Risiko dapat didefinisikan sebagai ketidakpastian yang bisa menciptakan peluang atau ancaman bagi bisnis perusahaan.Terdapat 2 jenis risiko yaitu risiko internal (misalnya risiko operasional, teknologi dan organisasi) dan risiko eksternal (misalnya risiko pasar dan risiko pemasok). Manajemen risiko diperlukan untuk mengelola semua risiko secara efektif,untuk menghindari perusahaan dari kegagalan dan karenanya meningkatkan kemungkinan keberhasilan bisnis perusahaan.Manajemen risiko dapat membantu pengambil keputusan untuk mengevaluasi dan memutuskan apakah suatu proyek layak untuk dilaksanakan dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan termasuk struktur organisasi, tingkat teknologi, kemampuan sumber daya manusia,kondisi keuangan, tingkat produksi dan tingkat pemasaran.
Kompetitor merupakan salah satu risiko eksternal, diluar sana banyak perusahaan sejenis yang berkembang menyaingi bisnis kita dalam bidang yang sama.Dalam bersaing di bidang yang sama suatu perusahaan haruslah menggunakan managemen risiko dan membuat strategi-strategi.
Langkah-langkah dalam managemen risiko:
- Risk identification
- Risk assesment
- Risk response
- Implementation
- Evaluate and review
Sebagai contoh perusahaan alibaba dan amazon, mereka sama-sama bergerak dibidang e-commerce, mereka melakukan manajemen risiko dalam bersaing antara satu dengan yang lain amazon melakukan menjual barang secara langsung, namun alibaba mengidentifikasi risiko yang akan didapat jika menerapkan proses bisnis yang sama sehingga alibaba membuat stategi baru yaitu dengan hanya sebagai perantara, dengan begitu alibaba akan bergerak dengan lincah.
Risk Management in New Product Development Process for Fashion Industry: Case Study in Hijab Industry
Strategi Menyalip Sang Raksasa