Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apa yang dimaksud dengan Sifat turunan serbuk?

Sifat-sifat serbuk meliputi :

  1. Sifat dasar : distribusi ukuran dan luas permukaan serbuk.
  2. Sifat turunan : porositas, susunan pengepakan, kerapatan partikel, bulkiness, dan sifat aliran.

Apa yang dimaksud dengan Sifat turunan serbuk ?

35

a. Porositas atau rongga

Porositas atau rongga dari serbuk adalah perbandingan volume rongga terhadap volume bulk dari sebuah pengepakan yang dinyatakan dalam persen.

image|690x224

b. Kerapatan Partikel

Kerapatan secara umum didefinisikan sebagai berat per satuan volume

1) Kerapatan Sebenarnya
Kerapatan sebenarnya adalah kerapatan dari bahan itu sendiri, tidak termasuk rongga dan pori-pori.

Alat yang digunakan untuk mengukur kerapatan sebenarnya yaitu

* **Densitometer Helium**

Densitometer Helium digunakan untuk menentukan kerapatan serbuk yang berpori.

* **Piknometer**

Piknometer adalah sebuah alat yang dapat digunakan untuk mengukur kerapatan sebenarnya dari sebuah padatan dan benda cair.

    image|690x690
     Gambar Piknometer Volume 25 ml

  Di mana kerapatan sebenarnya dapat dihitung dengan persamaan di bawah ini:

  image|579x167

* **Hidrometer**

Hidrometer merupakan alat untuk mengukur kerapatan sebenarnya dari zat cair.

   image|690x275
   Gambar Hidrometer

2) Kerapatan Granul

Kerapatan granul didefinisikan sebagai volume granul yang merupakan volume partikel + ruang dalam partikel

Penentuan kerapatan granul dengan menggunakan metode pemindahan cairan (air raksa). Dalam kerapatan granul dikenal istilah porositas dalam partikel yang dirumuskan sebagai:

 image|643x261

3) Kerapatan Bulk
Kerapatan bulk didefinisikan sebagai massa dari suatu serbuk dibagi dengan volume bulk. Kerapatan bulk ini tergantung dari Tergantung pada distribusi ukuran partikel, bentuk partikel dan kohesi antar partikel.

Dalam kerapatan bulk dikenal dua macam porositas yaitu

   * **Porositas celah / ruang antara**

Yaitu volume relatif celah-celah ruang antara dibandingkan dengan volume bulk serbuk, tidak termasuk pori-pori di dalam partikel. Porositas celah dinyatakan dalam rumus di bawah ini

  image|300x136

 * **Porositas total**

Porositas total dinyatakan sebagai keselurahan pori dari celah-celah antara partikel dan pori-pori di dalam partikel. Porositas total dinyatakan dalam rumus sebagai berikut :

 image|309x135

   dimana:

Vb = volume bulk
Vp = volume bahan padat itu sendiri

Sumber :

Santi. Sinala, Farmasi Fisika, 2016, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.