanya itu, daun kelor juga berfungsi untuk memperbaiki segala kerusakan yang dapat disebabkan oleh virus corona covid-19.
    Antioksidan dan kalori yang rendah pada daun kelor dipercaya sebagai penghambat perkembangan mikroorganisme atau patogen yang mengancam bagi tubuh.

Sumber : https://m.merdeka.com

tanaman herbal dapat meningkatkan imunitas tubuh baik dikonsumsi secara langsung maupun dalam bentuk suplemen

Berikut contoh tanaman herbal pertama yang dapat meningkatkan imunitas tubuh adalah daun kelor. Selain dikenal untuk menangkal kekuatan mistis oleh masyarakat Indonesia, daun kelor ini juga dikenal memiliki berbagai macam manfaat yang baik bagi tubuh.

Daun kelor berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena kandungan asam amino dan antioksidan yang ada di dalamnya. Tidak hanya itu, daun kelor juga berfungsi untuk memperbaiki segala kerusakan yang dapat disebabkan oleh virus corona covid-19.

Antioksidan dan kalori yang rendah pada daun kelor dipercaya sebagai penghambat perkembangan mikroorganisme atau patogen yang mengancam bagi tubuh.

Jahe merupakan andalan masyarakat Indonesia untuk melegakan tenggorokan dan dapat membantu sistem pernapasan. Beberapa kandungan yang ada di dalamnya pun juga dipercaya dapat membantu memperkuat sistem imunitas untuk mencegah virus corona covid-19.

Kandungan senyawa aktif gingerol diklaim dapat melawan respiratory syncytial virus corona covid-19 yang dapat memperburuk kondisi orang yang terinfeksi.

Mengonsumsi jahe merah dapat diandalkan untuk mengurangi gejala virus corona covid-19 seperti batuk dan flu dengan sensasi hangat yang dapat dirasakan di tenggorokan.

Kencur adalah salah satu tanaman herbal yang berguna untuk memperkuat sistem imunitas pada tubuh. Tidak jauh berbeda dengan jahe, fungsi kencur ini juga dapat membantu sistem pernapasan agar tetap bekerja dengan baik.

Sumber : https://www.merdeka.com/trending/10-tanaman-herbal-bisa-perkuat-imunitas-tubuh-buat-hindari-virus-corona-covid-19-kln.html?page=5

Tanaman herbal dapat dikategorikan sebagai tanaman obat. Penggunaan obat-obatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat berasal dari bahan tanaman, hal ini sudah dikenal sejak lama sebagai obat-obatan herbal. Obat herbal adalah obat yang dibuat dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti tumbuhan sebagai bahan dasar obat.

Salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai bahan pembuat obat herbal atau jamu adalah tanaman empon-empon. Jamu memiliki khasiat menyembuhkan penyakit maupun meningkatkan kesehatan tubuh.

Pengajar Farmakognosi Fitokimia dan Teknologi Bahan Alam, Fakultas Farmasi, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Liliek Hermanu, mengatakan jamu tradisional yang dibuat dari bahan empon-empon menjadi minuman wajib orangtua kita sejak dulu. Jamu memiliki khasiat menyembuhkan penyakit maupun meningkatkan kesehatan tubuh. Sehingga, jamu dapat menurunkan resiko tertular covid-19

sumber :
Iftitah, S. N., & Haryono, G. (2018). PENGKAJIAN BEBERAPA TANAMAN EMPON-EMPON DI DESA BALESARI KECAMATAN WINDUSARI KABUPATEN MAGELANG. VIGOR: JURNAL ILMU PERTANIAN TROPIKA DAN SUBTROPIKA (JOURNAL OF TROPICAL AND SUBTROPICAL AGRICULTURAL SCIENCES) , 3 (1), 13-16.
www.mongabay.co.id/2020/04/18/lawan-corona-tingkatkan-imunitas-tubuh-dengan-empon-empon-dan-konsumsi-buah/amp/

Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengambangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Akhmad Saikhu, MSc. PH., menyampaikan ada sejumlah jenis tanaman herbal yang secara empiris dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga baik dikonsumsi guna mencegah berbagai penyakit, termasuk Covid-19.
1. Pegagan
Pegagan termasuk tanaman herbal yang bermanfaat sebagai imunomodulator pada penyakit yang membutuhkan pertahanan sistem imun seluler maupun humoral.

