Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Hadist-hadist Tentang Keutamaan Majelis Zikir


Dari Abu Hurairah , ia berkata: Rasulullah saw., bersabda: “Sungguh Allah Ta’ala mempunyai malaikat-malaikat yang berkeliling mencari ahli zikir. Apabila mereka menemukan kaum yang berzikir kepada Allah Azza Wa Jalla, mereka saling memanggil: “Datanglah kemari kepada hajat kalian!” Para malaikat itu lalu melingkupi para ahli zikir itu dengan sayap- sayap mereka sampai ke langit dunia. Lalu Tuhan mereka bertanya –Dia lebih tahu-: “Apa yang diucapkan oleh para hamba-Ku?” Para malaikat menjawab: “Mereka bertasbih kepada-Mu, bertakbir kepada-Mu, memuji-Mu dan mengagungkan-Mu.” Allah bertanya: “Apakah mereka melihat-Ku.” Para malaikat menjawab: “Tidak, demi Allah, mereka tidak melihat-Mu.” Allah bertanya: “Bagaimanakah seandainya mereka melihat-Ku?” Para malaikat menjawab: “Seandainya mereka melihat-Mu, tentu mereka lebih keras beribadah kepada-Mu, lebih bersungguh-sungguh mengagungkan-Mu dan lebih banyak bertasbih kepada-Mu.” Allah bertanya: “Lalu apakah yang mereka minta?” Para malaikat menjawab: “Mereka minta surga kepada-Mu.” Allah bertanya: “Apakah mereka pernah melihat surga itu?” Para malaikat menjawab: “Tidak, demi Allah wahai Tuhan, mereka tidak pernah melihatnya.” Allah bertanya: “Lantas bagaimanakah seandainya mereka pernah melihatnya?” malaikat menjawab: “Seandainya mereka pernah melihatnya, tentu lebih kuat keinginan mereka terhadap surga itu dan selalu memintanya, serta lebih besar dambaan mereka terhadapnya.” Allah bertanya: “Dari apakah mereka mohon perlindungan?” malaikat menjawab: “Mereka mohon perlindungan dari neraka.” Allah bertanya: “Apakah mereka pernah melihatnya?” malaikat menjawab: “Tidak, demi Allah mereka tidak pernah melihatnya.” Allah bertanya: “Bagaimanakah seandainya mereka melihatnya?” malaikat menjawab: “Seandainya mereka melihatnya?” malaikat menjawab: “Seandainya mereka melihatnya, tentu bertambah kuat dan jauh lari mereka terhadapnya.” Allah berfirman: “Saksikanlah oleh kalian bahwa Aku telah mengampuni mereka.” Ada malaikat yang menyela: “Diantara mereka terdapat si Fulan yang tidak termasuk mereka. Dia datang hanya karena keperluan pribadi.” Allah berfirman: “Mereka sama-sama duduk, tidak akan celaka oleh teman duduk mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim)


Dalam riwayat Muslim dikatakan, dari Abu Hurairah ra., dari Nabi , beliau bersabda: “Sungguh Allah mempunyai malaikat-malaikat yang mulia yang selalu berjalan mencari majlis zikir, apabila mereka mendapatkan suatu majlis yang dipergunakan untuk berzikir, maka mereka duduk di situ dan masing-masing malaikat membentangkan sayapnya, sehingga memenuhi ruangan yang berada diantara ahli zikir dan langit dunia. Apabila ahli zikir itu telah kembali ke rumah masing- masing, maka para malaikat itu naik ke langit, dan kemudian ditanya oleh Allah Azza wa Jalla padahal Allah telah mengetahui: “Dari mana kalian datang?” Para malaikat menjawab: “Kami baru saja mendatangi hamba-Mu di bumi yang membaca tasbih, takbir, tahlil, tahmid dan memohon kepada-Mu.” Allah bertanya: “Apakah yang mereka minta?” malaikat menjawab: “Mereka minta surga” Allah bertanya: “Apakah mereka pernah melihat surga-Ku?” Dijawab: "Tidak,ya Tuhan." FirmanNya: "Bagaimana pula sekiranya mereka pernah melihat surgaKu itu." Para malaikat menjawab: “Mereka juga mohon diselamatkan.” Allah bertanya: “Mereka mohon diselamatkan dari apa?” Para malaikat menjawab: “Dari neraka-Mu.” Allah bertanya: “Apakah mereka pernah melihat neraka?” Para malaikat menjawab: “Belum pernah.” Allah bertanya: “Bagaimana seandainya mereka pernah melihatnya?” Para malaikat menjawab: “Mereka juga memohon ampun kepada-Mu,” Allah berfirman: “Aku telah mengampuni mereka, maka Aku akan memenuhi permohonan mereka dan akan menjauhkan mereka dari apa yang mereka mohon untuk diselamatkan.: Para malaikat berkata: “Wahai Tuhan, di dalam majlis itu ada Fulan, seorang hamba yang banyak berdosa, ia hanya lewat kemudian ikut duduk bersama mereka.” Allah berfirman: “Kepada Fulan pun Aku mengampuninya. Mereka semua adalah termasuk ahli zikir, dimana tidak ada seorang yang duduk disitu akan mendapatkan celaka.”


