Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Ekonomi & Bisnis

Ekonomi, bisnis, kewirausahaan, investasi, serta perkembangan dunia industri.

2200
Topics
3
Members
Bagaimana Manajer Produk Membuat Tim Ideal untuk sebuah Startup?

Dalam sebuah startup, Manajer Produk membutuhkan sebuah tim untuk mencapai tujuan perusahaan. Kekompakan dalam kerjasama tim sangatlah berpengaruh dal...

Karita Puspitasari · balasan terbaru
Membangun sebuah startup bukanlah perkara yang mudah, itu semua membutuhkan kerja keras dan usaha yang luar biasa. Sulit sekali ketika...
Sistem Pendidikan dan Startup : Cara Menuju Kebangkitan Inovasi Indonesia

Sebelum saya membahas terkait hubungan antara kebangkitan inovasi dengan sistem pendidikan Tinggi, saya ingin menceritakan terkait latar belakang mengapa kebangkitan inovasi harus dimulai dari perbaikan Sistem Pendidikan di Indonesia, terutama dari Pendidikan Tinggi, yang tentunya juga harus didukung oleh Pendidikan Menengah dan Pendidikan Dasar. Mengutip data dari Tulisan Prof Badri, yang dimuat di Jawa Pos, dengan Judul https://www.dictio.id/t/kebangkitan-inovasi-indonesia/136332/2, bahwa berdasarkan dari laporan World Economic Forum, Indonesia berada pada peringkat 50 (2019), turun 5 peringkat dibandingkan tahun 2018, dimana indikator kapabilitas Inovasi berada pada peringkat 74 (2019), turun 6 peringkat (#68 di tahun 2018)....

Angelina Kyla Justina · balasan terbaru
[quote="Aryadita, post:1, topic:136350"] Kurikulum pendidikan tinggi di Indonesia, untuk Strata 1, kebanyakan masih dibuat untuk kepentingan di era Industrialisasi, dimana...
Apakah Tingkat Kemiskinan Menjadi Patokan Utama Kemajuan Ekonomi Indonesia?

Setiap kali pemerintah mengumumkan penurunan angka kemiskinan, respons masyarakat hampir selalu positif. Penurunan jumlah penduduk miskin sering dijadikan bukti bahwa kondisi ekonomi semakin baik. Sebaliknya, ketika angka kemiskinan meningkat, banyak pihak langsung menyimpulkan bahwa pembangunan ekonomi sedang mengalami kemunduran.Sekilas, logika tersebut tampak masuk akal. Semakin sedikit masyarakat yang hidup dalam kemiskinan, semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan sebuah negara. Namun, apakah tingkat kemiskinan benar-benar menjadi patokan utama kemajuan ekonomi Indonesia?...

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Tingkat kemiskinan adalah salah satu indikator yang penting dalam menilai kemajuan ekonomi suatu negara, termasuk Indonesia. Meskipun bukan satu-satunya patokan,...
Bagaimana pendapat Anda mengenai One Single Submission dalam UU Cipta Kerja sebagai solusi pertumbuhan Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia?

Sejalan dengan restrukturisasi di berbagai sektor atas penanganan pandemi COVID-19, ekonomi Indonesia turut menjadi main focus dengan prediksi rebound pada tahun 2021 dan target pertumbuhan pada tahun 2022 diproyeksikan sekitar 5,4 -6 % [1]. Dengan target pertumbuhan tersebut, pemerintah memerlukan upaya yang bukan hanya efektif, tetapi juga efisien untuk memacu pertumbuhan ekonomi di mana hal ini turut menjurus pada Indonesia Maju. Peningkatan investasi adalah salah satu upaya untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Hadirnya investasi asing atau Foreign Direct Investment (FDI) diibaratkan sebagai modal, terutama bagi negara berkembang, seperti Indonesia karena mampu memberikan dampak positif pada perekonomian negara melalui kontribusi bagi pembangunan, seperti transfer aset, transfer manajemen, dan sebagainya. Sayangnya, pertumbuhan FDI Indonesia mengalami write down (penurunan nilai) sejak krisis moneter 1998 hingga resesi global 2020 di mana trennya merosot sebanyak 24.072 juta dollar AS. Dalam menggapi fenomena tersebut, maka pemerintah melakukan reformasi dengan pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja melalui mengoperasionalkan sistem One Single Submission [2]. Hal ini dilakukan dengan anggapan bahwa FDI akan masuk ketika negara itu attractive di mana salah satu kriteria, seperti adanya kepastian berusaha dan tidak banyak kepastian perubahan aturan sehingga diciptakan UU Cipta Kerja yang dianggap dapat simplify untuk menarik minat sehingga FDI akan bertumbuh dan meningkat lagi....

