Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Menurut Anda Bagaimana Perkembangan Seni Graffitti di Indonesia?

EL EleonoraAudrey 9 years ago

image|690x460

Karya seni grafiti identik dengan tembok di jalan raya, di rumah-rumah tua tak berpenghuni atau lahan kosong. Di dalamnya tidak hanya menawarkan gambar yang indah secara estetik, tapi juga kadang pesan yang menggelitik, karena memuat kritik.

Tak ayal, pihak dinas kebersihan setempat pun seperti siaga berpatroli untuk mengembalikan dinding atau tembok-tembok jalanan seperti awal. Dicat polos dan bersih, hanya debu yang kemudian mengotorinya. Bisa disaksikan, meski sudah dicat ulang, gambar-gambar itu kerap muncul kembali. Seni grafiti di Indonesia dapat dikatakan berkembang pesat pada 2004. Hal ini merujuk pada keberadaan situs tembokbomber.com yang meluncurkan misi untuk mengumpulkan dan mendata para pelaku dan karya graffiti dan street art yang tersebar di wilayah Indonesia.

Grrafiti dan street art merupakan dua hal yang berbeda. Grafiti berusaha untuk menutupi seluruh permukaan sebisa mungkin dan pergi ke semua sudut kota. Sedangkan, street art umumnya lebih peduli dengan penempatan yang strategis dan cenderung memiliki pesan yang ingin disampaikan

20

Di Indonesia, pada masa perang kemerdekaan graffiti menjadi alat propaganda yang efektif dalam menggelorakan semangat melawan penjajah Belanda. Keberanian menuliskan graffiti bisa jadi mempertaruhkan nyawa si pelakunya. Pelukis Affandi misalnya pada masa peperangan melawan penjajahan pernah membuat slogan yang dia buat sendiri yang bertuliskan ”Boeng Ajo Boeng!”. Dia menuliskannya di tembok-tembok jalanan.

Sejarah graffiti Indonesia modern juga tidak bisa terlepas dari peran tembokbomber.com, sebuah website komunitas street art terbesar di Indonesia. Tembokbomber ini bermula dari sebuah thread diskusi berjudul STREET ART di sebuah forum desain grafis lokal bernama Godote Forum. Thread tersebut dimulai oleh Darbotz, yang saat ini dikenal sebagai salah satu street artist ternama. Thread yang membahas segala sesuatu tentang street art ini sangat ramai dan digemari. Mulai dari posting foto-foto graffiti, membahas teknik stensil, atau sekedar berkomentar. Pada tahun 2003, atas dasar ketertarikan yang sama terhadap street art, Aram (Wormo – Toter/FAB Family) berinisiatif mengajak beberapa member Godote Forum yang sering meramaikan thread street art tersebut untuk membuat sebuah mailing list, khusus untuk membahas lebih mendalam tentang street art. Orang-orang tersebut adalah Darbotz, Randy, Booi (RangerBastards), Godo (VektorJunkie), Grompol (mantan Art Director di Wadezig!) dan Ing (Creative Director/Co-founder Wadezig!).