Ayat Kursi merupakan salah satu ayat yang utama didalam Al Quran. Apakah ada hadist-hadist yang menceritakan tentang keutamaan ayat kursi ?
Hadist-hadist Tentang Keutamaan Ayat Kursi
Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghailan telah menceritakan kepada kami Husain Al Ju'fi dari Za`idah dari Hakim bin Jubair dari Abu Shalih dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap sesuatu memiliki puncak, dan puncaknya Al Quran adalah surat Al Baqarah, di dalamnya terdapat ayat yang merupakan tuannya ayat-ayat dalam Al Qur`an yaitu ayat kursi." (HR. Tirmidzi)
Telah menceritakan kepada kami Abu Al Mughirah telah menceritakan kepada kami Shafwan telah menceritakan kepadaku Aifa' bin Abdul Kala'i ia berkata; Ada seorang bertanya; Wahai Rasulullah, surat Al Qur'an mana yang paling agung? Beliau menjawab: "QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas)." Ia bertanya lagi; Lalu ayat apa lagi yang paling agung di dalam Al Qur'an? Beliau menjawab: "Ayat Kursi: ALLAHU LAAILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QAYYUM (Allah tidak ada Ilah melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhlukNya))." Ia bertanya lagi; Ayat mana wahai Nabiyullah, yang engkau dan juga umatmu inginkan untuk mendapatkannya? Beliau menjawab: "Ayat penutup surat Al Baqarah, sebab sesungguhnya ia termasuk perbendaharaan rahmat Allah dari bawah ArasyNya. Dia memberikannya kepada umat ini. Tidak ada satu kebaikan pun dari pada kebaikan dunia dan akhirat kecuali telah dikandung olehnya. (Sunan Ad Darimi)
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Al Mughirah Abu Salamah Al Makhzumi Al Madani telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dari Abdurrahman bin Abu Bakar Al Mulaiki dari Zurarah bin Mush'ab dari Abu Salamah dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa membaca HAA MIIM (dalam surat) Al Mu`min sampai ayat ILAIHIL MASHIIR dan membaca ayat kursi pada waktu pagi, maka ia akan di jaga hingga tiba waktu sore, dan barangsiapa membaca keduanya pada waktu sore maka ia akan dijaga hingga tiba waktu pagi." Hadits ini gharib, sebagian ahli ilmu telah membicarakan tentang Abdurrahman bin Abu Bakar bin Abu Mulaikah Al Mulaiki dari sisi hafalannya (Sunan At-Tirmidzi).
Abu Abdillah al-Hafid telah memberitahukan kepada kita, Abu Bakri bin „Atab telah memberitahukan kepada kita, Ibnu Abi alAwam telah menceritakan kepada kita, Abdullah bin Abdurrahman al-yamami telah menceritakan kepaa kita, dari Salim alKhayath, dari al-Hasan, dan al-Muhktar, dari Anas, berkata bahwa Rasulullah S.A.W bersabda Barang siapa membaca Ayat Kursi setiap selesai shalat fardlu, niscaya ia dijaga hingga shalat berikutnya. Dan tidak menjaga atas membaca ayat kursi melainkan Nabi dan Shiddiqin dan Syuhada. (Imam Baihaqi)
Ibrahim bin Hasim al-Baghawi dan Muhammad bin Hayan al-Mazani telah menceritakan kepada kita, keduanya berkata, diceritakan Katsir bin yahya seorang dari Bashar, diceritakan Hafsha bin Umar Arraqasy. Diceritakan Abdullah bin Hasan bin Hasan bin „Ali, dari Bapaknya, dari kakeknya r.a, berkata, Rasulullah S. A. W bersabda Barang siapa membaca Ayat Kursi setiap selesai sholat fardlu, maka ia akan di pelihara Allah sampai kepada sholat yang akan datang. (at Tabrani)
Abu Bakrin Muhammad bin Yunus al-Muqri telah meceritakan kepada kita, Dawud bin Sulaiman telah meceritakan kepada kita, Khazim bin Jabalah telah meceritakan kepada kita, dari Kharijah, dari Hisayam bin Urwah, dari Abihi, dari „Aisah r.a, Bahwasanya ada seorang laki-laki datang menghadap kepada Nabi, dan ia mengadu kepdapa Nabi : Bahwa semua perkara yang ada di dalam rumahnya, itu hilang keberkahannya. Maka Nabi bersabda : Dimanakah engkau dari pada Ayat Kursi, karena tidak dibacakan Ayat Kursi atas makanan atau penyedapnya maka hilang keberkahannya. Padahal Allah aka memberikan keberkahannya pada makanan dan penyedapnya jika dibacakan ayat Kursi. (kitab Amali Ibnu Sam‟un karya Ibnu Sam'un).
