Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Sesuai dengan permintaan abstraksi, bahwa abstraksi itu sendiri adalah mengambil bagian-bagian yang penting saja dari sebuah masalah. jadi tidak harus semua hal kita bisa masukkan ke dalamnya. memulai suatu dengan tidak dengan cara melihatnya secara universal, tetapi melihatnya dari yang sedikit-sedikit dahulu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Untuk mengabstraksikan gerakan ke dalam komputer yaitu dengan cara mengambil hal-hal yang penting saja dari gesture tubuh dan memberikan kepekaan situasi untuk hal yang yang disangkut pautkan dengan gesture tersebut. Ambillah hal yang penting dan sering dilakukan oleh para pengguna teknologi. misalnya handphone, agar saat telfon telinga kita tidak sengaja mengeklik sesuatu di layar smartphone tersebut. Maka gesture yang diabstraksi yaitu saat tangan kita berayun menuju telinga untuk memulai pembicaraan. Gesture tersebut adalah hal umum dari sebuah gerakan mengangkat telefon.

Contohnya yaitu aplikasi Smart Gesture yang terdapat pada handphone.
banyak pilihan dari gesture itu sendiri :

  1. Untuk menjawab panggilan masuk yang ditampilkan di layar: hanya dekatkan wajah Anda ke smartphone Anda untuk menjawab panggilan dengan menggunakan sensor.
  2. enampilkan kontak – dekatkan wajah Anda ke telepon Anda untuk membuat panggilan menggunakan proximity sensor.
  3. hanya luruskan tangan Anda di depan sensor cahaya untuk membuka telepon
  4. hanya geser tangan Anda di atas sensor untuk memicu fungsi kamera dan mengambil foto.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, penggunaan alat input komputer juga ikut berkembang. Bermula dari menggunakan keyboard yang memiliki pesan tertentu dari tiap tombolnya, berkembang ke layar sentuh yang membuat manusia dapat berinteraksi langsung dengan layarnya, sekarang sedang dikembangkan teknologi dimana manusia dapat memberikan input ke komputer dengan menggunakan gesture.

Pendeteksian gesture dapat menggunakan beberapa alat, contohnya adalah Kinect, Kinect adalah suatu teknologi yang membuat user dapat berinteraksi secara natural dengan komputer tanpa menggunakan controller. Dengan kata lain user, dapat melakukan suatu pengoperasian komputer hanya dengan menggunakan gerakan tangan atau gerakan tubuh lainnya. Dilengkapi dengan depth sensore yang digunakan untuk mengenali dan melacak sendi-sendi tubuh manusia.

Cara kerja untuk mengabstraki gerakan yaitu :

  • Proses pengecekan gesture sendiri meliputi
    pengambilan setiap gerakan user, di mana pada gerakan tersebut akan dicek apakah gesture tersebut merupakan gesture swipe atau bukan.

  • Pengecekan untuk gesture tersebut dilakukan dengan cara memberi batasan pada durasi awal pengambilan dan durasi maksimal pengambilan gerakan swipe.

  • Tangan user dicek apakah bergeser sesuai arah dan tidak melebihi batas tinggi swipe tersebut. Bila proses tersebut benar, maka program mengambil data tersebut sebagai swipe right atau swipe left. Di mana nantinya data tersebut yang akan digunakan untuk melakukan proses keyboard emulator.

  • Untuk aplikasi pendeteksian posisi dilakukan pengecekan pada posisi tangan, apakah berada di area yang sudah ditentukan. Apabila benar maka, respon program akan mengeluarkan audio.

image|510x382

image|510x349

image|510x385

SUMBER :
https://media.neliti.com/media/publications/110034-ID-pendeteksian-gerak-menggunakan-sensor-ki.pdf (diakses pada tanggal 26 September 2017)

Teknologi yang ada saat ini selalu berkembang, berbagai macam inovasi- inovasi diciptakan. Yang dulunya saat kita mengoperasikan sebuah komputer diperlukan alat input seperti keyboard berkembang ke layar sentuh atau touch screen yang membuat pengguna dapat berinteraksi dan menggunakannya hanya dengan menyentuh langsung layarnya. Dan sekarang sebuah perusahaan teknologi terbesar, yaitu Microsoft telah mengembangkan teknologi dimana manusia dapat berinteraksi dengan komputer menggunkan gesture.

Teknologi tersebut dinamakan Kinect, Kinect adalah kontroler motion sensor, suatu teknologi yang dapat membuat pengguna dapat berinteraksi dengan komputer tanpa harus digenggam atau ditekan. Teknologi ini diciptakan untuk konsol besutan mereka, XBOX 360. Kinect menjanjikan tubuh kita sebagai kontroler yang sesungguhnya. Kita harus menghindar, melompat, menunduk, membidik, dan semua aktivitas nyata lainnya untuk menghasilkan efek yang sama untuk karakter kita di game.

image|430x147

Kinect dibangun dengan menggunakan teknologi sofware yang dikembangkan secara internal oleh Rare, sebuah perusahaan game dibawah Microsoft Game Studios milik Microsoft. Kamera pada kinect dikembangkan oleh pengembang asal Israel yakni PrimeSense, yang mengembangkan sebuah sistem yang mampu mengartikan gerakan secara tepat, yang akhirnya memungkinkan pengaturan tanpa tangan pada perangkat elektronik dengan menggunakan proyektor infrared dan camera dan sebuah microchip untuk mendeteksi gerakan obyek dalam 3 dimensi.

3045347-inline-i-2-did-microsoft-research-just-invent-virtual-hands-for-your-oculus-rift|596x335

Cara kerja Kinect secara umum cukup sederhana, Yaitu Kinect menggunakan kamera 3 dimensi untuk mengenali gerakan para player. Kamera yang ada pada Kinect ini dapat mendeteksi hingga 6 orang sekaligus. Namun hanya 2 orang player atau pengguna aktif saya yang dapat ditangkap gerakannya oleh Kinect secara bersamaan.

image|600x340

SUMBER:
https://www.fastcodesign.com/3045347/microsofts-handpose-wants-to-make-gesture-controls-something-you-actually-like
http://electronics.howstuffworks.com/microsoft-kinect.htm
http://www.jameco.com/jameco/workshop/howitworks/xboxkinect.html