Dari Abu Hurairah ra., dari Abu Sa’id ra., keduanya berkata: “Rasulullah saw., bersabda: “Sekelompok orang yang duduk berzikir kepada Allah, pasti dikelilingi para malaikat, diliputi rahmat, dituruni ketenangan dan disebut-sebut Allah di kalangan makhluk yang berada disisi-Nya.” (HR. Muslim)


Dari Abu Waqid al Harits bin Auf ra., bahwasanya Rasulullah , duduk bersama para sahabat di dalam masjid, kemudian tiba-tiba datang tiga orang yang mana dua orang diantara tiga orang itu menuju rasulullah saw., dan seorang lagi pergi begitu saja. Dua orang itu berhenti di hadapan rasulullah saw., kemudian salah seorang diantara dua orang itu melihat ada suatu tempat kosong di tengah-tengah majlis, lantas ia duduk di tempat kosong itu, dan yang lain duduk di sekitar majlis. Adapun orang yang ketiga pergi meninggalkan majlis tersebut. Setelah rasulullah saw., selesai memberi nasihat, beliau bersabda: “Maukah kalian aku beritahu tentang ketiga orang itu?” Adapun salah seorang di antara mereka mendekat kepada Allah, maka Allah pun memberi tempat kepadanya, adapun yang kedua merasa malu, maka Allah pun menghargai malunya, dan yang lain berpaling, maka Allah pun berpaling darinya.” (HR. Bukhari dan Muslim)


Dari Abu Sa’id Al Khudriy ra., ia berkata: “Mu’awiyah ra., keluar dari kalangan orang di dalam masjid, lalu bertanya: “Apakah yang menyebabkan kalian duduk?” Orang-orang itu menjawab: “Kami duduk berzikir kepada Allah.” Mu’awiyah bertanya: “Demi Allah, tidak ada yang menyebabkan kalian duduk, kecuali zikir kepada Allah.” Mereka menyahut: “Tidak ada yang menyebabkan kami duduk, kecuali hal ” Mu’awiyah ra., berkata: “Sungguh aku tidak meminta kalian bersumpah karena menuduh kalian. Tidak seorang pun dengan kedudukan sepertiku di samping rasulullah saw., yang lebih sedikit menerima hadits dari beliau ketimbang dariku. Sungguh rasulullah saw., pernah keluar pada kalangan sahabat beliau, lalu bertanya: “Apakah yang membuat kalian duduk?” Para sahabat menjawab: “Kami duduk berzikir dan memuji-Nya atas apa yang Dia telah karuniakan kepada kami untuk memeluk agama islam.” Rasulullah saw., bersabda: “Demi Allah, kalian duduk hanya karena itu?” Para sahabat menjawab: “Demi Allah, kami duduk hanya karena itu.” Rasulullah saw., bersabda: “Sungguh, aku tidak meminta kalian bersumpah karena menuduh kalian, tetapi telah datang Jibril mengabarkan bahwa Allah membanggakan kalian kepada para malaikat.” (HR. Muslim)


Sumber : Imam Nawawi, Riyadhus Shalihin (Taman Orang-orang Shalih).