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
One Single Submission (OSS) dalam Undang-Undang Cipta Kerja di Indonesia diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan Foreign Direct...
Menurutmu Apakah Peran Pengusaha Berdampak bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia?

Wirausaha (entrepreneur) diartikan sebagai seorang inovator dan penggerak pembangunan. Bahkan, seorang wirausaha merupakan katalis yang agresif untuk ...

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Pengusaha memiliki peran krusial dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Mereka bukan hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga mendorong inovasi, investasi, dan...
Benarkah Menjadi Keluarga Kelas Menengah Kebawah di Indonesia Cukup Menyedihkan?

Di Indonesia masyarakat memiliki kelas ekonomi yang dikategorikan menjadi tiga, yaitu kelas bawah, menengah, dan atas. Banyak orang Indonesia yang menjadi keluarga menengah mengeluh karena susah untuk mendapatkan bantuan. Contohnya seperti beasiswa bidikmisi yang digunakan untuk membantu biaya kuliah keluarga kelas ekonomi bawah. Dan keluarga kelas menengah pun tidak termasuk dalam kategori penerima beasiswa karena dirasa cukup kaya dan mampu untuk membiayai perkuliahan tanpa bantuan. Padahal, mereka sebenarnya juga merasa ngos-ngosan ketika akan membayarkan uang UKT per-semester anaknya. Tidak mendapat bantuan karena dirasa cukup mampu, tapi tidak kaya sehingga bisa membayar tanpa memikirkan besok akan punya uang atau tidak. Apalagi, kalau memiliki jumlah anak yang banyak dan bukan hanya anak yang berkuliah saja yang membutuhkan biaya. Karena itu, keluarga menengah merupakan keluarga yang cukup dirasa menyedihkan. karena miskin juga tidak, tapi hidupnya juga pas-pasan sesuai dengan kebutuhan hidup. Apalagi untuk keluarga menengah yang tinggal di kota-kota besar....

William Kertha Adi Tama · balasan terbaru
Well, Harus diakui memang jika saat ini situasi perekonomian kita sedang sangat tidak menentu ditambah lagi dengan berbagai kebutuhan yang...
Perokok Jadi Beban Negara atau Jadi Pemasukan Negara?

Setiap kali pemerintah menaikkan cukai rokok, perdebatan lama kembali muncul. Sebagian pihak berpendapat bahwa para perokok merupakan penyumbang besar penerimaan negara melalui cukai dan pajak rokok. Di sisi lain, kelompok yang mendukung pengendalian tembakau menilai bahwa biaya kesehatan akibat konsumsi rokok jauh lebih besar daripada penerimaan yang diperoleh negara. Lalu, mana yang benar?...

Andari Putri Masari · balasan terbaru
Topik yang sangat menarik sekali ya, Kak. Berdasarkan data saat ini, rokok memang menjadi salah satu sektor penyumbang terbesar pendapatan...
"Darurat Kemiskinan: Bantuan Sosial atau Lapangan Pekerjaan? Mana yang Lebih Krusial?"

"Kemiskinan merupakan suatu keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya seperti kebutuhan pangan, sandang, dan papan. Tidak terjamin kesehatannya, begitupun pendidikannya." Akibat munculnya pandemi Covid-19 Negara Indonesia mengalami penurunan ekonomi, banyak perusahaan yang gulung tikar, para pekerja yang tepaksa harus di PHK, begitupun pelaku kegiatan ekonomi lainnya mengalami penurunan yang sangat drastis. ...

Ronaldo Rettob · balasan terbaru
Hallo kak, wahhh topiknya bagus sekali nihh kak buat di bahas, “Darurat Kemiskinan: Bantuan Sosial atau Lapangan Pekerjaan? Mana yang...
Apakah kurangnya minat baca menjadi salah satu penyebab kemiskinan di Indonesia?

Banyak orang bertanya mengapa negara kita susah bersaing dengan negara-negara lain. Sebenarnya apa yang kurang dari negara indonesia ini. Seberapa besarkah strata pendidikan, kemampuan dan penguasaan ilmu pengetahuan yang dimiliki, inovasi dan rekayasa teknologi yang sudah di buat, karya apa yang telah dihasilkan oleh putra-putri Bangsa Indonesia? Ternyata para penggiat pendidikan sepakat bahwa pintu gerbang penguasaan ilmu pengetahuan adalah dengan banyak MEMBACA. Sebab dengan membaca dapat membuka jendela dunia. Sehingga cara berpikir masyarakat akan lebih maju. Rendahnya minat baca masyarakat Indonesia sangat mempengaruhi kualitas bangsa Indonesia, sebab dengan rendahnya minat baca, tidak bisa mengetahui dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan informasi di dunia, di mana pada ahirnya akan berdampak pada ketertinggalan bangsa Indonesia....

