Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Mengerjakan tugas lebih enak dicicil atau kebut semalam?

unsplash_tugas|690x346

Selama kita menjadi mahasiswa pasti kita pernah menemui teman atau bahkan kita sendiri kalau mengerjakan tugas itu dekat dengan deadline atau kebut semalam, tapi nggk jarang juga ada temen-temen kita yang sudah menyelesaikan tugasnya jauh-jauh hari atau dengan cara menyicilnya. Semua itu tergantung dari keputusan mahasiswanya itu sendiri, ada yang kebut semalam karena alasan tertentu dan juga ada yang menyicil karena alasan tertentu.

Nah menurut Youdics nih atau sepengalaman youdics lebih enak mana sih mengerjakan tugas dengan dicicil atau semalam selesai?

157

Sebagai mahasiswa saya bisa merasakan dan mengerti situasi ini. Dalam pengalaman pribadi, saya bisa katakan dicicil lebih baik dibanding kebut semalam. Selain waktu yang tidak terlalu terburu-buru, kita memiliki banyak waktu untuk memperdalam topik, analisis, serta memeriksa kembali hasil tugas. Namun, cara ini begitu sulit apabila suasana atau mood sedang tidak baik, sehingga kemungkinan rasa malas datang dan mengakibatkan penguluran waktu dalam mengerjakan tugas. Penguluran waktu ini bisa jadi mengakibatkan pengerjaan tugas kebut semalam.

Aku merupakan tim ngerjain tugas dengan dicicil, karena menurutku aku dapat mengerjakan dengan santai tanpa rasa takut dan cemas seperti dikejar sesuatu.

[quote="Sabilnur, post:2, topic:161078"]
kita memiliki banyak waktu untuk memperdalam topik, analisis, serta memeriksa kembali hasil tugas.
[/quote]
Aku setuju dengan pendapat di atas, dimana pastinya dengan memiliki waktu yang lebih banyak, kita mampu memperdalam dan lebih memahami topik yang akan dibahas. Menurut aku, kalau ngerjain sesuatu dengan terburu-buru, posibilitas untuk ada yang missed itu lebih besar, karena kita tidak dapat memeriksa lagi tugas yang sudah dikerjakan karena waktu yang minim atau terbatas. Selain itu, berdasarkan pengalaman aku sendiri, kalau ngerjain terburu-buru itu tujuannya adalah “yang penting selesai” tanpa memikirkan benar salahnya jawaban yang aku tulis, jadi bisa dibilang ngerjainnya jadi kurang sungguh-sungguh.

Enakan kebut semalam, banyak kelebihannya juga. Tugas adalah bagian dari sekolah atau kuliah dimana itu adalah tempat kita belajar jadi tidak perlu takut salah dalam mengerjakan tugas, dan dari sistem kebut semalam kita dapat belajar banyak hal yang bermanfaat, yaitu banyak waktu luang untuk mengerjakan hal lain selain tugas, melatih kemampuan berpikir cepat seperti cepat memahami topik dan cepat memberi jawaban yang akurat, mengasah keterampilan menulis secara stabil atau keterampilan mengetik sepuluh jari, melatih analisis kesalahan dalam waktu singkat, dan lain lain.

Aku lebih memilih mengerjakan tugas dengan dicicil.

Alasannya kurang lebih sama seperti teman-teman di atas, yaitu karena kita akan lebih memiliki banyak waktu untuk menganalisis, mengidentifikasi, memahami sebuah tugas yang diberikan oleh guru ataupun dosen. Disamping itu kita juga memiliki banyak kesempatan untuk melakukan koreksi terhadap tugas yang telah kita kerjakan sedikit demi sedikit, sehingga peluang terjadinya kesalahan pun kemungkinan akan lebih sedikit dibandingkan mengerjakan tugas secara terburu-buru karena dikejar oleh waktu. Terlebih aku adalah tipe orang yang tidak suka mengerjakan tugas dalam waktu yang mepet dengan deadline, karena aku tidak punya waktu lebih untuk berpikir secara matang sebab waktu yang terbatas. Selain itu, aku adalah tipe orang yang mudah panik sehingga rasanya akan semakin menyiksa diri ketika aku dengan sengaja mengerjakan tugas dengan sistem kebut semalam.

Tidak hanya itu, kebiasaan mengerjakan tugas dengan sistem kebut semalam atau yang disebut SKS merupakan perilaku yang buruk, karena kita secara sengaja menumpuk tugas atau tanggung jawab kita sebagai mahasiswa dimana hal tersebut sangat tidak baik khususnya ketika memasuki dunia kerja. Terkecuali, memang kita sebelumnya tidak memiliki waktu luang untuk mengerjakan tugas, sehingga terpaksa tugas tersebut dikerjakan dengan sistem kebut semalam. Namun, budaya SKS ini masih banyak diterapkan oleh mahasiswa dengan sengaja. Sebagian besar dari mereka menganggap bahwa ketika mengerjakan tugas dengan kepepet maka mereka akan lebih mudah memperoleh inspirasi atau seringkali didengar “The power of kepepet”. Namun, aku pribadi tidak menyarankan untuk mengerjakan tugas dengan SKS.

