Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Dari Umar bin Khaththab, bahwa ada seorang laki-laki yang berkata padanya, 'Wahai Amirulmukminim! Ada sebuah ayat dalam kitab kalian yang selalu kalian baca; seandainya ayat itu diturunkan kepada kami orang-orang Yahudi, pastilah kami jadikan hari diturunkannya ayat tersebut sebagai hari raya kami.'

Umar bertanya, Ayat yang mana?' Orang Yahudi itu menjawab, "Yaitu,

"Hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian, Kucukupkan nikmat-Ku kepada kalian, dan Aku ridhai Islam sebagai agama kalian." (QS. Al-Maidah: 3)

Maka berkatalah Umar, "Ketahuilah! Kami sudah tahu hari apa dan di tempat mana ayat itu turun kepada Nabi SAW. Ayat itu turun saat beliau berdiri di padang Arafah pada hari Jum'at." HR. Al-Bukhari (no. 45) dan Muslim (no. 3017).

"Dari Abdullah bin Amru bin Ash, bahwa Nabi SAW Membaca firman Allah SWT dalam surat Ibrahim yang berbunyi,

'Wahai Rabb-ku! Sesungguhnya berhala-berhala itu telah banyak menyesatkan manusia. Barangsiapa mengikutiku, maka ia adalah dari golonganku.' (QS. Ibrahim: 36)

Beliau SAW kemudian membaca firman Allah SWT dalam surat Al Maidah tentang perkataan Nabi Isa,

Jika Engkau menyiksa mereka, sesungguhnya mereka adalah hamba-Mu sendiri; dan jika Engkau mengampuni, maka sungguh Engkau adalah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. Al-Maidah: 118)

Lalu Nabi SAW mengangkat kedua tangannya sambil berdoa,

" Ya Allah! Umatku, umatku."

Dan beliau pun menangis. Maka, Allah SWT berfirman,

"Wahai Jibril! Datanglah kepada Muhammad, tanyailah dia, 'Kenapa menangis' Dan Robb-mu lebih tahu dengan jawabannya.' Lalu datanglah Jibril menemui Nabi Muhammad SAW dan menanyainya. setelah Jibril diberitahu Nabi sebab ia menangis, ia pun segera menghadap Allah SWT dengan jawaban itu, dan Allah SWT lebih mengetahui jawabannya.

Allah SWT berkata lagi,

"Wahai Jibril! Datanglah kepada Muhammad dan katakan padanya, 'Sesungguhnya Kami pasti membuatmu ridha dan tidak akan membuatmu sedih." HR. Muslim (no.202).

Sumber : Ahmad Bin Abdullah Isa. (2003), Ensiklopedia Doa dan Wirid Shahih, eLBA, hlm. 118-119.