Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Mengapa orang lebih membantu keluarga dekat daripada non-keluarga dalam keadaan darurat?

NA Nawal 5 years ago

Dalam sebuah serangkaian studi yang dilakukan oleh Burnstein, Crandall, dan Kitayama, peserta ditanya siapa yang akan mereka pilih untuk membantu dalam keadaan darurat. Peserta lebih cenderung mengatakan bahwa mereka akan membantu kerabat dekat daripada kerabat jauh atau non-kerabat (Baron & Branscombe, 2012). Mengapa seseorang melakukannya?

Sumber:

Baron, R. A., & Branscombe, N. R. (2012). Social Psychology (Thirteen e). Pearson Education.

36

Perilaku menolong dalam psikologi dikenal dengan istilah perilaku prososial. Perilaku prososial muncul dipengaruhi oleh beberapa faktor internal dan eksternal. Salah satu faktor eksternal yang berperan dalam perilaku prososial adalah "daya tarik". Sejauh mana seseorang akan merasa tertarik pada korban akan mempengaruhinya dalam memunculkan perilaku menolong. Adanya "kesamaan" antara seseorang yang akan menolong dengan korban akan meningkatkan peluang terjadinya perilaku menolong. Hal ini yang menyebabkan seseorang akan mendahulukan untuk menolong anggota kelompoknya sebelum menolong anggota kelompok lain, karena adanya kesamaan yang mengikat mereka (Meinarno & Sarwono, 2018). Keluarga merupakan salah satu kelompok dalam tingkatan primary group. Sehingga seorang penolong pasti akan mendahulukan keluarganya dibandingkan orang lain karena keluarga penolong akan memberikan ketertarikan atau daya tarik lebih besar dibandingkan orang luar kepada penolong.

Sumber :

Meinarno, E. A. Sarwono, S. (2018). Psikologi Sosial Edisi 2. Penerbit Salemba Humanika