Selain itu, kandungan senyawa glikosida triterpenoid dan asiaticoside di dalam pegagan juga bisa mempercepat perbaikan sel-sel kulit dan meningkatkan daya tahan tubuh non spesifik.
2. Bawang putih
Bawang putih diketahui bisa menjaga kesehatan dengan cara mengatur hormon dan aliran darah
Bawang juga bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh karena mengandung allicin yang dapat menghancurkan bakteri dan infeksi.
3. Temulawak
Temulawak bisa meningkatkan daya tahan tubuh, menetralkan racun, dan menghilangkan nyeri.

Berkat kandungannya, temulawak juga memiliki sifat antibakteri dan bisa menncegah pelemakan dalam sel-sel hati antioksidan, lo.
4. Meniran (Phyllanthus niruri L.)
Ekstrak meniran di dalam dunia farmasi telah teruji secara klinis juga sebagai imunomodulator atau peningkat daya tahan tubuh.
5. Kunyit (Curcuma domestica Val)

Kunyit mengandung zat aktif seperti curcuminoide dan ukanon jenis A, B, C dan D yang berfungsi merangsang daya tahan tubuh kita,
6. Temu mangga (Curcuma mangga)

Tanaman herbal satu ini mempunyai aktivitas fagositosis terkuat dibandingkan empon-empon lain yang dikenal untuk meningkatka daya tahan tubuh.

Nah, itu dia beberapa tanaman herbal yang baik dan berguna untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Bapak Akhmad mengungkapkan bahwa manfaat beberapa tanaman herbal tersebut telah teruji secara klinis.
Sumber : Kompas.com

Menurut saya benar karena dari beberapa penelitian pun sudah banyak yang membuktikan kandungan dari beberapa tanaman toga mampu untuk mencegah virus covid-19. Contohnya bisa diihat dari artikel yang ditulis oleh Ibu Titi Pudji Rahayu. M Farm., Apt (Dosen STIKES Muhammadiyah Gombong) dengan judul Kemanfaatan Tanaman Herbal dalam Pencegahan Virus Corona.

Kunyit ( Curcuma longa L ) dan beberapa tanaman empon empon mengandung senyawa metabolit bahan alam berupa kurkumin yang dilaporkan memiliki potensi terapeutik yang beragam seperti antibiotik, antiviral, antioksidan, antikanker, dan untuk penanganan penyakit alzheimer. Kurkumin (atau turunannya, yaitu kurkuminoid) juga terdapat pada temulawak, jahe,kencur dan tanaman sejenis. Selain senyawa kurkuminoid, terdapat puluhan senyawa kimia lain yang terkandung di dalam tanaman tersebut.

Berbagai penelitian farmakologi telah dilakukan sejak terjadi epidemi penyakit SARS pada tahun 2003. Reseptor yang berperan (SARS-CoV-2) adalah angiotensin converting enzyme 2 (ACE2). ACE2 dapat berada dalam bentuk fixed (menempel di sel) dan soluble (tidak menempel pada sel). Penelitian terhadap senyawa kurkumin (sebagai senyawa tunggal atau murni) dilaporkan meningkatkan ACE2 pada hewan uji tikus. Supaya keperluan terapi menggunakan kurkumin dapat tercapai, diharapkan banyak ACE2 yang bebas (Soluble) sehingga akan mencegah virus corona menempel pada sel, yang secara langsung akan mencegah terjadinya infeksi.
Secara empiris gabungan kandungan senyawa kimia dari tanaman tersebut bermanfaat sebagai imunomodulator untuk menjaga daya tahan tubuh.

