Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Mengerjakan tugas lebih enak dicicil atau kebut semalam?

unsplash_tugas|690x346

Selama kita menjadi mahasiswa pasti kita pernah menemui teman atau bahkan kita sendiri kalau mengerjakan tugas itu dekat dengan deadline atau kebut semalam, tapi nggk jarang juga ada temen-temen kita yang sudah menyelesaikan tugasnya jauh-jauh hari atau dengan cara menyicilnya. Semua itu tergantung dari keputusan mahasiswanya itu sendiri, ada yang kebut semalam karena alasan tertentu dan juga ada yang menyicil karena alasan tertentu.

Nah menurut Youdics nih atau sepengalaman youdics lebih enak mana sih mengerjakan tugas dengan dicicil atau semalam selesai?

160

Aku tipikal yang suka mengerjakan tugas dengan dicicil. Apalagi jika tugasnya banyak. Kayak udah auto terpercah" gitu per hari mau ngapain aja. Tapi dalam eksekusinya, otak aku optimalnya dengan cara semalam selesai. Nggak tau kenapa ya, otak jadi encer aja gitu. Kayak hal yang dipikirin kemarin tuh nggak berimpact banget gitu hahaha.

Pernah dapet pengalaman jelek juga karena nyicil tugas. Dapat guru yang moody an banget gitu. Jadi aku udah nyicill banyak, eh taunya h-1 pelajaran, si ibu bilang gajadi dikumpul deh. Trus darisitu aku jadi sedikit malas untuk nyicil tugas. Kayak trauma(?) hahaha ya kali trauma tugas. Pokok gitu deh hehe.

Overall aku lebih suka dan recomended dengan cara menyicil. Bisa nggak bisa harus bisa. Dicoba untuk berlatih aja sihh. Karena dengan menyicil juga time management menjadi lebih bagus dan hasil bisa optimal karena masih banyak waktu untuk review dan memperbaiki

Saya pribadi, lebih senang mengerjakan tugas secara bertahap/dicicil. Selain memperingan beban kita diakhir nanti, dengan dicicil kita tidak akan merasa terburu buru dalam mengerjakannya. Ini penting untuk mendapatkan fokus maksimal serta kita juga sambil mempelajari dan mereview kembali materi materi yang sudah kita pelajari. Apalagi untuk saya yang berkecimpung di dunia desain dan konstruksi, akan sangat mustahil bila suatu pekerjaan dikerjakan secara kebut semalam. Karena melibatkan perhitungan dan gambar yang presisi sehingga dituntut untuk fokus dan konsentrasi maksimal. Dan hal hal itu tidak akan didapat ketika mengerjakan tugas dengan kebut semalam.

Sebetulnya jika di lihat; lebih enak kerjain tugas di cicil atau SKS lebih enak yg dicicil, karena dengan mengerjakan tugas dicicil bisa mendapatkan hasil yang lebih bagus dan lebih santai tanpa ada nya olahraga jantung dadakan.
Aku sendiri adalah golongan mengerjakan tugas kebut semalam karena menganut paham "klo bisa di selesain dalam beberapa jam, kenapa harus pusing selama berhari-hari" LOL karena terkadang otak lebih mudah terbuka ketika mepet. Tapi untuk beberapa tugas seperti analisis atau mini research itu memang diharuskan untuk mengerjakan secara bertahan untuk mendapatkan hasil yang bagus dan tidak bisa di kerjakan SKS.

Kalau saya sendiri tergantung tugasnya kalau tugas individu saya lebih baik di cicil supaya nggak keteteran nantinya. Tapi kalau tugas kelompok biasanya di kebut semalam karena biasanya banyak anggota kelompok yang setiap saya ajak kerja kelompok selalu ada alasan jadinya menjadi penghambat bagi kelompok. Jadi saya juga jika ada tugas kelompok kadang menyicil juga dikerjakan sendiri nanti sisanya didiskusikan dengan kelompok. Karena saya tipe orang yang suka cari aman saja daripada nantinya gak punya nilai lebih baik usaha buat nyari nilai meskipun sebagian orang tidak kerja dalam kelompok tersebut.

Dalam mengerjakan tugas-tugas, saya pribadi lebih memilih untuk mengerjakannya secara bertahap atau mencicil. Menurut saya dengan menjalankan sistem ini, pekerjaan yang saya lakukan akan terasa lebih ringan. Hal ini dikarenakan segalanya akan lebih teratur, time management dapat dikelola dengan baik, serta persiapan dapat saya lakukan secara matang.

