Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Perbuatan Apa Saja Yang Dilarang Dalam Ajaran Islam?

Anonymous 5 years ago

Perbuatan-perbuatan apa saja, yang masih banyak dilakukan oleh umat Islam, padahal perbuatan-perbuatan tersebut dilarang oleh ajaran agama Islam?

28

1. Beramal untuk (mendapat ridha) manusia

"Allah Ta'ala berfirman: "Aku adalah yang paling tidak butuh dengan syirik (persekutuan) Siapa saja beramal dengan amalan yang ia mempersekutukan Aku di dalamnya, maka Aku tinggalkan ia dan sekutunya

2. Keadaan lahiriah yang terlihat shaleh padahal hatinya rusak

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Sungguh aku mengetahui beberapa kaum yang akan datang pada hari Kiamat dengan membawa kebaikan seperti gunung Tuhamah yang putih, tetapi Allah menjadikannya debu yang berterbangan. Berkata Tsauban : "Wahai Rasulullah  terangkanlah sifat mereka pada kami! Agar kami tidak tergolong mereka dalam keadaaan kami tidak tahu." Beliau menjawab : "Mereka adalah kawan-kawan kalian dan dari kaum kalian. Mereka melakukan di malam hari sebagaimana yang kalian lakukan. Akan tetapi mereka adalah satu kaum jika dalam keadaan sendiri, mereka melakukan apa yang diharamkan Allah."

3. Sombong 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Tidaklah masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat seberat biji sawi kesombongan." Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan melecehkan manusia.

4. Memanjang kan pakaian melebihi mata kaki

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Memanjangkan sarung, pakaian dan imamah. Barangsiapa yang memanjangkan sesuatu karena kesombongan, maka Allah tidak melihat kepadanya kelak di hari Kiamat."

5. Hasad (iri)

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Jauhilah sifat iri, sesungguhnya sifat iri itu memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar”. Dalam riwayat lain: rumput”

6. Riba

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Allah melaknat pemakan riba dan pemberi riba”.

“Satu dirham riba yang dimakan oleh seseorang sedang ia tahu, maka itu lebih berat dari pada 36 kali berzina”.

7. Pecandu minuman keras 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Tidak akan masuk surga pecandu khamar, orang yang percaya dengan sihir dan pemutus hubungan silaturrahim”.

"Barangsiapa yang meminum minuman keras, maka tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh hari." 

8. Dusta

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Celakalah orang yang berbicara tentang suatu hal dengan tujuan agar membuat tawa suatu kaum meski dengan berdusta. Celakalah ia, celakalah ia." 

9. Tajassus (memata-matai) 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Siapa saja mendengarkan pembicaraan suatu kaum sedang mereka benci kepadanya, atau mereka menjauh darinya, maka pada hari Kiamat nanti telinganya akan disiram dengan timah yang panas”. 

10. Gambar

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Sesungguhnya orang yang paling berat siksanya pada hari Kiamat nanti adalah para pelukis”.

“Malaikat tidak akan memasuki rumah yang ada anjing dan gambar makhluk yang bernyawa di dalamnya”. 

11. Namimah (Adu domba)

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Tidak akan masuk surga para pengadu domba” Namimah adalah menyebarkan gosip untuk tujuan merusak atau mencelakai orang lain. 

12. Ghibah (Menggunjing)

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Tahukah kamu apa ghibah itu? Mereka berkata, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu. Nabi SAW menjawab, "Yaitu kamu menyebutkan tentang saudaramu apa yang tidak ia suka." Ditanyakan pada beliau: "Bagaimana menurut anda jika apa yang aku katakan itu memang benar ada pada saudaraku? Nabi SAW
menjawab, "Jika hal itu ada padanya, maka kamu telah berbuat ghibah, dan jika hal itu tidak ada padanya, berarti kamu telah berdusta padanya”.