Berkta Ibnu Annajar, Syihab bin Mahmud alMuzaki telah memberitahukan kepada saya, Abdul Karim bin Muhammad alMarwazi telah memberitakan kepada kami, Abu Nashar Ahmad bin al-Hasan bin „Ali Atthabari telah memberitakan kepada kami, Abu Arradhi Muhammad Ibnu „Ali Annasafi telah menceritakan kepada kami, Abu Nashr Muhammad bin al-Hasan bin Tarkani al-Khatabi telah menceritakan kepada kami, Abu Nashr Muhammad bin Ahmad bin Syabib al-ka‟ady al-Balakhi telah menceritakan kepada kami, Abu Abdullah Thahir bin Muhammad alFaqiyah telah menceritakan kepada kami, Abu Abdullah Muhammad bin Umar alBazari telah menceritakan kepada kami, Umar bin Muhammad al-Bazari telah menceritakan kepada kami, Umar bin Muhammad bin Bikhairi bin Hazim alHamdani telah menceritakan kepada kami, Abdu bin Hamis telah menceritakan kepada kami, Syababah telah menceritakan kepada kami, dari Waraqa‟ bin Umar, dari Mujahid, dari Ibnu Abas, Rasulullah Saw bersabda: Barang siapa membaca ayat Kursi setelah sembahyang fardu, maka niscaya Allah ta‟ala karuniakan kepadanya seperti segala hatinya ahli syukur, dan segala „amalnya sekalian orang yang benar2, dan pahalanya sekalian Nabi dan meluaskan Allah atasnya dengan rohmat, dan tidak mencegah atasnya dari pada masuk kedalam Surga, melainkan mati, setelah matinya maka ia masuk ke dalam Surga. (kitab Ala‟la‟ alMaudhu‟at Fi al-Hadis al-Maudhu‟at karya Imam Jalaluddin Abdurrahman Assuyuthi).
Jafar bin Ahmad bin Biharudin telah mencertikan kepada saya, Ma‟mar bin Sahal telah mencertikaan kepada kita, „Amir bin Mudrakin telah mencertikaan kepada kita, Khalad telah mencertikaan kepada kita, dari Abi Hamzah, dari Ziyad bin „Ilaqah, dari Abi Qatadah al-Anshari r.a, Rasulullah bersabda Barang siapa membaca ayat Kursi, dan ayat-ayat terakhir surat alBaqoroh, ialah dari ayat Amanar-rosoeloe sampai wanshoerna „alal-qaumil kafirien di dalam waktu kesusahan, dan kebingungan, niscayalah Allah ta'ala memberikan pertolongan kepadanya. (Kitab Amalul al-Yaumi wal Lailah karya Ibnu Suni)
Dari Qatadah berkata: Barang siapa membaca ayat Kursi ketika hendak tidur di
dalam tempat tidurnya, niscalayalah Allah ta'ala perintah akan dua Malaikat yang menjaga padanya sehingga datang waktu subuh (HR Ibnu Addlarais)

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW berkata kepada Abul Mundzir, "Wahai Abul Mundzir! Tahukah anda sebuah ayat yang paling agung dalam Al-Qur'an?". Saya menjawab, Ayat itu adalah,
"Allah, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi melainkan Dia, Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus makhluk-Nya."
Abu Mundzir berkata, "Lalu Rasulullah memegang dadaku dan berkata, 'Wahai Abul Mundzir! Selamat atasmu, karena kau telah memiliki ilmu itu." HR. Muslim (no.810) dari Ubay bin Kaab.
Dalam riwayat lain disebutkan, Nabi SAW pernah ditanya, "Ayat apakah yang paling agung dalam Al-Qur'an?", Beliau menjawab,
"Allah, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi melainkan Dia, Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus makhluk-Nya. Tidak pernah mengantuk dan tidak pula tidur. " Shahih Abu Dawud (no. 4003 dan 1460) dari Al-Asq
Nabi SAW bersabda,
"Barangsiapa membaca ayat Kursi setiap habis shalat fardhu, tak ada yang menghalanginya untuk masuk Surga selain kematian." Shahih Al-Jami' (no. 6464) dan Shahih Al-Matjar Ar-Rabih (no. 788) dari Abu Umamah Al-Bahili.
Nabi SAW bersabda, "Marilah kuajari beberapa kata yang bermanfaat bagi anda. Jika anda beranjak tidur, bacalah ayat Kursi. Bacalah ayat ini hingga akhir. Karena, Allah SWT senantiasa mengirim Malaikat penjaga buat anda, dan anda tidak akan didekati setan sampai pagi." HR. Al-Bukhari (no. 3275) dari Abu Hurairah.
Nabi SAW bersabda, "lnilah ayat Kursi. Barangsiapa membacanya dipagi hari, dia akan dilindungi dari gangguan jin sampai sore. Dan barangsiapa membacanya di petang hari, niscaya dilindungi Allah dari jin hingga pagi hari." HR. Al-Bukhari dalam At-Tarikh Al-Kabir (10/27,28) dan Al-Hakim dalam Al Mustadrak (1/56). Dishahihkannya dan disetujui oleh Adz-Dzahabi. Juga dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wat Tarhib (no. 658 ).
Sumber : Ahmad Bin Abdullah Isa. (2003), Ensiklopedia Doa dan Wirid Shahih, eLBA, hlm. 105-107.