Berdasarkan distribusi sumber informasi/data, jaringan komputer dapat dibedakan menjadi dua, yaitu jaringan terpusat (host based network) dan jaringan terdistribusi (distributed network).
Jaringan Terpusat (Host Based Network)

Jaringan komputer terpusat terdiri atas komputer induk (host/server) dan satu atau lebih komputer terminal (workstation). Komputer induk (host/server) berfungsi untuk melayani kebutuhan komputer terminal. Komputer induk menyimpan banyak data dan program aplikasi untuk melakukan pengolahan dan pemrosesan data. Komputer terminal, biasanya, berfungsi sebagai perantara untuk mengakses komputer induk.
Penerapan jaringan komputer ini dapat Anda lihat pada kehidupan sehari-hari. Contoh penerapannya dapat Anda lihat di kasir supermarket ataupun pusat perbelanjaan. Ketika melakukan transaksi pembayaran, sang kasir akan mengakses database barang yang terdapat di komputer induk. Jadi, hanya dengan memindai kode barang suatu produk, nama barang, harga, dan jumlah persediaan barangnya akan tampil. Semua data tersebut terdapat di dalam suatu database yang tersimpan di dalam komputer induk. Komputer yang digunakan oleh kasir berfungsi sebagai komputer terminal.
Kelebihan Setralisasi (Terpusat) :
- Efisiensi Sumber Daya (baik informasi maupun perangkat sistem).
- Menghindari kerangkapan data, Dengan terpusatnya data/informasi maka tidak semua orang bisa mengelolanya sehingga tidak ada data yang sama, hal ini menyebabkan ruang penyimpanan tidak terbuang sia-sia.
- Kemudahan untuk penganalisisan serta pengontrolan arus informasi dan sistemnya.
- Optimalisasi dan efisiensi anggaran dana yang diperlukan untuk perawatan sistem.
Kekurangan Setralisasi (Terpusat) :
- Lamanya waktu yang diperlukan untuk melakukan siklus informasi.
- Keterbatasan pemenuhan kebutan informasi yang diharapkan oleh pengguna , Pada sistem ini terjadi pengelompokan prioritas informasi yang tidak sembarang orang bisa memperolehnya.
- Data yang ada tidak fleksibel Peningkatan ketergantungan publik.
Jaringan Terdistribusi (Distributed Network)

Jaringan komputer terdistribusi merupakan jenis jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer induk (host/server). Komputer server ini berfungsi sebagai pusat layanan data dan program aplikasi yang disediakan untuk dapat diakses oleh komputer terminal (workstation). Jaringan komputer ini dapat dibentuk dari beberapa jaringan berbasis induk atau terpusat.
Dewasa ini, banyak perusahaan yang beralih dari jaringan terpusat menjadi jaringan terdistribusi. Alasannya, dengan jaringan komputer terdistribusi, setiap komputer induk (host/server) dapat melayani bagian-bagian yang berbeda. Misalnya, bagian keuangan hanya dapat mengakses ke satu komputer induk atau bagian marketing hanya mampu mengakses ke satu komputer induk yang berbeda. Komputer-komputer induk itu terhubung ke satu komputer induk (host/server) yang utama.
Kelebihan Desentralisasi (Tersebar/Terdistribusi) :
- Penghematan biaya.
- Peningkatan tanggung jawab terhadap pengeluaran biaya. Karena sifat pengembangan adalah terbuka sehingga memperkecil biaya kebutuhan pengembangan.
- Peningkatan kepuasan pemakai. disesuaikan dengan perkembagan jaman serta untuk memenuhi kebutuhan informasi yang uptodate dan cepat.
- Kemudahan pencadangan ketika terjadi musibah.
Kekurangan Desentralisasi (Tersebar/Terdistribusi) :
- Memungkinkan kekacauan kontrol terhadap sistem komputer.
- Ketidaksesuaian dalam menyediakan hardware & software.
- Standardisasi bisa tak tercapai. akan diakibatkan tersebarnya pengelolaan informasi.
[details=Summary]
Jaringan Komputer Berdasarkan Distribusi Informasi Data
Kelebihan dan Kekurangan Sentralisasi dan Desentraisasi
[/details]