13. Melaknat

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Melaknat seorang mukmin adalah seperti membunuhnya”

“Bagi orang-orang yang suka melaknat tidak akan menjadi ahli syafaat dan syuhada (saksi) pada hari kiamat”.

14. Menyebarkan rahasia hubungan suami istri

Nabi Muhammad SAW bersabda,

Sesungguhnya orang yang paling jelek kedudukannya pada hari kiamat adalah orang laki-laki yang menggauli istrinya, atau wanita yang bercumbu dengan suaminya, kemudian menyebarkan rahasia hubungan intim mereka berdua”.

15. Berbuat kekejian

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Sesungguhnya manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah di hari Kiamat, yaitu orang yang mana manusia meninggalkannya karena perbuatan kejinya.

"Kesalahan yang paling banyak diperbuat oleh anak Adam terletak pada lidahnya."

16. Menuduh seorang muslim dengan kekufuran 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Seseorang yang berkata kepada saudaranya, "Wahai kafir", maka ia telah menetapkan hal itu kepada salah satu dari keduanya jika saudaranya itu seperti apa yang ia katakan, jika tidak maka kembali kepadanya”.

17. Orang yang menasabkan dirinya pada selain ayahnya 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Siapa saja mengaku (menasabkan dirinya) kepada selain bapaknya, sedang ia tahu, maka surga haram baginya”.

“Janganlah kalian membenci ayahayah kalian. Siapa saja benci kepada bapaknya, maka ia telah kufur”

18. Intimidasi terhadap muslim 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Tidak halal bagi seorang muslim untuk mengintimidasi seorang muslim lainnya”.

“Siapa saja mengarahkan pedang kepada saudaranya, maka malaikat akan melaknatnya sampai ia meletakkan pedangnya”.

19. Membunuh orang yang minta perlindungan di negara Islam 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Siapa saja membunuh jiwa yang dilindungi dengan tanpa haknya, maka ia tidak akan mencium bau surga, padahal aromanya bisa tercium dari jarak sejauh seratus tahun”.

20. Memusuhi wali-wali Allah 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Sesungguhnya Allah berfirman:“Siapa saja menyatakan permusuhan pada waliku, maka aku telah mengizinkan waliku untuk memeranginya”.

21. Memanggil sayyid pada orang munafik dan kafir 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Janganlah kamu mengatakan kepada seorang munafik sayyid; karena sesungguhnya jika ia menjadi sayyid, berarti kalian telah mendatangkan murka Tuhan kalian (Allah) " 

22. Menipu rakyat 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Tidaklah seorang hamba yang dipilih Allah menjadi seorang pemimpin, kemudian ia meninggal dalam keadaan menipu rakyatnya, melainkan Allah haramkan surga baginya”.

23. Fatwa tanpa ilmu 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Siapa saja diberi fatwa tanpa ilmu, maka dosanya dibebankan kepada orang yang memberikan fatwa kepadanya”.

24. Meninggalkan Shalat Jum'at dan Asar tanpa ada udzur 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Siapa saja meninggalkan shalat Jum'at tiga kali karena meremehkan (tanpa udzur), maka Allah akan mencap pada hatinya”.

"Barangsiapa yang meninggalkan shalat Ashar, maka hapuslah amalannya."

25. Lalai dalam melaksanakan shalat 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah shalat, Siapa saja meninggalkanya maka berarti ia kafir”.

“Batasan antara seseorang dengan kesyirikan adalah meninggalkan shalat”.

26. Lewat di depan orang yang shalat 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Sekiranya orang yang lewat di depan orang shalat mengetahui besarnya dosa jika ia melewatinya, tentu menunggu hingga empat puluh (hari) lebih baik baginya dari pada ia melewatinya”.

27. Menggangu orang-orang yang shalat 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Siapa saja makan bawang merah, bawang putih dan bawang bakung, maka janganlah mendekati masjid kami; karena sesungguhnya malaikat merasa terganggu sebagaimana terganggunya anak Adam”.

