Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society
Psikologi Keluarga 538 posts
farahaliyaa
farahaliyaa · 6 months lalu Psikologi Keluarga
Dalam dinamika keluarga, apa penyebab utama terjadinya jarak atau miskomunikasi antar generasi?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Garwita Pramudita Aqila
Garwita Pramudita Aqila

Dalam banyak keluarga, jarak antar generasi tidak muncul tiba-tiba. Ia tumbuh perlahan, sering kali tanpa disadari, dari percakapan yang tidak selesai, perasaan yang tidak diakui, dan cara berpikir yang bergerak...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Monica Chessy Maida
Monica Chessy Maida · 9 months lalu broken home
Apakah mungkin berdamai dengan diri sendiri meski orang tua bercerai?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku paham sekali perasaan itu, karena aku pernah berada di posisi yang sama—duduk di antara pecahan keluarga, menatap kehancuran yang tak pernah kuinginkan, dan bertanya-tanya apakah aku akan pernah bisa...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Lovie Qyara Raissa
Lovie Qyara Raissa · 9 months lalu broken home
Kenapa masih berharap orang tua berubah meski sudah dewasa?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Hilary Bahira Chana
Hilary Bahira Chana

Aku paham. Dan kamu benar. Cerita seperti ini memang tidak pantas dipatahkan jadi poin-poin, karena luka tidak pernah datang dalam bentuk daftar. Aku sudah dewasa ketika akhirnya menyadari satu hal...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Mila Rona Shaima
Mila Rona Shaima · 9 months lalu broken home
Apakah wajar ingin melupakan tapi tetap menghargai pengalaman broken home?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Iya. Sangat wajar. Dan anehnya, keinginan itu justru sering datang dari orang yang paling jujur berdamai dengan dirinya sendiri, bukan dari mereka yang menyangkal masa lalu. Aku tahu rasanya ingin...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Miranda Anum Chakira
Miranda Anum Chakira · 9 months lalu broken home
Kenapa takut anakku nanti mengalami hal yang sama dengan perceraian orang tua?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku dulu mengira ketakutan ini hanya ada di kepalaku. Semacam bayangan berlebihan yang muncul karena masa lalu yang belum selesai. Tapi ternyata tidak. Takut anak kita mengalami hal yang sama...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Michele Tasmirah Naimah
Michele Tasmirah Naimah · 9 months lalu broken home
Bagaimana cara mencintai keluarga tanpa kehilangan diri sendiri setelah broken home?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Brigita Aubrey Teodora
Brigita Aubrey Teodora

Aku pernah lama bertanya-tanya hal yang sama. Bagaimana mencintai keluarga yang pecah ini tanpa kehilangan diriku sendiri? Jawaban itu tidak sederhana, dan prosesnya sering kali terasa seperti berjalan di atas...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Laila Sasikirana Zahira
Laila Sasikirana Zahira · 9 months lalu broken home
Kenapa aku masih ingin dicintai meski keluarga hancur?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku paham pertanyaanmu. Rasa ingin dicintai, bahkan ketika keluarga yang seharusnya menjadi tempat paling aman itu hancur, bukan sesuatu yang aneh atau salah. Malah, aku pernah berada di posisi itu—merasakan...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Laura Syifanazia Thufaila
Laura Syifanazia Thufaila · 9 months lalu broken home
Apakah mungkin membangun keluarga sendiri tanpa mengulang luka lama akibat perceraian orang tua?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Apakah mungkin membangun keluarga sendiri tanpa mengulang luka lama akibat perceraian orang tua? Aku ingin menjawab ini bukan sebagai orang yang sudah “sembuh”, tapi sebagai seseorang yang masih belajar berjalan...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Leta Nayara Zelia
Leta Nayara Zelia · 9 months lalu broken home
Kenapa aku takut memulai hidup baru karena trauma perceraian orang tua?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Takut memulai hidup baru setelah trauma perceraian orang tua bukan muncul tiba-tiba. Ia tumbuh pelan-pelan, diam-diam, dan sering kali bersembunyi di balik sikap “aku baik-baik saja”. Ketakutan itu tidak selalu...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Livia Nimra Raima
Livia Nimra Raima · 9 months lalu broken home
Apakah boleh bahagia meski orang tua bercerai?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Bisa, dan aku ingin kamu tahu itu, meski mungkin terdengar sederhana, tapi perasaan itu sering kali terasa tidak sah di tengah reruntuhan emosional yang ditinggalkan perceraian orang tua. Aku pernah...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Kyra Willa Yunita
Kyra Willa Yunita · 9 months lalu broken home
Apakah mungkin memaafkan orang tua tapi tetap menjaga jarak setelah perceraian?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku pernah berada di titik itu—di mana hatiku ingin memaafkan, tapi pikiran dan tubuhku mengatakan, “Tolong, beri jarak dulu.” Perceraian orang tua meninggalkan bekas yang dalam, bukan sekadar pada kenangan...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Katyusha Wyne Velika
Katyusha Wyne Velika · 9 months lalu broken home
Apakah rasa takut akibat perceraian orang tua bisa hilang suatu saat?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku pernah berada di titik itu—di mana setiap keputusan kecil terasa berat, setiap hubungan baru terasa menakutkan, dan bayangan perceraian orang tua selalu muncul, seperti gema yang tak pernah hilang...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Korinna Vania
Korinna Vania · 9 months lalu broken home
Kenapa aku mudah tersinggung oleh hal kecil terkait perceraian orang tua?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku paham perasaan itu. Aku pernah merasakannya sendiri, dan aku tahu betul bagaimana hal-hal kecil bisa memicu ledakan emosi yang terasa tidak proporsional, terutama yang berhubungan dengan perceraian orang tua....