Namun yang masih saya bingungkan, apakah terdapat batasan tertentu dalam mengonsumsi tanaman toga sehari-hari? Apakah tidak ada efek samping atau larangan konsumsi untuk penderita penyakit tertentu?

REFERENSI ARTIKEL :

  1. Pari, L.: Tewas, D.: Eckel, J. Role of curcumin in health and disease. Arch.Physiol. Biochem . 2008, 114, 127-149.
  2. Propolis. 2020. Diambil dari www. Breyer.ind.br/apicultura/apicultura.propolis.htm.diakses 25 April, 2020.
  3. Rachman, F., 2008, Aktivitas Antioksidan Ekstrak Tunggal dan Komninasinya dari Tanaman Curcuma spp. , Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, Vol. 6, No. 2, hal. 69-74.
  4. Sumardi, M, 1992, Antioksidan: dan Rempah-rempah Indonesia, Disertasi, IPB.
  5. Widjaja S. 1997, Antioksidan: Pertahanan tubuh terhadap efek oksidan dan radikal bebas. Majalah Ilmu Fakultas Kedokteran, USAKTI. 16 (1):1659-72.
 Pada masa pandemi Covid-19, ramuan warisan leluhur kembali populer di kalangan masyarakat. Salah satunya adalah olahan jamu dari berbagai bahan herbal. Terutama jenis tanaman rimpang seperti jahe dan temulawak, yang dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh.
 Untuk gejala batuk, pilek dan demam, biasanya digunakan jintan hitam, cengkeh, kayu manis dan juga kapulaga. Semua bahan tersebut direbus dan diminum sari airnya. Meskipun ramuan herbal tersebut berasal dari nenek moyang, namun sudah banyak penelitian yang menyebutkan khasiat dari tanaman obat. Menurut Agoes (2010), Kapulaga memiliki beberapa khasiat diantaranya sebagai obat batuk dan dapat sebagai preventif pada tulang keropos. Selanjutnya, Sastroamidjojo (2001) mengatakan kapulaga juga berkhasiat untuk mengobati badan lemas, obat kejang perut besar karena flatulensi meteorismemus, stimulan dan reumatik.

Agoes A. 2010. Tanaman Obat Indonesia. Jakarta (ID): Salemba Medika.
Sastroamidjojo. 2001. Obat Asli Indonesia. Jakarta (ID): Dian Rakyat.

Menurut saya meningkatkan imunitas ditengah pandemi itu sangatlah penting bahkan amat penting. Kondisi daya tubuh juga dipengaruhi apa yang dikonsumsi. Kita bisa mengkonsumi minuman herbal dari tanaman obat seperti empon-empon. Empon-empon sendiri terdiri dari bahan-bahan seperti temulawak, jahe, kunyit kencur dll. Empon-empon sudah terbukti memiliki manfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh dan beragam manfaat lainnya.

Ada beberapa tanaman obat yang dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama pandemi ini, diantaranya :
1.Jahe Merah
Beberapa kandungan yang ada di dalamnya pun juga dipercaya dapat membantu memperkuat sistem imunitas untuk mencegah virus corona covid-19.
Kandungan senyawa aktif gingerol diklaim dapat melawan respiratory syncytial virus corona covid-19 yang dapat memperburuk kondisi orang yang terinfeksi.

Mengonsumsi jahe merah dapat diandalkan untuk mengurangi gejala virus corona covid-19 seperti batuk dan flu dengan sensasi hangat yang dapat dirasakan di tenggorokan.

2.Kencur
Dilansir pada Liputan6 kencur mampu meningkatkan sel-sel spleen dan peritoneal yang berfungsi untuk meningkatkan imunitas pada tubuh guna mencegah virus corona covid-19.

3.Temulawak
Dengan kandungan antioksidan yang tinggi, mengonsumsi tanaman herbal yang satu ini secara rutin dapat mencegah masuknya sumber penyakit seperti virus corona covid-19 ke dalam tubuh.

