Perendaman
Yang pertama harus disiapkan adalah kacang kedelai. Rendam dulu kacang kedelai selama 4 jam, agar teksturnya jadi lebih lembut dan empuk, sehingga lebih mudah dalam proses pelumatannya. Dengan direndam, kulit ari kacang kedelai juga jadi lebih mudah dilepaskan dan dibuang, supaya tekstur kembang tahu yang jadi nanti lebih halus.
Pencucian
Kacang kedelai yang telah direndam selanjutnya dicuci. Pertama, masukkan ke dalam wadah yang dapat merendam kacang kedelai. Remas-remas agar kulit ari dapat terkelupas dengan baik. Bersihkan kulit ari yang mengambang. Kedua, cuci kacang yang telah bersih dari kulit ari dibawah air mengalir dalam wadah yang berlubang. Angkat dan tiriskan.
Pelumatan
Lumatkan kacang kedelai dengan menggunakan blender. Susu dari kacang kedelai akan banyak keluar selama proses pelumatan ini. Jadi, lakukan sebaik mungkin agar sari kacang kedelai dapat keluar dengan sempurna.
Penyaringan
Penyaringan berfungsi untuk memisahkan sari susu kacang kedelai dengan ampasnya. Ampas dari penyaringan pertama masih dapat diblender kembali untuk mendapatkan sari susu kedelai yang lebih kental. Jika sudah selesai, saring kembali dan pisahkan ampasnya.
Batu Tahu
Batu tahu adalah bahan yang digunakan untuk memperkuat atau memperkokoh tekstur kembang tahu. Cara menggunakan batu tahu ini adalah menyeduhnya dengan air mendidih atau air panas. Pastikan batu tahu benar-benar larut untuk memaksimalkan fungsinya dalam mengeraskan kembang tahu.
Perebusan
Rebus sari kacang kedelai atau susu kacang kedelai bersama dengan gula, sampai gula larut. Pastikan untuk selalu mengaduknya agar endapan dan susu tidak terpisah.
Pencampuran Batu Tahu
Siapkan wadah-wadah kecil dan tuang larutan batu tahu sedikit-sedikit ke dalam wadah yang telah disiapkan. Sebelum menuangnya, pastikan uap panasnya sudah menghilang. Biarkan dingin dan mengeras.
Komposisi bahan untuk membuat tahu ini adalah 250 gram kacang kedelai, 750 ml air, 65 gram gula pasir, 4 sendok teh batu tahu dan 4 sendok makan air panas atau air mendidih.