Sebab turunnya ayat Al Baqarah 130
lbnu Uyainah berkata, "Diriwayatkan bahwa Abdullah bin Salam mengajak kedua keponakannya, Salamah dan Muhajir, untuk masuk Islam. Dia berkata kepada keduanya,
"Telah kalian berdua ketahui bahwa Allah berfirman di dalam Taurat, "Sesungguhnya Aku akan mengutus seorang nabi yang bernama Ahmad dari keturunan Ismail. Barangsiapa beriman kepadanya, maka dia mendapatkan
petunjuk dan berada dalam kebenaran. Dan barangsiapa tidak beriman kepadanya, maka dia akan terlaknat."
Maka Salamah pun masuk Islam, namun Muhajir, saudara-nya, tidak mengikuti
jejaknya. Lalu turunlah firman Allah SWT,
وَمَن يَرْغَبُ عَن مِّلَّةِ إِبْرَٰهِۦمَ إِلَّا مَن سَفِهَ نَفْسَهُۥ ۚ وَلَقَدِ ٱصْطَفَيْنَٰهُ فِى ٱلدُّنْيَا ۖ وَإِنَّهُۥ فِى ٱلْءَاخِرَةِ لَمِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
Wa may yargabu ‘am millati ibrāhīma illā man safiha nafsah, wa laqadiṣṭafaināhu fid-dun-yā, wa innahụ fil-ākhirati laminaṣ-ṣāliḥīn
Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh. (QS. Al Baqarah : 130)
Sumber : Jalaludin As Suyuthi, Asbabun Nuzul : Sebab Turunnya Ayat Al Quran, Gema Insani, hlm. 55