Dalam mengukur kesuksesan suatu startup, terdapat 3 kategori utama yang dapat diukur:
Ukuran Finansial
Hingga saat ini, modal total Grab terhitung lebih dari US$1 milyar. Grab juga didaulat menjadi startup teknologi dan perusahaan mobile internet dengan pendanaan terbaik di Asia Tenggara. Grab mungkin tidak memiliki keuntungan secara riil dari transaksi setiap harinya, bahkan dari data transaksi GrabTaxi Singapore pada tahun 2015, kerugian Grab yang disebabkan oleh biaya operasional meningkat dari US$119,000 menjadi US$1.99 juta. Berbeda dengan GrabCar yang sedikit lebih menguntungkan karena Grab tidak perlu berbagi keuntungan dengan perusahaan taksi yang menjadi mitranya. Tetapi dengan banyaknya investasi modal yang masuk, Grab mampu survive dengan modal yang dimilikinya untuk mengembangkan terus berinovasi untuk semakin mengembangkan investasinya di berbagai layanan seperti mengembangkan GrabPay, hingga berinvestasi pada kemampuan data science dan machine learning untuk mendukung pertumbuhan Grab dan memungkinkan peningkatan-peningkatan seperti predictive demand and driver dan user targeting.
Ukuran Penerimaan Pengguna
Di Indonesia, Grab memiliki basis pengguna sebanyak 8,6 juta sedikit dibawah pesaingnya yaitu Go-Jek yang memiliki basis pengguna sebanyak 8,8 juta. Namun dari data yang di dapat, sekitar 4 juta pengguna Go-Jek juga menggunakan Grab. Grab juga menjadi salah satu perusahaan penyedia layanan transportasi terbesar se Asia. Semakin besar perusahaan dan penggunanya, maka saham akan semakin meningkat. Dengan perdagangan saham ini lah salah satu yang memberikan keuntungan dan modal lebih besar untuk memonopoli pasar lebih jauh.
Ukuran Bisnis
Belum ada data otentik yang membahas mengenai CAC dan LTV Grab. Namun, dari pengamatan saya, banyak sekali iklan-iklan Grab yang saya termukan melalui media televisi, youtube, hingga di berbagai aplikasi maupun website tertentu. Tentu saja biaya yang dikeluarkan Grab untuk keperluan iklan cukup banyak, namun sebanding dengan banyaknya pengguna aktif yang mengunduh aplikasi Grab.
Dengan uraian diatas, manurut saya Grab sudah dapat dikategorikan sebagai sebuah produk startup yang berhasil karena dengan peningkatan pengguna dan investasi modal yang didapatkan selama ini. Grab juga menjadi salah satu perusahaan penyedia layanan transportasi terbesar se Asia.
[details="Referensi"]
http://tekno.liputan6.com/read/3155394/persaingan-sengit-go-jek-grab-dan-uber-siapa-pemenangnya
https://www.grab.com/id/press/business/grab-umumkan-pendanaan-ekuitas-sebesar-us750-juta-tingkatkan-total-posisi-modal-hingga-lebih-dari-us1-miliar/
https://www.techinasia.com/grabs-2015-financial-numbers-revealed-rivalry-uber
[/details]