28. Ghasab tanah 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Siapa saja mengambil sejengkal tanah dengan zhalim, maka Allah akan mengalungkannya pada hari kiamat dari tujuh bumi”. 

29. Perkataan yang membuat Allah murka 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Dan sesungguhnya seorang hamba mengucapkan perkataan yang menyebabkan kemurkaan Allah tanpa ia memperdulikannya, maka dia akan terjatuh bersama perkataan itu ke dalam neraka jahanam selama tujuh puluh musim gugur”.

30. Banyak bicara tanpa berdzikir 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Janganlah banyak bicara tanpa berdzikir kepada Allah, karena banyak bicara tanpa berdzikir kepada Allah merupakan kekerasan hati”.

31. Menggembar-gemborkan diri dalam pembicaraan 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Sesungguhnya orang paling aku benci, dan yang paling jauh tempat duduknya dariku pada hari kiamat adalah tsartsaruun (para penceloteh/yang banyak bicara), mutasyaddiquun (yang berbicara dibuat-buat), dan mutafaihiquun (orang yang berbicara dengan menyombongkan diri)”. 

32. Lalai dari dzikir pada Allah 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Tidaklah suatu kaum yang berkumpul dalam sebuah majlis, dimana mereka tidak mengingat Allah dan tidak bershalawat pada nabi, melainkan mereka akan mendapatkan kekurangan dan penyesalan. Jika Allah menghendaki, akan menyiksa mereka dan jika Dia berkehendak, akan Dia ampuni." 

33. Menampakkan kegembiraan atas bencana yang menimpa seorang muslim 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Janganlah engkau menampakkan kegembiraan atas bencana yang menimpa saudaramu, karena hal itu akan mendatangkan rahmat Allah padanya dan cobaan dari Allah pada dirimu."

"Barangsiapa yang menjelekjelekkan perbuatan dosa yang dilakukan oleh saudaranya, maka ia tidak akan mati sampai ia melakukannya."

34. Pertikaian antara sesama muslim 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Tidak halal bagi seorang mukmin untuk meninggalkan (tidak mau bicara dan tidak mau bertemu) saudaranya melebihi tiga hari. Siapa saja berseteru dengan saudaranya melebihi tiga hari lalu ia meninggal dunia, maka ia akan masuk neraka”. 

35. Terang-terangan dalam bermaksiat 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Setiap umatku akan diampuni kecuali orang-orang yang maksiat secara berterang-terangan."

36. Berperangai buruk 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Sesungguhnya akhlaq yang buruk itu bisa menyebabkan rusaknya amalan sebagaimana cuka dapat merusak madu."

37. Meminta kembali hadiah 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Orang yang meminta kembali hadiah yang telah diberikan seperti anjing yang muntah lalu menjilatnya kembali”.

“Tidak halal bagi seseorang memberikan sesuatu lalu memintanya kembali”.

38. Mendzalimi tetangga 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Sungguh bila seorang laki-laki berzina dengan sepuluh orang wanita, maka hal itu adalah masih lebih ringan ketimbang ia berzina dengan wanita tetangganya. Dan sungguh seorang laki-laki yang mencuri dari sepuluh rumah adalah masih lebih ringan ketimbang ia mencuri dari tetangganya."

39. Memandang apa yang diharamkan 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Telah ditetapkan atas anak Adam bagiannya dari perbuatan zina, dan itu adalah hal yang mesti. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga adalah dengan mendengar. Zinanya lisan adalah dengan ucapan. Zina tangan adalah dengan memukul. Zinanya kaki adalah dengan berjalan. Dan hati menginginkan serta berangan-angan. Kemudian hal itu dibenarkan atau didustakan oleh kemaluan."

40. Menyentuh perempuan yang bukan muhrim 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Seandainya kepala seorang laki-laki ditusuk dengan jahitan dari besi, maka itu adalah lebih baik daripada ia menyentuh perempuan yang tidak halal baginya."

