Tujuan atau visi misi merupakan landasan utama dalam organisasi, sehingga projek yang akan dibuat harus sesuai dengan tujuan dari organisasi. Untuk mewujudkan tujuan tersebut organisasi pasti memiliki strategi-strategi bisnis untuk mewujudkan tujuan organisasi. Strategi strategi ini dapat dikembangkan melalui bussiness case yang merupakan dasar dari pembuatan projek, yang diharapkan projek ini akan membantu organisasi untuk mendapatkan tujuan nya.
Tahapan awal dalam pembuatan bussines case adalah melakukan indentifikasi Measurable Organization Value (MOV). Profesor Jack Marchewk mengatakan bahwa tujuan dari MOV adalah untuk mengukur keberhasilan dari proyek. Namun Jack Marchewk juga mengatkan bahwa MOV merupakan fondasi awal dan utama dalam pembangunan sebuah proyek. Jika perusahaan telah membuat sebuah MOV maka fondasi awal dalam pembuatan projek sudah terbentuk. Fondasi awal pembentuk ini salah satunya adalah scope (batasan), schedule (timeline), budget (biaya) dan quality (kualitas).

Scope atau batasan yang diidentifikasi pada MOV dapat menjadi dasar organisasi untuk membuat strategi untuk mewujudkan projek yang akan dibangun. Dengan menggunakan Scope maka organisasi akan mengerti batasan-batasan projek agar tidak melenceng dari tujuan awal organisasi dibuat. Jika scope ini tidak diidentifikasikan maka pembuatan projek akan keluar batas dan dapat membuat organisasi mengeluarkan biaya dan tenaga lebih.
Waktu merupakan musuh besar dalam pembuatan projek, seorang top manajemen akan meminta penyelesian projek dapat dilakukan segara. Untuk melakukan menejemen waktu ini maka dibutuhkannya schedule atau jadwal pembuatan projek, akan sangat sulit jika projek dikerjakan tanpa adanya menejemen waktu, bisa saja projek tersebut molor dan bisa saja projek tersebut terlalu cepat untuk dikeluarkan.
Strategi juga berhubungan dengan biaya, perusahaan akan berusaha bagaimana biaya dapat diminimalisir, dengan MOV yang mengidentifikasi biaya akan membuat perusahaan dapat mengatur bagaimana strategi untuk medapatkan biaya tersebut.
Pada tahap akhir MOV akan menjadi lembar nilai apakah projek yang digarap dalam bussines case tersebut dapat berjalan atau tidak, dengan melakukan penilaian ini maka akan ada bukti kauntitif. Jika dalam penilaian MOV dinyatakan tidak berhasil maka dapat disimpulkan bahwa projek tersebut gagal dan organisasi dapat mengerti faktor penyebab kegagalan itu berdasarkan fondasi awal yang telah dibentuk. Kedepannya organisasi akan membuat strategi baru untuk mewujudkan tujuan awal dari perusahaan.
Referensi :
https://www.pmi.org/learning/library/measuring-organizational-value-new-economy-7444