Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apa Saja Hadist-hadist Tentang Larangan Memaki Angin?

Anonymous 5 years ago

Apa saja hadist-hadist nabi Muhammad SAW yang berbicara tentang larangan bagi kita untuk memaki atau berkata kasar terhadap angin?

30

Hadist-hadist Tentang Larangan Memaki Angin


Dari Abu Mudzir Ubay bin Ka’ab ra, ia berkata : Rasulullah saw, bersabda : “Janganlah kalian memaki Apabila kalian melihat angin kencang yang tidak kamu sukai maka ucapkanlah: “ALAHUMMA     INNA         NAS-ALUKA       KHAIRI HAADZIHIRRIIHI WA KHAIRI MAA FIIHAA WAKHAIRI MAA UMIRAT BIHI WA NA’UDZUBIKA MIN SYARRI HAADZIHIR RIIHI WA SARRI MAA FIIHAA WASYARRI MA UMIRAT BIHI ( Ya Allah, sesungguhnya saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini,        kebaikan apa yang terkandung di dalamnya dan kebaikan apa yang diperintahkan kepadanya. Serta kami berlindung diri dari kejelekan angin ini, kejelekan apa yang terkandung di dalamnya dan kejelekan pada yang dierintahkan kepadanya.).”(H.R Turmudzi)


Dari Abu Hurairah ra, ia berkata : Saya mendengar Rasululah saw, bersabda : “Angin itu adalah sebagian dari rahmat-rahmat Allah. Kadangkala angin itu membawa rahmat dan kadangkala angin itu membawa bencana. Apabila kalian melihat angin, maka janganlah kalian memakinya; mohonlah kepada Allah akan kebaikan angin itu berlindung dirilah kepada Allah dari kejahatan angin itu.”(H.R Abu Dawud)


Dari ‘Aisyah ra, ia berkata : Adalah Nabi saw, apabila melihat angin kencang maka beliau berdoa : “ALLAAHUMMA INNII AS- ALUKA KHAIRAHAA WAKHAIRA MAA FIHAA WAKHAIRA MAA URSILAT BIHI; WAA’UUDZUIKA MIN SYARRIHAA WA SYARRI MAA FIIHAA WASYARRI MAA URSILAT BIHI (Ya Allah, sesungguhnya saya memohon kepada-MU akan kebaikan angin itu, kebaikan apa yang terkandung di dalamnya dan kebaikan apa yang dilepaskan olehnya. Serta saya berlindung diri dari kejelekan angin ini, kejelekan apa yang terkandung di dalamnya dan kejelekan apa yang dilepaskan olehnya).”(H.R Muslim)


Sumber : Imam Nawawi, Riyadhus Shalihin (Taman Orang-orang Shalih).