"Sesungguhnya aku tidak menyalami wanita."

41. As-Syighar (kawin tukar) 

(Rasulullah  melarang nikah syighar). Syighar adalah seseorang menikahkan anak perempuannya dengan syarat orang itu menikahkan anak perempuannya kepadanya, dan antara keduanya tidak ada mahar.

42. Meratapi mayat 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Siapa saja diratapi (saat meninggal dunia), maka ia akan disiksa sesuai dengan ratapan tersebut pada hari kiamat." Rasulullah SAW melaknat perempuan yang meratapi dan pendengar (suka mencari kabar kejelekan orang lain)."

43. Sumpah tidak dengan nama Allah 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Siapa saja bersumpah dengan selain Allah, maka ia telah kufur atau syirik."

"Siapa saja bersumpah hendaklah bersumpah dengan nama Allah, atau (kalau tidak bisa, hendaknya) diam."

"Siapa yang bersumpah atas amanah, maka ia bukanlah dari gongan kami."

44. Sumpah palsu 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Siapa saja bersumpah palsu untuk merebut harta seorang mukmin dan ia telah berbuat fajir (dzalim) kepadanya, maka ia akan bertemu (menghadap) Allah dalam keadaan murka kepadanya."

45. Bersumpah dalam jual beli 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Janganlah kamu banyak bersumpah dalam jual beli, sesungguhnya sumpah itu melariskan dagangan lalu menghanguskannya”.

“Sumpah itu dapat melariskan dagangan, akan tetapi dapat menghapus (berkah) penghasilan”.

46. Tasyabbuh (menyerupai orang-orang kafir) 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Siapa saja menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dalam golongan mereka”.

“Bukan dari golongan Kami orang yang menyerupai selain kami”.

47. Mendirikan bangunan di atas kubur 

Rasulullah SAW melarang membangun (memplester) kuburan, duduk di atasnya, atau mendirikan bangunan di atasnya.

48. Pelanggaran janji dan khianat 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Apabila Allah mengumpulkan manusia yang terdahulu hingga yang terakhir pada hari kiamat, maka diangkat dari tiap orang yang melanggar janji dan berkhianat suatu bendera, lalu dikatakan: ini adalah penghianatan fulan bin fulan”.

49. Duduk di atas kubur 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Sekiranya salah seorang dari kamu duduk di atas bara lalu pakaiannya terbakar hingga sampai ke kulitnya, hal itu lebih baik baginya daripada duduk di atas kuburan”.

50. Gila hormat 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Barangsiapa yang ingin manusia berdiri untuk menghormatinya, maka hendaklah ia menyiapkan tempat duduknya di neraka."

51. Orang yang membuka pintu permasalahan baru

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Dan tidaklah seorang hamba membuka pintu permasalahan baru, kecuali Allah akan membukakan baginya pintu kemiskinan”.

"Barangsiapa yang meminta pada manusia untuk memperbanyak, maka sebenarnya ia meminta bara api. Maka terserah padanya, apakah ia akan mengurangi atau memperbanyak."

52. Tanajusy (curang dalam menawarkan dagangan) 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Janganlah penduduk kota menjualkan barang dagangan penduduk kampung/desa (maksudnya jangan menjadi tengkulak, karena dikhawatirkan penduduk kampung/dusun tersebut tidak tahu harga pasar, lalu ditipu oleh tengkulak tersebut – pent). Janganlah kalian melakukan najsy (curang dalam menawarkan barang dagangan), dan janganlah seseorang menjual barang yang ada dalam penawaran saudaranya”.

53. Mengumumkan barang hilang di dalam masjid 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Siapa saja mendengar seseorang mencari/mengumumkan barang yang hilang di dalam masjid, hendaknya ia mengatakan kepadanya: “Semoga Allah tidak akan mengembalikannya kepadamu”; karena masjid tidak di bangun untuk yang demikian.