4.Kunyit
Dengan tingginya kandungan antioksidan dan kurkumin pada kunyit, membuat tanaman herbal satu ini dapat menjadi andalan Anda untuk mencegah virus corona covid-19

Sumber :
https://m.merdeka.com/trending/10-tanaman-herbal-bisa-perkuat-imunitas-tubuh-buat-hindari-virus-corona-covid-19-kln.html?page=7

Tanaman toga bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Mengingat penyebaran virus corona atau COVID-19 yang begitu cepat dan banyak menyebabkan kematian di berbagai negara sehingga menimbulkan keresahan masyarakat dunia. Dengan berbagai upaya yang dilakukan guna menangkal virus ini, salah satunya mengkonsumsi multivitamin maupun suplemen dan juga tanaman herbal untuk meningkatkan imunitas.

Ketua Program Studi Profesi Apoteker, Dosen Departemen Farmakologi & Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi UGM, Ika Puspitasari mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga daya tahan tubuh menggunakan sistem imun alami tubuh agar terhindar dari virus corona.

Ika mengatakan Ada beberapa herbal yang pernah diteliti baik secara in vitro [pada sel] maupun in vivo pada hewan uji yang bisa mendongkrak imun tubuh. Salah satu tanaman toga yang dimaksud adalah kunyit. Konsumsi dapat dilakukan sepanjang waktu tertentu maksimal 8 minggu.

Sumber : tirto.id

1599647915_herbal_imun|690x431

menurut saya benar banget tanaman toga dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga dapat menurunkan resiko tertular virus covid19. Untuk menjaga dan meningkatkan sistem imun dapat dilakukan dengan imunomodulator berfungsi menaikkan (imunostimulator) respons imun dengan konsumsi vitamin C, D, E, dan zinc. Ada banyak cara untuk meningkatkan imun antara lain olahraga, berjemur dibawah sinar matahari, istirahat cukup, konsumsi makanan sehat, serta konsumsi obat herbal dimana terdapat tanaman toga yg dipercaya meningkatkan imun tubuh ketika tertular Covid-19 seperti berikut :
1. kunyit,
Kunyit mengandung kurkuminoid dan minyak atsiri yang memiliki peran sebagai antioksidan, antitumor dan antikanker. Kunyit juga mengandung anti peradangan dan antioksidan di dalamnya dapat memaksimalkan daya tahan tubuh dari berbagai penyakit, termasuk virus corona.

  1. jahe merah,
    Jahe merah membantu menjaga sistem kekebalan tubuh. Jahe merah yang sudah diekstrak disebut bisa mencegah dan membunuh bakteri serta virus yang ada di dalam tubuh. Jahe merah juga mengandung antioksidan tinggi yang berfungsi untuk pencegahan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh.

  2. temulawak
    Temulawak mengandung antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari paparan radikal bebas yang dipercaya sebagai sumber dari berbagai penyakit.
    bahwa peradangan merupakan akar dari masalah beberapa penyakit seperti kanker hingga jantung.

  3. Sereh
    dapat menurunkan demam. Selain itu, sereh juga bisa mencegah terjadinya flu dan hidung tersumbat. Serai juga diandalkan sebagai antijamur, antibakteri, antiinflamasi, antidepresan hingga antioksidan. serta bisa mengatasi depresi, mengontrol tekanan dan dan mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh.

  4. kencur
    manfaatnya untuk mengobati batuk, kencur juga memiliki zat yang sama dengan jahe dan kunyit. Kencur bisa mengatasi batuk berdahak, membuat pernapasan lebih lega dan membantu proses penyembuhan batuk secara optimal.
    itulah beberapa tanaman toga yg dipercaya meningkatkan imun tubuh sehingga dapat menurunkan resiko tertular Covid-19.

faktor yang dapat mempengaruhi sistem imunitas tubuh menurun seperti berikut
1. lingkungan
2. genetik
3. usia

Orang yang memiliki penyakit lebih rentan terserang infeksi virus. Penyakit kronis yang diderita lama seperti diabetes, hipertensi, jantung, atau kolesterol dan radang hati dapat meningkatkan kerentanan terhadap infeksi.