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Ya, kurangnya minat baca dapat menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kemiskinan di Indonesia. Minat baca yang rendah dapat...
Ekonomi dan Kesehatan : Manakah yang Harus Didahulukan?

"Tidak ada ekonomi yang kuat tanpa masyarakat yang sehat. Namun, tidak ada masyarakat yang sehat tanpa ekonomi yang mampu menopangnya."Perdebatan mengenai apakah pemerintah harus mengutamakan ekonomi atau kesehatan hampir selalu muncul ketika dunia menghadapi krisis. Pandemi COVID-19 menjadi contoh paling nyata. Ketika rumah sakit penuh, pemerintah dipaksa membatasi mobilitas masyarakat demi menekan penyebaran penyakit. Di sisi lain, pembatasan tersebut menyebabkan jutaan pekerja kehilangan mata pencaharian, ribuan usaha kecil gulung tikar, dan pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi yang belum pernah terjadi selama beberapa dekade. Di berbagai negara, muncul dua kubu yang saling berhadapan. Kelompok pertama berpendapat bahwa kesehatan harus menjadi prioritas utama karena nyawa manusia tidak dapat dinilai dengan uang. Kelompok kedua menilai bahwa perekonomian tidak boleh dihentikan terlalu lama karena kemiskinan, pengangguran, dan krisis ekonomi juga dapat merenggut banyak nyawa secara tidak langsung....

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Pertanyaan tentang apakah ekonomi atau kesehatan harus didahulukan adalah perdebatan kompleks yang melibatkan pertimbangan berbagai aspek. Meskipun sulit untuk memberikan...
Tingkat kriminalitas bertambah drastis, apakah karena kurangnya lapangan pekerjaan?

Kepolisian mencatat kenaikan angka kriminalitas dari minggu pertama sampai minggu kedua di 2021. Data kepolisian di Tanah Air menunjukkan kasus kejaha...

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Kenaikan tingkat kriminalitas bisa disebabkan oleh berbagai faktor kompleks, dan kurangnya lapangan pekerjaan bisa menjadi salah satu penyebabnya. Namun, perlu...
Tingginya Inflasi di Indonesia : Bagaimana Nasib Rakyat Miskin?

Inflasi merupakan suatu kenaikan harga barang yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti meningkatnya konsumsi masyarakat, mejonjaknya permintaan, dan kenaikan terhadap harga bahan baku. Terjadinya inflasi menyebabkan keresahan bagi masyarakat yang kurang mampu, Bagaimana tidak? pendapatan warga yang tidak stabil akibat dampak Covid - 19 harus di setarakan dan di cukup cukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Seperti kenaikan harga Minyak Goreng yang menembus di atas Rp 15.000 per liter. Hal ini sangat berpengaruh bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat yang kurang mampu sehingga tak sedikit warga menempuh cara dengan berhutang. Bagi ibu-ibu rumah tangga, kenaikan ini cukup memberatkan bagi mereka yang uang bulanannya tidak naik. Bahkan, banyak uang bulanan dari suami yang turun sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Sementara di satu sisi, minyak goreng merupakan kebutuhan yang cukup vital bagi mereka, sehingga harus ada di setiap memasak....

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Inflasi yang tinggi di Indonesia memiliki dampak signifikan terhadap nasib rakyat miskin. Mereka menjadi salah satu kelompok yang paling rentan...
Benarkah Tenaga Kerja Asing di Indonesia Mengakibatkan Tingginya Tingkat Pengangguran?

 Berdasarkan data 2019, TKA asal Cina memang paling dominan, yakni 32,2 ribu orang. Disusul Jepang (13,8 ribu), Korea Selatan (9.686), India (6.895), Malaysia (4.667), Filipina (2.910), Australia (2.600), Amerika Serikat (2.556), Inggris (2.133), Singapura (1.880), lain-lain (15.902). Sektor pekerjaan yang boleh diisi TKA adalah bidang Konstruksi, real estate, pendidikan, industri pengolahan, kesenian, hiburan dan rekreasi, aktivitas keuangan dan asuransi; informasi dan telekomunikasi, dan aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis. Berdasarkan data yang didaptakn pula Pada tahun 2016: Jumlah TKA 74.183 orang. Angkatan kerja 125,44 juta orang. Pengangguran 7,03 juta orang. Pada tahun 2017: Jumlah TKA 85.975 orang. Angkatan kerja 128,06 juta orang. Pengangguran 7,04 juta orang. Pada Tahun 2018: Jumlah TKA 95.335 orang. Angkatan kerja 131,01 juta orang. Pengangguran 7 juta orang....

