Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apa Makna Al Wahid?

Anonymous 5 years ago

Sifat Allah SWT Al Wahid mempunyai arti Yang Maha Tunggal. Sesuai dengan Firman Allah SWT,

قُلْ مَن رَّبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ قُلِ ٱللَّهُ ۚ قُلْ أَفَٱتَّخَذْتُم مِّن دُونِهِۦٓ أَوْلِيَآءَ لَا يَمْلِكُونَ لِأَنفُسِهِمْ نَفْعًا وَلَا ضَرًّا ۚ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلْأَعْمَىٰ وَٱلْبَصِيرُ أَمْ هَلْ تَسْتَوِى ٱلظُّلُمَٰتُ وَٱلنُّورُ ۗ أَمْ جَعَلُوا۟ لِلَّهِ شُرَكَآءَ خَلَقُوا۟ كَخَلْقِهِۦ فَتَشَٰبَهَ ٱلْخَلْقُ عَلَيْهِمْ ۚ قُلِ ٱللَّهُ خَٰلِقُ كُلِّ شَىْءٍ وَهُوَ ٱلْوَٰحِدُ ٱلْقَهَّٰرُ

Qul mar rabbus-samāwāti wal-arḍ, qulillāh, qul a fattakhażtum min dụnihī auliyā`a lā yamlikụna li`anfusihim naf'aw wa lā ḍarrā, qul hal yastawil-a'mā wal-baṣīru am hal tastawiẓ-ẓulumātu wan-nụr, am ja'alụ lillāhi syurakā`a khalaqụ kakhalqihī fa tasyābahal-khalqu 'alaihim, qulillāhu khāliqu kulli syai`iw wa huwal-wāḥidul-qahhār

Katakanlah: "Siapakah Tuhan langit dan bumi?" Jawabnya: "Allah". Katakanlah: "Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri?". Katakanlah: "Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?" Katakanlah: "Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dialah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa".  (QS. Ar Ra'd : 16)

22

Al-Wahid (Yang Mahatunggal) adalah Allah yang tidak dapat disamai dan dibagi. Dan Dia disebut satu dalam arti bahwa Dia tidak mempunyai bagian. Dan Allah Swt. adalah satu dalam pengertian bahwa zat-Nya mustahil tersusun dari bagian-bagian. Adapun Allah tidak dapat disamai dalam arti tidak ada tandingan bagi-Nya.

Referensi : Al-Ghazali, Al-Asma’ Al-Husna: Rahasia Nama-Nama Indah Allah, Terjemahan Ilyas Hasan (Mizan, Bandung, 1998).