Business Case adalah sebuah argumen, biasanya didokumentasikan, yang dimaksudkan untuk meyakinkan pengambil keputusan untuk menyetujui semacam tindakan. Dokumen itu sendiri yang kita disebut sebagai Business Case.
Waktu yang tepat untuk menggunakan business case adalah ketika sebuah organisasi / perusahaan akan melakukan proses bisnis. Maka secara matang harus ditentukan business case yang seperti apa yang terbaik untuk menopang proses bisnis tersebut.
Sebagai aturan, sebuah kasus bisnis harus mengartikulasikan proses yang jelas menuju Return On Investment (ROI) yang menarik. Paling sederhana, sebuah Business Case bisa menjadi saran. Misalnya, jika seorang manajer restoran memperhatikan bahwa bisnis tersebut tidak menghasilkan cukup uang pada hari Minggu malam untuk menanggung biaya operasional, maka dari itu ada fakta yang mungkin cukup menarik bahwa pemilik tersebut akan membuat Business Case untuk menutup restoran pada pukul 5 pagi pada hari Minggu.
Organisasi atau persahaan yang membutuhkan business case adalah perusahaan perusahaan yang memiliki proses bisnis yang terus menerus dan selelu diperatikan setiap proses proses yang ada, contohnya sepeti perusahaan perusahaan perbankan. Business case mereka harus benar benar dipikirkan secara matang.
Sumber :
http://sabilasschooldiary.blogspot.co.id/2012/03/manajemen-proyek-business-case-part-2.html
https://prezi.com/aakficnbqjsp/business-case/