Kalo aku tim ngerjain tugas jauh-jauh hari. Karena aku jadi bisa memiliki waktu lebih banyak untuk memahami tugas dengan baik, sehingga output yang dihasilkan pun jadi lebih maksimal. Selain alasan itu, dulu aku pernah nmerasakan betapa lelahnya mengerjakan tugas sistem kebut semalam. Mood jadi berantakan karena capek, belum lagi pada pagi hari ketika masuk kuliah, badan rasanya lesu karena semalaman begadang mengerjakan tugas, alhasil ilmu yang diberikan dosen pun tidak terserap degan baik. Sehingga menurutku, mengerjakan tugas metode SKS ini kurang atau bahkan tidak efektif sama sekali.
Selain itu, hasil penelitian yang dilakukan oleh Umar et al, tahun 2018, membuktikan bahwa kebiasaan mengerjakan tugas kebut semalma meningkatka tingkat plagiarisme oleh mahasiswa. Sebanyak 73% dri 34 responden dikatakan plagiarisme dikarenakan lupa mencantumkan sumber. Dalam hal ini, gaya belajar SKS dinilai kurang baik untuk para akademisi. Karena dengan gaya belajar tersebut bisa mengakibatkan terjadinya plagiarisme.
Sumber:
Umar, W. Rahmah., Amalia S. R., Yeni R,.2018. Dampak Sistem Kebut Semalam Terhadap Tingkat Plagiarisme Tugas Mahasiswa IKIP Siliwangi. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Vol. 1, No. 4.