Saya pribadi adalah prang yang selalu mengerjakan tugas dengan sistem kebut semalam, namun hal ini tidak sepenuhnya berhasil karena mungkin saja tugas yang diberikan sulit atau ada faktor yang menyebabkan tugas itu tidak dapat diselesaikan dengan sistem kebut semalam, alhasil saya sering tidak menyelesaikan tugas 100% jika menggunakan cara tersebut. jadi sebaiknya dalam mengerjakan tugas atau apapun itu sebaiknya dilakukan jauh hari dan anda menyicilnya sedikit demi sedikit, saya rasa itu akan sangat jauh lebih efektif ketimbang dengan sistem kebut semalam

Menurut saya lebih enak dicicil karena kalau tugas dicicil tidak bingung ketika sudah h-1. Biasanya juga pada hari tertentu tugas bisa numpuk. Kalau dikerjakan kebut semalam bisa-bisa tugas tidak selesai karena banyaknya tugas dan pengerjaannya pun tidak maksimal. keuntungan mengerjakan dicicil bisa meringankan kita jika menghadapi tugas yang menumpuk.

Menurutku ini merupakan pilihan pengerjaan tugas yang seringkali diperdebatkan. Kembali lagi kepada pribadi masing-masing, lebih terbiasa yang mana? dicicil atau dikebut. Untuk kedua opsi tersebut, jujur saja menurut saya untuk penugasan yang dicicil lebih memiliki banyak benefit daripada pengerjaan tugas yang dikebut semalam. Seperti yang sudah disampaikan oleh beberapa teman-teman diatas, dengan mencicil tugas kita bisa menjadi lebih tenang dan tidak terburu-buru. Dengan mencicil juga memungkinkan adanya revisi atau perbaikan progress tugas yang sedang kita kerjakan. Tapi menurut aku pribadi juga terdapat beberapa kelemahannya. Dalam mencicil tugas, tentunya kita akan meninggalkan sejenak tugas tersebut untuk bisa lanjut di kemudian hari. Nah, untuk bisa mengumpulkan mood dan momentum untuk melanjutkan tugas tersebut inilah yang menurutku agak sulit. Tentunya kita akan terdistract banyak hal dan agak susah untuk melanjutkan.

Untuk aku pribadi, aku tim dua-duanya, bergantung pada banyak atau sulitnya tugas tersebut. Namun, aku akan cenderung pada kebut semalam. Mengapa? karena aku merupakan orang yang cukup susah untuk bisa mendapatkan mood yang pas untuk mengerjakan sesuatu, termasuk dalam mengerjakan tugas. Dengan kebut semalam, aku bisa mendapatkan momen yang tepat untuk langsung menyelesaikan tugas tersebut. Ditambah lagi dengan kebut semalam, otak kita bisa lebih terstimulasi untuk bisa berpikir cepat. Dengan catatan, aku lebih prefer kebut semalam pada jauh hari sebelum deadline. Karena menurutku apabila kita mengerjakan tugas dengan kebut semalam pada H-1 hari/jam/menit deadline akan mengakibatkan hasil tugas kita kurang maksimal.

Tergantung kondisi. Terkadang jika saya merasa mampu dan tidak timbul hambatan seperti kebingungan dalam pengerjaanya, saya lebih mimilih untuk kebut semalam atau meyelesaikannya pada hari itu. Namun, jika timbul hambatan maka saya akan lebih memilih untuk mencicil. Sistem kebut semalam juga tidak selalu buruk, jika dilakukan sebelum deadline pengumpulan tugas tersebut. Namun terkadang, jika mengerjakan tugas kebut semalam timbul perasaan menyesal dan kurang maksimal ketika sudah dikumpulkan.

aku si tipe di cicil ya. Kenapa? karena aku sendiri gak bisa mengerjakan sesuatu dengan tergesa-gesa nanti hasilnya bakalan kurang maksimal dan ketika dapet feedback jelek dari dosen nyesel deh, so sebisa aku setiap hari aku bikin to do list untuk membantu aku mengelola time management.

Menurutku pengerjaan tugas, baik dengan cara mencicil jauh-jauh hari maupun system kebut semalam (SKS) sama-sama efektif bergantung pada masing-masing pribadi. Menurutku, dengan mencicil tugas jauh-jauh hari akan membuat kita akan lebih focus, tenang, tidak terburu-buru dan pada akhirnya akan menghasilkan tugas yang baik pula. Kita juga memiliki waktu yang sangat cukup untuk mencari bahan-bahan bacaan untuk tugas yang diberikan, bahkan juga dapat mengkoreksi ulang apabila diperlukan. Mencicil tugas jauh-jauh hari sebelum deadline biasanya aku lakukan apabila tugas tersebut dirasa berat, sedang banyak tugas atau ada agenda yang harus dihadiri. Namun, tidak jarang juga apabila tugas lain yang diberikan sedang banyak dan memakan waktu yang lama, kita menjadi terpaksa untuk mengerjakan dengan system kebut. Menurutku, system kebut semalam juga tidak sepenuhnya salah, namun juga ada manfaatnya. Sebagai contoh system kebut semalang melatih kita untuk berpikir dengan cepat, dan juga dapat memotivasi kita untuk segera mengerjakan tugas, karena sadar waktu yang dimiliki sudah tidak banyak lagi. Selain itu, saat mengerjakan tugas dengan system ini tidak jarang kreatifitas kita justru muncul sehingga dapat menyelesaikan tugas dengan mudah. Meskipun begitu, sebaiknya mengerjakan tugas lebih baik tidak terburu-buru agar dapat menghasilkan tugas yang berkualitas.