54. Mencela setan 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Janganlah kalian mencela setan dan berlindunglah kalian dari kejahatannya."

Berkata seorang sahabat : Pernah suatu ketika aku membonceng nabi SAW. Tiba-tiba hewan tunggangan beliau terjatuh, maka aku mengatakan : "Celakalah setan". Maka beliau bersabda : "Janganlah engkau mengatakan celakalah setan, karena dengan begitu ia akan menyombongkan diri hingga seperti rumah dan mengatakan : "Dengan kekuatanku". Tetapi ucapkanlah : "Bismillah/Dengan menyebut nama Allah", karena jika engkau mengucapkannya, maka setan akan mengecil hingga seperti nyamuk."

55. Mencela sakit demam 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Janganlah kalian mencela penyakit demam, karena ia dapat menghapuskan kesalahan anak Adam seperti halnya pandai besi menghilangkan karat besi."

56. Mengajak kepada kesesatan 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Siapa yang menyeru pada jalan kesesatan, maka ia berdosa seperti dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa-dosa mereka sedikitpun”.

57. Larangan dalam hal adab minum

Rasululah SAW melarang minum dari mulut bejana atau tempat air. Beliau juga melarang minum sambil berdiri.

58. Minum memakai bejana emas atau perak 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Janganlah kalian minum dengan menggunakan bejana/wadah yang terbuat dari emas dan perak, janganlah memakai pakaian yang terbuat dari sutra dan dibaj (semacam sutra), sesungguhnya semua itu bagi mereka (orang kafir) di dunia, dan bagi kamu di akhirat”.

59. Minum dengan tangan kiri 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Janganlah sekali-kali salah seorang dari kamu makan dengan tangan kiri, dan janganlah minum dengan tangan kiri; karena sesungguhnya setan makan dan minum dengan tangan kiri”

60. Memutuskan hubungan silaturrahim 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Tidaklah masuk surga orang yang memutuskan tali silaturrahim”.

61. Tidak bershalawat pada nabi SAW

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Celakalah seseorang yang ketika disebut namaku di sisinya, lalu ia tidak bershalawat kepadaku”.

“Orang bakhil (kikir) adalah orang yang disebutkan namaku di sisinya tapi dia tidak bershalawat kepadaku”

62. Memelihara anjing 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Siapa saja memlihara anjing selain anjing pemburu, maka pahalanya berkurang setiap harinya dua qirath”.

63. Menyakiti binatang 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Seorang perempuan disiksa karena kucing, ia mengurungnya hingga mati, maka ia masuk neraka karena perbuatannya itu”.

Janganlah kalian menjadikan sesuatu yang bernyawa sebagai sasaran (panah atau tembak dll untuk sekedar mainan (hobi).”

64. Mengalungkan lonceng pada hewan 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Malaikat tidak akan menemani satu rombongan yang didalamnya ada anjing dan lonceng"

"Lonceng itu adalah seruling-seruling setan."

65. Orang yang bermaksiat tapi tetap mendapatkan kenikmatan 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Jika engkau melihat ada seseorang yang Allah anugrahkan padanya kesenangan duniawi padahal ia suka bermaksiat, maka ketauhilah bahwa hal itu semata-mata adalah istidraj (penundaan), lalu nabi SAW membaca ayat :"Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang Telah diberikan kepada mereka, kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang Telah diberikan kepada mereka, kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, Maka ketika itu mereka terdiam berputus asa." (Al-An'aam : 44)

66. Orang yang menjadikan dunia sebagai tujuannya 

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Siapa yang menjadikan dunia sebagai tujuannya, maka Allah akan menjadikan kefakiran ada di depan matanya, Allah cerai-beraikan kekuatannya, dan tidak akan datang dari dunia kecuali apa yang telah ditetapkan untuknya”.

Sumber : Tafseer.info, 2017, Tafsir Al ‘Usyr Al Akhir : Dari Al Quran Al Karim Juz 28-30, hlm. 202-207