Ketika saya mengerjakan tugas dengan sistem kebut semalam, saya cenderung merasa dikejar-kejar oleh waktu dan hal hasil pekerjaan yang saya kerjakan tidak dapat terselesaikan dengan maksimal. Saya pernah berada disituasi tersebut dan saya merasa kecewa akan hasil yang saya peroleh. Maka dari itu, hal tersebut membuat saya enggan untuk memilih sistem kebut semalam dan sebisa mungkin saya menghindari metode ini ketika mengerjakan tugas atau suatu pekerjaan apapun.

Saya setuju dengan beberapa pendapat diatas yang menyatakan lebih fokus dan tenang dalam analisis serta tidak terburu-buru jika mengerjakan tugas dicicil. Karena saya pribadi lebih suka mengerjakan tugas dicicil daripada kebut semalam. Selain lebih tenang dan tidak terburu-buru, saya bisa mengerjakan tugas dengan maksimal dan mencari referensi lebih banyak. Saya juga bisa membaca kembali terkait tugas saya dan memeriiksa penggunaan diksi dan typo sebelum mengumpulkan tugasnya. Dan jika ada hal-hal diluar kendali terkait tugas, saya tidak kaget dan tergesa-gesa dalam mengerjakannya.

Sedangkan jika tugas kebut semalam, saya menjadi tidak fokus dan lebih sering gelisah terkait deadline daripada tugas itu sendiri. Hal itu yang cukup menyebalkan menurut saya jika mengerjakan tugas kebut semalam.

Bedasarkan pengalaman saya jujur saja ketika mengerjakan tugas itu lebih enak dicicil pertama kita lebih santai ngerjainnya, kedua mengerjakannya lebih sungguh sungguh, ketiga hasilnya lebih memuaskan. Pernah coba kebut semalam tetapi hasil tidak maksimal tugas tidak memuaskan badan lelah karena begadang semalaman

saya lebih suka mengerjakan tugas secara bertahap atau dicicil jika dibandingkan dengan sistem kebut semalam. mengapa demikian? alasannya saya dapat mengerjakan tugas tersebut leih tenang, tidak terburu-buru dan dapat memeriksa kembali tugas apabila telah dikerjakan jika dibandingkan dengan sistem kebut semalam. Dengan mengerjakan tugas secara bertahap juga memberikan waktu untuk beristirahat dan mengerjakan hal lain selain tugas yang diberikan. Selain itu setiap mata kuliah bisa saja memberikan lebih dari satu tugas. Hal ini belum lagi ditambah kelas-kelas lain dan kerumitan tugasnya masing-masing.

Terlepas dari apa yang dikerjakan, menurut saya lebih baik jika dikerjakan dengan cara dicicil. Karena tugas yang tugas yang dikerjakan kebut semalam tidak sebanding hasilnya dengan usaha yg dilakukan. Dilansir dari healthdetik.com terdapat sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari University of California, Los Angeles dalam studinya yang dipublikasikan dalam jurnal Child Development .

Peneliti melibatkan 535 siswa menengah di kawasan Los Angeles yang tengah berada di kelas 9, 10 dan 12. Peneliti meminta partisipan untuk membuat diary berisi jumlah waktu yang mereka habiskan untuk tidur dan belajar selama dua minggu. Termasuk kapan saja partisipan merasa kesulitan memahami pelajaran di kelas dan kapan saja partisipan mendapatkan nilai jelek dalam tugas atau ujian. Setelah dianalisis, peneliti menemukan bahwa semakin banyak jam tidur yang dikurangi siswa untuk belajar maka semakin buruk kinerja mereka saat mengerjakan tugas atau ujian.
Maka dari penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa mengerjakan tugas dengan mencicil kan lebih efektif dan akan lebih maksimal hasil yang dikeluarkan.

(https://health.detik.com/anak-dan-remaja/d-1998503/belajar-gaya-sistem-kebut-semalam-tak-sebanding-dengan-hasilnya)

Saya tim nyicil. Karena ketika udah mepet deadline dan tugas-tugas belum selesai itu rasanya malah panik dan gak bisa fokus karena harus terbagi-bagi. Jadinya bikin kerjaan juga gak rapih karena kurangnya waktu untuk mengecek kembali, apalagi jika tugas tersebut memiliki banyak format aturan dan mengharuskan saya untuk berkali-kali mengeceknya.
Ditambah lagi, ketika menjelang ujian akhir, biasanya tugas-tugas memiliki deadline yang berbarengan sementara waktu yang dimiliki gak banyak.

Saya berprinsip, ketika saya bisa menyelesaikannya lebih awal maka saya bisa melakukan lebih banyak hal dengan tidak adanya beban pikiran yang mengganggu.