
[details="Sumber Gambar:"]
Photo by Clayton Webb on Unsplash
[/details]
Metode Amati, Tiru, dan Modifikasi (ATM) sering dijumpai dalam dunia bisnis dan industri kreatif. Mengamati (observing) sesuatu diyakini mampu membuka pandangan kita dan menambah referensi. Referensi itulah yang dijadikan contoh dalam berkarya, tentunya dengan perubahan (modifikasi) untuk menghindari plagiasi.
Banyak orang yang setuju dengan metode ATM ini selama prosesnya dilakukan dengan benar. Lagipula, inovasi tidak melulu soal penemuan hal baru, tapi bisa berupa terobosan dari sesuatu yang sudah ada.
Namun, ada juga yang berpendapat bahwa metode ATM ini dapat mematikan kreativitas dan semangat berinovasi seseorang karena ia terbiasa meniru sesuatu.
Lantas, bagaimana pandanganmu tentang metode ATM ini?