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Tidak dapat dipungkiri bahwa debat mengenai dampak tenaga kerja asing di Indonesia terhadap tingkat pengangguran merupakan isu yang kompleks dan...
Investor asing mensejahterakan rakyat atau malah menghancurkan ekonomi rakyat?

 Dimasa pemerintahan Presiden Jokowi ,Investor Asing semakin banyak berdatangan untuk melakukan penanaman modal di Indonesia, di sisi lain datang...

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Investor asing dapat memberikan dampak positif maupun negatif terhadap kesejahteraan ekonomi rakyat, tergantung pada seberapa baik pemerintah dan lembaga keuangan...
Mengapa Etnis Tionghoa Mampu Mendominasi Ekonomi Indonesia?

Di Indonesia, terdapat sebuah persepsi yang telah berkembang selama puluhan tahun bahwa etnis Tionghoa menguasai sebagian besar sektor ekonomi nasional. Persepsi ini sering muncul ketika membahas perusahaan-perusahaan besar, pusat perdagangan, kawasan bisnis, hingga konglomerasi nasional. Namun, benarkah anggapan tersebut?...

Furqon Al Maarif · balasan terbaru
Wah topik yang menarik kak. Walaupun sebenarnya itu luka lama yang tidak perlu lagi diungkit. Tapi tidak apa-apa. Kita ambil...
Revolusi Industri, Solusi Atau Eksploitasi?

Ketika mendengar istilah Revolusi Industri, sebagian besar orang langsung membayangkan mesin uap, pabrik-pabrik besar, jalur kereta api, dan lahirnya teknologi yang mengubah wajah dunia. Tidak berlebihan jika Revolusi Industri disebut sebagai salah satu titik balik paling penting dalam sejarah peradaban manusia. Dari sebuah masyarakat yang bergantung pada tenaga manusia dan hewan, dunia berubah menjadi ekonomi yang digerakkan oleh mesin, inovasi, dan produksi massal.Namun, di balik kisah kemajuan tersebut, tersimpan sisi lain yang tidak kalah penting. Jam kerja yang mencapai belasan jam sehari, pekerja anak, upah yang sangat rendah, lingkungan yang tercemar, hingga kesenjangan sosial yang semakin lebar menjadi bagian dari sejarah Revolusi Industri. Bagi sebagian orang, revolusi ini adalah awal kemakmuran modern. Bagi yang lain, ia adalah awal dari eksploitasi manusia dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Lantas, apakah Revolusi Industri merupakan solusi bagi kemajuan umat manusia, atau justru bentuk eksploitasi yang dibungkus dengan kemajuan teknologi?...

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Revolusi Industri telah menjadi titik balik dalam sejarah perkembangan manusia, membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan. Pertanyaan apakah revolusi...
Bagaimana menurut Anda mengenai kemiskinan yang selalu dipandang menggunakan Economy-Bias?

Berbicara kemiskinan bukan hanya sekedar memperbincangkan satu atau dua pilar yang menjadi tumpuan penyebab hal tersebut terjadi. Kemiskinan adalah permasalahan kompleks di mana upaya pengendaliannya dilakukan berdasar pada pertimbangan berbagai aspek. Dalam desicion making , baik pengambilan keputusan untuk kebijakan maupun pemberian masukan atas masalah kemiskinan diperlukan kajian mendalam atas keseluruhan determinan yang ada dengan memahami bahwa kemiskinan merupakan kompleksitas permasalahan di mana dimensi di dalamnya sangatlah luas. Dalam jurnal STATSBRIEF United Nations ESCAP yang ditulis oleh Jousairi Hasbullah, dijelaskan bahwa terdapat penelitian di mana mereka yang tergolong miskin dapat diformulasikan sebagai 4L ( the last, the least, the lowest, and the loss ) [1]. Dalam artian, mereka yang memperoleh kesempatan paling akhir, dan sebagainya. Modal tidak menjamin apapun bagi mereka yang dikategorikan kemiskinan dengan selalu konsisten berada di bawah GK Subsistence atau dikenal dengan Chronic Poverty. yang terjadi karena terbentuk kemiskinan secara akut akibat culture of poverty . Kemiskinan di bawah 5% bukan lagi kemiskinan struktural, tetapi kemiskinan cultural . Namun, satu hal yang pasti bagi mereka yang angka kemiskinan tidak menyentuh di atas 5% adalah karena ada belenggu kutural yang tidak dapat dilepaskan. Hal inilah yang sering terlupakan bahwa kemiskinan bukan hanya tentang tidak memadainya akses, tetapi adanya keterikatan internal dari orang terkait. Untuk memahami kemiskinan, perlu memahami karakteristiknya karena terbentuknya kemiskinan sendiri adalah dari teori ekonomi, sosiologi, dan antropologi. Maka, dalam penyelesaiannya membutuhkan kombinasi dari ketiganya. Sayangnya, determinan kemiskinan memiliki bias yang selalu bergantung pada economy-bias sehingga solusi atau kebijakan yang diampu juga berhubungan dengan ekonomi tanpa membahas sisi sosiologi ataupun atropologinya. ...

