Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apa syarat dalam merancang backup database?

SE selo mita 9 years ago

Data dan database merupakan komponen terpenting dalam suatu sistem informasi manajemen, disamping tentu saja aplikasi untuk sistem informasi harus tersedia, keduanya saling tergantung. Suatu aplikasi sistem informasi manajemen tidak ada gunanya jika tidak mempunyai data yang lengkap, demikian juga sebaliknya jika punya data tetapi tidak mempunyai aplikasi yang digunakan untuk mengelolanya sehingga tidak dapat dihasilkan suatu laporan, statistik atau pun informasi.Apa syarat dalam merancang database ?

18

image|690x494
Backup data merupakan salah satu kegiatan yang harus dilakukan oleh pengelola database untuk melakukan penyalinan sistem, data dan aplikasi. Backup data harus dilakukan untuk menjaga jangan sampai terjadi kerusakan sistem dari luar ataupun dari dalam sistem, yang disengaja atau pun tidak disengaja.

Langkah-langkah yang harus di penuhi dalam perancangan database adalah sebagai berikut :

a. Studi Kelayakan

Dalam merancang database studi kelayakan adalah langkah pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan informasi yang tepat sehingga dapat diterapkan dalam sebuah basisdata. Studi kelayakan akan menghasilkan data mentah dalam pembuatan basisdata. Dalam studi kelayakan ini digunakan untuk menginventaris kebutuhan dasar yang harus dipenuhi agar tidak menggangu proses pengembangan sistem yang telah direncanakan.

b. Rencana Pendahuluan.

Langkah ini merupakan langkah yang menentukan lingkup sistem yang diakan di bangun. Pada tahap ini akan dibuat diagram alir data yaitu DFD (Data Flow Diagram). Bentuk DFD digunakan untuk mendokumentasikan proses berjalannya sistem yang sedang dibangun, termasuk entitas sumber-sumber masukan dan hasilnya atau keluaran. Fungsi DFD untuk menggambarkan secara rinci mengenai sistem sebagai jaringan kerja antara fungsi yang berhubungan satu sama lain dengan menunjukan dari dan dan kemana data mengalir serta penyimpanannya.

c. Menganalisa Sistem

Pada langkah ini dilakukan analisa data yang dibutuhkan, Penganalisaan ini dapat dilakukan secara langsung, yaitu dengan mendatangi langsung tempat atau objek yang dijadikan sistem implementasi.

Proses analisa ini dapat dilakukan melalui wawancara atau dengan mencari data pada objek tujuan sehingga validasi data tercapai. Data-data yang valid tersebut siap diimplentasikan kedalan sistem database.

d. Merancang Sistem

Perancangan sistem yang dimaksud adalah memisahkan data mentah menjadi kelompok data yang bisa disebut tabel. Dengan mengimplentasikannya kedalam sistem yang terdistribusi dalam bentuk database akan mempermudah melakukan tindakan lebih lanjut dalam implementasi. Perancangan sistem ini akan menghasilkan penggambaran dengan bentuk yang lebih jelas dan terkelompok yan di sebut Tabel.

Cara membackup data

Bisa dilakukan dengan berbagai perangkat, baik itu melalui hard disk internal itu sendiri, hardisk eksternal, CD R/RW, DVD R/RW, flash disk, memory, maupun software backup baik .

  1. Pertama dan yang paling utama siapkan terlebih dahulu komputer yang berbasis sistem operasi windows 7.
  2. Kedua, anda klik Start > all programs > accessories > System tools > Backup
  3. Ketiga, Di Tampilan Dekstop anda akan muncul Aplikasi Wizard Backup atau Aplikasi Restore dan anda harus klik next.
  4. Keempat, Pilih back up files and setting > klik next.
  5. Kelima, Akan Muncul di Tampilan Dekstop anda empat pilihan backup :
    – My documents and settings ( hanya foder my documents, favorites, desktop dan cookies)
    – Everyone’s documents and settings (foder my documents, favorites, desktop dan cookies dari semua user)
    – All information on this computer ( segala informasi yang ada )
    – Let me choose what to back up ( hanya pilihan yang dikehendaki ) ,Lalu anda pilih salah satu pilihan tersebut, Setelah itu Klik next.
  6. Selanjutnya atau yang keenam, Pilih tempat menyimpan back up dan beri nama backup sesuai dengan kehenedak dan pastikan bahwa volumenya cukup untuk menyimpan file backup. Dan jangan lupa Klik next.
  7. Setelah itu anda tunggu beberapa saat (hingga proses loading/memuatnya selesai). Setelah selesai klik finish.
  8. Dan setelah anda klik finish, akan ada proses loading atau proses memuat kembali. Anda harus menunggu proses ini hingga selesai. Karena data anda sedang dalam proses di backup.

Kemudian data anda telah selesai di back up, kini data komputer anda sudah aman.

SUMBER :slight_smile:
*

* http://indah-purnama.blogspot.co.id/2010/01/backup-dan-recovery-01012009-by-saluky.html
* https://rakhmawatiputrirasyid.wordpress.com/category/uncategorized/semester4/

image|680x437

Backup database adalah proses mengembalikan keadaan operasional, arsitektur dan data yang telah tersimpan pada perangkat lunak database. Hal ini memungkinkan penciptaan duplikat data dalam kasus kerusakan database utama yang rusak ataupun hilang.

Terdapat syarat-syarat yang dibutuhkan untuk Backup Database :

1. Tentukan apa yang perlu dicadangkan

Menentukan apa yang perlu dicadangkan adalah langkah awal sebelum kita kehilangan data dengan menentukan data-data mana yang penting dan kurang penting akan mempermudah kita untuk melakukan backup.

2. Tentukan jenis cadangan yang sesuai

Menentukan jenis cadangan dengan memilah data yang telah kita pilih supaya data yang akan dibackup dapat kita tentukan jenis nya lebih mudah ketika ingin melakukan backup.

3. Menetapkan jadwal pencadangan

Menetapkan jadwal itu penting supaya kita bisa rutin dalam melakukan backup, dengan menetapkan jadwal setiap minggu / bulan adalah langkah paling aman ketika kita kehilangan data.

4. Tentukan tempat untuk menyimpan backup

Lokasi penyimpanan sangat dibutuhkan untuk menyimpan data cadangan, sebagai lokasi penyimpanan data cadangan diperlukan penyimpanan yang berbeda supaya kita bisa membedakan dimana data asli dan dimana data backup.

SUMBER :