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Kayyisa Rheva Shalitta
Kayyisa Rheva Shalitta · 9 months lalu broken home
Apakah wajar ketika aku merasa gelisah di rumah baru setelah orang tua pisah?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku mengerti betul perasaanmu, karena aku pernah berada di posisi itu. Rumah baru setelah orang tua pisah tidak selalu membawa ketenangan yang kita bayangkan. Justru, di awal-awal, terasa seperti setiap...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Karenina Nadira Perlita
Karenina Nadira Perlita · 9 months lalu broken home
Kenapa aku jadi sulit tidur memikirkan perceraian orang tua?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku duduk di kasur, menatap plafon yang kosong, sementara detak jam terdengar begitu nyata di kepalaku. Pikiran tentang perceraian orang tua datang tanpa diundang, seperti gelombang yang menghantam tanpa jeda....

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Jovanka Orlin Pradipa
Jovanka Orlin Pradipa · 9 months lalu broken home
Apakah trauma masa kecil akibat perceraian orang tua bisa memicu kecemasan kronis?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku ingat malam-malam ketika aku duduk di kamar yang gelap, hanya ditemani suara detak jam dan napasku sendiri, memikirkan perceraian orang tua yang terjadi ketika aku masih kecil. Waktu itu...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Josephine Rachel Olivia
Josephine Rachel Olivia · 9 months lalu broken home
Kenapa takut kehilangan orang yang dicintai seperti saat perceraian orang tua?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku ingat malam-malam ketika aku duduk di kamar yang gelap, hanya ditemani suara detak jam dan napasku sendiri, memikirkan perceraian orang tua yang terjadi ketika aku masih kecil. Waktu itu...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Jennifer Prima Sifabella
Jennifer Prima Sifabella · 9 months lalu broken home
Apakah trauma broken home membuat kita jadi waspada terus-menerus?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku ingat betul malam-malam ketika aku duduk di kamar, lampu hanya menyala redup, dan dunia luar terasa begitu jauh. Di kepala aku berputar rasa takut yang tak jelas asalnya, ketegangan...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Jenny Mada Luvena
Jenny Mada Luvena · 9 months lalu broken home
Kenapa takut konflik lama orang tua terkait perceraian terulang lagi saat ini?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku tahu persis rasa itu, ketakutan yang muncul tanpa disadari, setiap kali suara nada tinggi atau bisikan tegang mengisi rumah, dan seketika bayangan masa lalu tentang pertengkaran orang tua hadir...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Justina Marsya Nediva
Justina Marsya Nediva · 9 months lalu broken home
Apakah wajar merasa cemas tiap kali bertemu orang tua yang bercerai?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku pernah berada di posisi itu, dan aku tahu persis bagaimana rasa cemas itu muncul setiap kali bertemu orang tua yang bercerai. Rasanya seperti ada lapisan ketegangan di udara, meskipun...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Inara Kalea Lathifa
Inara Kalea Lathifa · 9 months lalu broken home
Kenapa aku mudah panik saat memikirkan perceraian orang tua?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku pernah panik hanya karena mendengar kata “cerai” di percakapan orang lain. Padahal itu bukan tentang keluargaku. Tapi dadaku langsung sesak, napasku pendek, dan kepalaku terasa penuh oleh ingatan yang...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Irina Nuria Pratibha
Irina Nuria Pratibha · 9 months lalu broken home
