Seperti yang dilansir oleh Bloomberg, Sabtu (27/8/2016) Uber menderita kerugian sebesar 1,27 miliar dollar AS atau sekitar Rp 16.8 tirlian pada kuartal 1 tahun 2016. Kerugian tersebut terjadi selama enam bulan dan trenya terus meningkat hingga pada kuartal 2 tahun 2016 kerugianya yakni mencapai 750 juta dollar AS.
Lalu bagaimana Uber masih bisa menjadi startup yang sukses tapi mengalami kerugian terus menerus, alasanya mungkin terletak pada strategi pemasaran uber, disini ada beberapa poin mungkin yang akan disampaikan yaitu:
1. Produk
Produk uber semuanya adalah digital, konsumen bisa mendownload aplikasi uber di smartphone mereka, ketika mereka ingin meminta tumpangan, mereka hanya tinggal menggunakan aplikasi tersebut untuk menghubungi sopir di sekitarnya yang dekat. Uber juga untuk sekarang berusaha untuk memperluas ke layanan lain, seperti sekarang jadi ada aplikasi UberRUSH yang hanya diluncurkan di New York untuk pengiriman, lalu ada juga UberFRESH dan UberEATS yaitu aplikasi pengiriman makanan.
2. Distribusi
Uber beroperasi di lebih 250 kota pada 57 negara, itu merupakan salah satu alasan utama kenapa Uber sangat populer. Uber juga terlibat dalam kemitraan strategis dengan perusahaan lain di Amerika Serikat, Uber menjalin kemitraan dengan American Express, Kemitraan strategis dengan perusahaan lokal ini akan sangat penting bagi uber karena untuk memperluas distribusinya.
3. Harga
Uber menggunakan aplikasi untuk menentukan harga, dengan menggunakan algoritma untuk memperkirakan biaya atau biasa disebut dengan harga surge, banyak orang mengklaim bahwa Uber menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan harga taxi lainya. Namun pada beberapa situasi, harga lonjakan dari Uber juga kadang menyebabkan kritik, di sisi lain konsumen percaya hal ini adalah bentuk uber mengkapitalisasi pada situasi tertentu, sehingga masih dianggap adil oleh para penggunanya.
4. Promosi
Uber telah banyak terlibat dalam sejumlah kegiatan promosi untuk membuat mereka terkenal, seringkali mengadopsi strategi pemasaran sebagai gebrakan untuk menarik perhatian layananya, contohnya, pada saat merayakan national ice cream month, uber meluncurkan truk es yang dikirim di tujuh kota besar, dll.
Sehingga bisa disimpulkan meskipun Uber telah menghadapi banyak tantangan, perusahaan ini telah menjadi sangat populer di kalangan konsumen, banyak yang mengklaim juga bahwa Uber telah merevolusi industri jasa transportasi, sehingga investor jelas percaya bahwa Uber akan tetap kuat di pasaran dalam jangka waktu yang panjang, karena Uber memiliki masa depan yang cerah dengan memiliki peluang expansi yang besar.
Refrensi: https://danielsethics.mgt.unm.edu/pdf/uber.pdf