Tahap-tahap mengembangkan MOV pada proyek TI :
• Mengidentifikasi area dari dampak yang diinginkan
Potensial area:
- Strategic, Contoh: menembus pasar baru, meningkatkan market share,
- Customer, Contoh: Customer punya pilihan lebih atas produk atau service, customer menerima produk dan service terbaik, transaksi lebih efisien dan efektif.
- Financial, Contoh: Meningkatkan profit dan margin.
- Operational, Contoh: Hemat biaya sesuai kelancaran operasi, meningkatkan keefektifan operasional, meningkatkan supply chain.
- Social, Contoh: Edukasi, kesehatan, keamanan, lingkungan.
• Mengidentifikasi nilai yang diinginkan dari proyek TI
Identifikasi nilai dari suatu proyek IT berdasarkan jawaban yang dihasilkan dari pertanyaan berikut:
- Better, Apa yang diinginkan organisasi untuk menjadi lebih baik?
Contoh: meningkatkan kualitas atau meningkatkan efektivitas?
-
Faster, Apa yang diinginkan organisasi untuk dilakukan lebih cepat?
Contoh: meningkatkan kecepatan, meningkatkan efisiensi, atau mengurangi siklus waktu?
-
Cheaper, Apa yang diinginkan organisasi untuk dilakukan lebih murah?
Contoh: mengurangi biaya?
-
Do more- Apa yang diinginkan organisasi untuk dilakukan lebih dari sekarang?
Contoh: mengembangkan bisnis atau memperluas bisnis?
• Mengembangkan bidang yang sesuai
• Menetapkan batasan waktu untuk mencapai MOV
• Memastikan dan mendapat persetujuan dari stakeholder proyek
Pada tahap ini dipastikan bahwa MOV yang ditentukan akurat dan realistis. Dalam mengembangkan MOV memerlukan hubungan pekerjaan antara project manager dan sponsor. Project Manager bertanggung jawab untuk memandu / mengarahkan proses yang berlangsung, sedangkan sponsor harus mengidentifikasi nilai dan metrik target.
• Merangkum MOV dengan singkat dan jelas
Ringkasan dari MOV harus dapat:
- Menghasilkan kesempatan untuk mendapatkan persetujuan akhir dan verifikasi
- Menghasilkan petunjuk yang sederhana dan jelas untuk tim proyek
- Menunjukkan ekspektasi / hasil yang diingkan dengan jelas dan terperinci untuk para
stakeholder
http://scdc.binus.ac.id/bslc/2016/05/ringkasan-uts-managemen-proyek/