Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apa bahayanya memakan ayam tiren?

images (4)|277x182

Bahaya yang ditimbulkan apabila mengkonsumsi daging ayam tiren.

  1. Daging ayam tiren yang disembelih pengeluaran darahnya tidak akan tuntas sehingga merupakan media yang sangat disenangi oleh kuman untuk berkembang. Apabila dikonsumsi oleh manusia akan menyebabkan sakit dan orang yang sensitif bisa menimbulkan keracunan.

  2. Ayam yang mati kemarin (tiren) apabila matinya disebabkan oleh penyakit zoonosis (penyakit yang bisa ditularkan dari hewan ke manusia dan sebaliknya), contohnya Avian Influenza (Flu Burung) maka orang yang mengkonsumsinya bisa tertular oleh penyakit tersebut.

  3. Nilai gizi yang terdapat pada ayam tiren bisa menurun drastis bahkan malah menimbulkan kerugian bagi kesehatan orang yang menkonsumsinya.

20

Untuk konsumen yang biasa berbelanja daging ayam, ada beberapa cara untuk dapat membedakan daging ayam tersebut, daging yang sehat atau daging ayam tiren:

  1. Aroma daging ayam yang ditimbulkan agak amis, hal ini disebabkan karena daging sudah mengalami pembusukan;

  2. Daging ayam berwarna kebiruan, tidak segar, dan cenderung berwarna pucat. Kondisi ini dipengaruhi karena tidak tuntasnya darah yang keluar, karena pada saat disembelih ayam sudah mati;

  3. Potongan ayam pada bagian leher terlihat rata, pada ayam yang sehat yang melalui proses penyembelihan secara benar maka terpotonglah tiga saluran yang ada di leher ayam (pembuluh darah, pharing/lubang makanan, dan laring/lubang pernapasan). Tiga saluran ini mempunyai elastisitas yan berbeda, sehingga apabila ayam hidup dipotong secara benar maka akan meninggalkan bekas luka di lehernya dengan panjang yang tidak sama (tidak rata);

  4. Pada bagian kepala, dada, dan paha terdapat bercak-bercak merah. Hal ini disebabkan karena pengeluaran darah yang tidak tuntas pada ayam tiren.