Hadist-hadist Tentang Keutamaan Puasa Dzul Hijjah
Dari Ibnu Abbas ra. ia berkata : Rasulullah saw. bersabda : “Tidak ada suatu hari di mana amal shalih lebih disukai oleh Allah daripada dalam sepuluh hari permulaan bulan Dzulhijjah.” Para sahabat bertanya : “Wahai Rasulullah, walaupun berjuang di jalan Allah?” Beliau bersabda : “Walaupun berjuang di jalan Allah, kecuali seorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya kemudian ia tidak mengizinkan balasan apa-apa dari yang telah dikorbankannya.”(H.R Bukhari)
Dari Mujibah Al Bahiliy dari ayahnya atau dari pamannya, bahwasanya ia pernah datang kepada Rasulullah kemudian pergi, dan sesudah satu tahun ia kembali kepada beliau, sedangkan ia sudah sangat berubah bentuk dan sikapnya, ia lantas berkata: “Wahai Rasulullah, apakah engkau masih mengenal saya?” Beliau bertanya : “Siapakah kamu?” Ia menjawab: “Saya Al Bahiliy yang pernah datang kepadamu pada tahun yang lalu.” Beliau bertanya : “Apakah yang merubah kamu sehingga kamu sekarang nampak bagus?” Ia menjawab : “Semenjak saya berpisah dengan engkau saya tidak pernah makan kecuali pada waktu malam.” Kemudian Rasulullah saw. bersabda : “Kamu telah menyiksa dirimu.” Beliau lantas bersabda : “Puasalah pada bulan shahabar (Ramadhan) dan satu hari setiap bulan.” Ia berkata: “Tambahkanlah buat saya, karena sesungguhnya saya merasa kuat.” Beliau bersabda : “Puasalah dua hari setiap bulan.” Ia berkata : “Tambahkanlah buat saya.” Beliau bersabda : “Puasalah pada bulan-bulan yang mulia dan berhentilah. Puasalah pada bulan-bulan yang mulia dan berhentilah. Puasalah pada bulan-bulan yang mulia dan berhentilah” Rasulullah saw. bersabda sambil menunjukkan ketiga jari-jarinya dan dikumpulkan lalu direnggangkan.”(H.R Abu Dawud)
Sumber : Imam Nawawi, Riyadhus Shalihin (Taman Orang-orang Shalih).