Banyak faktor yang ikut terlibat dalam persoalan ketahanan pangan. Salah satu faktor yang paling penting adalah berkaitan dengan isu tentang pertumbuhan penduduk yang terus mengalami kecenderungan peningkatan. Dimana hal tersebut berpengaruh terhadap permintaan pangan yang akan meningkat, sehingga pasokan pangan suatu negara dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang tinggi sudah dipastikan semakin besar dalam hal pemenuhan pasokan atau penyediaan pangan.
Penyediaan pangan melalui peningkatan produksi pangan dalam negeri sendiri dihadapkan pada masalah pokok yaitu semakin terbatas dan menurunnya kapasitas produksi. Peningkatan jumlah penduduk berpengaruh juga terhadap aktivitas ekonominya sehingga menyebabkan:
* terjadinya konversi lahan pertanian ke non pertanian
* menurunnya kualitas dan kesuburan lahan akibat kerusakan lingkungan
* persaingan pemanfaatan sumber daya dengan sektor industri dan pemukiman
Masalah ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan luas lahan pertanian yang dapat menghasilkan dan memproduksi bahan-bahan makanan, namun berkaitan erat dengan penduduk yang membutuhkan makanan tersebut. Jika pertumbuhan penduduk lebih rendah daripada pertumbuhan bahan pangan, maka mungkin ketahanan pangan tidak menjadi persoalan yang besar, namun jika sebaliknya, maka akan menjadi ancaman
Sumberdaya alam yang kita miliki belum ada usaha-usaha yang mengarah kepada peningkatan nyata hasil produksi pertanian melalui penggunaan teknologi yang tepat. Teknologi di bidang pertanian yang dapat meningkatkan produktivitas lahan, dimungkinkan dapat mengurangi tekanan penduduk. Tekanan penduduk dapat diketahui melalui indikator kapadatan penduduk dan kepadatan agraris.
Dengan begitu, diharapkan dengan adanya pertumbuhan penduduk yang cenderung meningkat pasokan dan pemenuhan pangan juga harus ditingkatkan dengan pemanfaatan teknologi yang tepat sehingga membantu dalam mengatasi hal tersebut. Karena akan sia-sia apabila sumberdaya alam yang kita miliki memiliki potensi dalam hal pemenuhan kebutuhan penduduk dalam negeri namun pengolahannya belum tepat. Maka dalam rangka menghadapi pertumbuhan penduduk yang cenderugn meningkat, penggunaan teknologi di sektor pertanian juga harus diterapkan secara tepat guna dan sasaran.
[details="Referensi"]
Marhaeni, A.A. I. N. dan Ni Nyoman, Y. (2018). Pertumbuhan Penduduk, Konversi Lahan, dan Ketahanan Pangan di Kabupaten Badung. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan Vol. 11 No. 1.
Suryana, A. (2014). Menuju Ketahanan Pangan Indonesia Berkelanjutan 2025: Tantangan Dan Penanganannya (Toward Sustainable Indonesian Food Security 2025: Challenges and Its Responses). Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, Volume 32 No. 2.
[/details]