Kenapa aku merasa bingung antara menjaga hubungan dengan orang tua atau melindungi diri sendiri?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku lama sekali hidup di persimpangan ini. Di satu sisi aku ingin menjadi anak yang tetap menjaga hubungan, tidak menjauh, tidak dianggap durhaka, tidak menjadi cerita sedih di meja makan...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Indira Myesha Kirania
Indira Myesha Kirania · 9 months lalu broken home
Apakah terapi atau konseling efektif untuk mengatasi trauma akibat broken home?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Ya. Terapi dan konseling bisa efektif—tapi bukan dengan cara yang sering digambarkan orang. Aku ingin jujur sejak awal: terapi tidak membuatku “sembuh” secara dramatis, tidak menghapus masa lalu, tidak membuat...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Ilona Jannie Kaitlyn
Ilona Jannie Kaitlyn · 9 months lalu broken home
Apakah mungkin aku merasa damai meski orang tua tetap bermasalah?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku dulu berpikir kedamaian itu hanya mungkin kalau orang tuaku berhenti bermasalah. Kalau mereka akhirnya akur. Kalau konflik selesai. Kalau luka-luka itu ditutup rapi. Selama itu belum terjadi, rasanya tidak...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Haifa Imani Janan
Haifa Imani Janan · 9 months lalu broken home
Apakah jarak fisik bisa membantu menyembuhkan trauma akibat perceraian orang tua?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Ya—jarak fisik bisa membantu, tapi bukan sebagai obat, melainkan sebagai ruang bernapas. Dan perbedaannya penting sekali. Aku menjawab ini bukan dari teori, tapi dari hidup yang pernah kujalani sendiri. Dari...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Hanin Jahida Izdihar
Hanin Jahida Izdihar · 9 months lalu broken home
Kenapa aku sulit menemukan kedamaian emosional setelah broken home?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku akan langsung jujur: sulit menemukan kedamaian emosional setelah broken home itu wajar, tapi rasanya tidak pernah “cukup wajar” ketika kamu sedang mengalaminya sendiri. Aku pernah berada di titik itu,...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Humaira Ghaada Fahima
Humaira Ghaada Fahima · 9 months lalu broken home
Apakah normal ingin memaafkan tapi sulit melupakan perceraian orang tua?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Hilary Bahira Chana
Hilary Bahira Chana

Memaafkan Tapi Sulit Melupakan: Dinamika Emosi Setelah Perceraian Orang Tua Memaafkan orang tua setelah perceraian adalah proses emosional yang kompleks, sering kali berjalan beriringan dengan rasa sakit yang belum sepenuhnya...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Helia Chessy Hasna
Helia Chessy Hasna · 9 months lalu broken home
Kenapa aku jadi bingung ? Ingin menjauh tapi juga ingin terlibat setelah broken home
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Hilary Bahira Chana
Hilary Bahira Chana

Bingung Antara Menjauh dan Terlibat: Dilema Emosional Setelah Broken Home Setelah mengalami broken home, perasaan bingung antara ingin menjauh dan tetap terlibat dalam dinamika keluarga adalah hal yang sangat wajar....

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain
Hilary Bahira Chana
Hilary Bahira Chana · 9 months lalu broken home
Apakah wajar berharap orang tua bisa akur kembali setelah bercerai walaupun tidak rujuk?
Warning: Undefined variable $has_unread in /home/duniais1/dictio.id/wp-content/themes/buddyx-child/jetonomy/partials/post-card.php on line 381
Bilha Priyanka Inara
Bilha Priyanka Inara

Aku paham betul perasaanmu. Rasa ingin orang tua bisa akur kembali, meski mereka tidak rujuk, adalah sesuatu yang sangat wajar, bahkan manusiawi. Aku pernah ada di posisi itu—menjadi anak yang...

Baca jawaban lengkap →
+1 jawaban lain