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Economy-bias merujuk pada kecenderungan untuk mengasumsikan bahwa masalah ekonomi, khususnya kemiskinan, dapat diatasi semata-mata melalui solusi ekonomi. Bias ini muncul...
Pajak Kendaraan Berdasarkan Emisi: Efektifkah?

  Bulan Oktober 2021 menjadi waktu dicanangkannya agenda yang sudah cukup lama diwacanakan, yaitu penghitungan pajak kendaraan berdasarkan emisi. M, ulai 16 Oktober 2021, aturan ini akan menggantikan skema lama Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). PPnBM sendiri berdasar pada Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019. Ini membuat penetapan harga kendaraan berubah, ada yang naik juga ada yang turun terkait teknologi emisi yang digunakan....

Ronaldo Rettob · balasan terbaru
Pertanyaan yang sangat bagus untuk kita diskusikan bersama, menurut saya upaya yang dilakukan oleh pemerintah, sudah cukup efisien dalam menguragi...
Salah sasaran bantuan dari pemerintah, apakah menyebabkan kecemburuan sosial?

Di sebuah kampung kecil, seorang buruh harian yang kehilangan pekerjaan akibat perlambatan ekonomi hanya bisa tersenyum getir ketika melihat tetangganya menerima bantuan sosial dari pemerintah. Ironisnya, tetangga tersebut masih memiliki kendaraan pribadi, usaha yang berjalan cukup baik, bahkan baru saja merenovasi rumahnya. Di sisi lain, dirinya yang benar-benar kesulitan justru tidak pernah masuk dalam daftar penerima bantuan.Cerita semacam ini bukanlah kasus yang langka. Hampir setiap kali pemerintah menyalurkan bantuan sosial—baik berupa bantuan tunai, subsidi pangan, bantuan pendidikan, hingga subsidi energi—selalu muncul keluhan mengenai penerima yang dinilai tidak layak. Media sosial dipenuhi foto-foto rumah mewah yang disebut menerima bantuan, sementara warga yang benar-benar membutuhkan mengaku tidak pernah memperoleh hak yang sama. Pertanyaannya kemudian, apakah kesalahan penyaluran bantuan hanya sebatas persoalan administrasi? Ataukah terdapat dampak sosial yang jauh lebih besar, yakni munculnya kecemburuan sosial yang berpotensi mengikis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah?...

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Salah satu aspek kontroversial dalam pemberian bantuan dari pemerintah adalah ketidaksetaraan distribusi dan ketidakadilan yang mungkin timbul. Beberapa orang mungkin...
Era 5.0 , Benarkah Indonesia sudah siap?

 Bicara tentang globalisasi terlebih di bidang teknologi memang tidak ada habisnya. Malah semakin kesini perkembangannya semakin massif. Pada 21 Januari 2019 Jepang meresmikan Society 5.0 sebagai resolusi atas 4.0. Revolusi industri 5.0 menggunakan AI atau Artifcial Intellegence, dan kecerdasan buatan sebagai komponen utamanya sedangkan Society 4.0 menggunakan teknologi modern hanya saja mengandalkan manusia sebagai komponen utamanya. Sedangkan di Indonesia sendiri belum begitu optimal dalam pengaplikasian teknologi 4.0, bahkan pada daerah tertentu Indonesia masih tertinggal pada teknologi 3.0. Sehingga hal ini menjadi fokus tersendiri dikarenakan pemanfaatan teknologi memiliki dampak yang besar dalam beberapa aspek negara terutama ekonomi. Sehingga hal ini pun dapat menghambat perkembangan Indonesia terutama dalam bersaing dengan Negara lain ....

Ava Nafiza Wibowo · balasan terbaru
Indonesia sedang menghadapi tantangan menuju Era 5.0, di mana teknologi dan inovasi menjadi pusat perubahan. Meskipun masih ada sejumlah tantangan,...