Data Modeling

Pemodelan data (data modeling) adalah proses analisis/mendefinisikan/mendokumentasikan perancangan objek data dan hubungannya dengan objek data lainnya dengan menggunakan diagram yang mudah untuk dipahami, seperti text dan simbol. Pemodelan data juga dianggap sebagai flowchart. Pemodelan data merupakan langkah awal dalam perancangan basis data dan pemrograman berorientasi objek karena para perancang terlebih dahulu membuat model konseptual tentang bagaimana data berhubungan satu sama lain. Pemodelan data melibatkan pengembangan dari model konseptual sampai ke model fisik.
1. Pemodelan Data Konseptual - mengidentifikasi hubungan tingkat tertinggi antara entitas atau tingkatan yang berbeda.
2. Pemodelan Data Privat - hampir sama dengan pemodelan data konseptual, namun membahas persyaratan unik dari bisnis tertentu.
3. Pemodelan Data Logis - menggambarkan entitas, atribut, dan hubungan spesifik yang terlibat dalam fungsi bisnis. Berfungsi sebagai dasar pembuatan model data fisik.
4. Pemodelan Data Fisik - mewakili aplikasi dan implementasi yang spesifik database dari model data logis.
Data Abstraction

Abstraksi data adalah pengurangan data tubuh tertentu ke representasi dalam bentuk sederhana dari keseluruhan. Abstraksi data menuntut pemisahan yang jelas antara sifat abstrak tipe data dan rincian yang konkret implementasinya.
Abstraksi, secara umum, adalah proses menghilangkan atau menghapus karakteristik dari sesuatu untuk menguranginya dan merubahnya menjadi seperangkat karakteristik yang penting. Seperti dalam seni abstrak, representasi tersebut kemungkinan merupakan salah satu potensi abstraksi dari sejumlah kemungkinan. Lapisan abstraksi database (representasi sederhana dari database yang berbentuk deskripsi tertulis atau diagram), misalnya, adalah salah satu dari sejumlah kemungkinan seperti itu.
Abstraksi data biasanya merupakan langkah awal dalam perancangan basis data. Database adalah sistem yang terlalu kompleks untuk dikembangkan jika tanpa terlebih dahulu membuat kerangka kerja yang telah disederhanakan. Abstraksi data memungkinkan pengembang memulai dari elemen penting dan secara bertahap menambahkan detail data untuk membuat sistem akhir.
Simulations

Simulasi adalah tiruan dari pengoperasian proses atau sistem dunia nyata dari waktu ke waktu. Mensimulasikan sesuatu mengharuskan adanya model yang dikembangkan dalam bentuk prototipe/purwarupa yang mewakili karakteristik utama, perilaku, dan fungsi dari sistem tersebut.
Simulasi digunakan dalam banyak bidang, seperti simulasi teknologi untuk optimasi kinerja, teknik keselamatan, pengujian, pelatihan, pendidikan, dan video game. Simulasi juga digunakan dengan pemodelan ilmiah sistem pada alam atau sistem pada manusia untuk mendapatkan wawasan tentang fungsinya. Simulasi digunakan untuk menunjukkan efek nyata dari kondisi dan tindakan alternatif. Simulasi juga digunakan saat sistem yang sebenarnya tidak dapat dilibatkan, karena mungkin tidak dapat diakses, memiliki kemungkinan membahayakan, sedang dirancang namun belum dibangun, atau mungkin tidak ada. Macam-macam simulasi :
1. Simulasi fisik mengacu pada simulasi di mana benda fisik disimulasikan. Objek fisik ini sering dipilih karena lebih kecil atau lebih murah daripada objek yang sebenarnya.
-
Simulasi interaktif adalah simulasi fisik jenis khusus yang sering disebut simulasi yang operatornya adalah manusia, seperti simulator penerbangan.
-
Simulasi Fidelity digunakan untuk menggambarkan keakuratan suatu simulasi dan seberapa dekat ia meniru pasangan kehidupan nyata. Fidelity secara umum diklasifikasikan sebagai :
• Rendah - simulasi minimum yang diperlukan sebuah sistem untuk merespons masukan dan keluaran
• Medium - merespon secara otomatis terhadap rangsangan, dengan akurasi terbatas
• Tinggi - hampir tidak dapat dibedakan atau sedekat mungkin dengan sistem sebenarnya
Referensi :
http://searchdatamanagement.techtarget.com/definition/data-modeling
http://whatis.techtarget.com/definition/data-abstraction
https://en.wikipedia.org/wiki/Simulation