Birokrasi didefinisikan sebagai organisasi formal yang ditandai oleh lima karakteristik dalam mencapai tujuan, pertumbuhan, dan ketahanannya. Kelima karakteristik itu adalah:
Clear levels, with assignments flowing downward and accountability flowing upward
Dalam suatu birokrasi, tingkat-tingkat kewenangan harus didefinisikan secara jelas. Setiap tingkat kewenangan memberikan tanggung jawab ke tingkat di bawahnya, sementara tingkat yang lebih rendah bertanggung jawab kepada tingkat di atasnya dalam memenuhi tugasnya. Organisasi akan lebih terstruktur dengan baik.
A division of labor
Setiap anggota memiliki tugas khusus untuk dipenuhi, dan semua tugas dikoordinasikan untuk mencapai tujuan organisasi. Masing-masing anggota bekerja sesuai dengan tanggung jawabnya. Masing-masing posisi memiliki batasan yang tertentu. Seperti contoh, seorang presiden tidak akan secara teknis memperbaiki gedung pemerintahan yang rusak. Tugas-tugas tersebut didistribusikan di antara orang-orang yang telah terlatih untuk melakukannya.
Written rules
Birokrasi memiliki tipikal menekankan prosedur tertulis. Apa yang telah disepakati dan tertulis dalam suatu prosedur baik dalam bentuk aturan atau yang lain, itulah yang seharusnya dijalankan. Hal ini dimaksudkan agar dalam melakukan aktivitasnya bisa lebih efektif dan efisien. Biasanya, semakin lama birokrasi maka akan semakin berkembang yang mengakibatkan semakin banyak juga prosedur tertulis yang dibuatnya. Dengan mendefinisikan prosedur secara jelas, anggota akan lebih terarah dalam berperilaku sehingga birokrasi akan berjalan sesuai dengan apa yang ingin dicapai, kemungkinan terjadinya penyimpangan akan semakin kecil.
Written communications and records
Penyimpanan catatan komunikasi tertulis. Hal ini cukup berarti untuk dokumentasi atau pengarsipan dalam suatu birokrasi. Di beberapa organisasi, para pekerja menghabiskan cukup banyak waktu untuk mengirim memo dan e-mail bolak-balik. Dengan adanya catatan semua komunikasi tertulis yang terjadi, maka bisa menjadi bahan untuk dilakukan evaluasi antar personal maupun unit dalam birokrasi. Evaluasi dilakukan tentu saja untuk menjadikan birokrasi semakin baik dan tetap di jalannya untuk mencapai tujuan bersama.
Impersonality and replaceability
Yang harus ditekankan dalam birokrasi adalah bahwa birokrasi bukan tentang siapa individunya, siapa pemimpinnya, siapa yang menjadi bawahannya. Birokrasi adalah satu kesatuan dari level paling atas hingga level paling bawah yang saling bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Pekerja harus memiliki mindset bahwa mereka bekerja untuk organisasi, bukan untuk pimpinan atau orang yang membawahinya. Weber memandang birokrasi sebagai bentuk organisasi sosial yang kuat sehingga dia meramalkan bahwa mereka akan mendominasi kehidupan sosial. Dia menyebut proses ini rasionalisasi masyarakat, yang berarti bahwa birokrasi, dengan peraturan dan penekanan pada hasil, akan semakin mendominasi kehidupan.
Dengan uraian karakteristik diatas, menurut saya birokrasi sangat mempengaruhi perkembangan startup. Jika kelima karakter bisa dilaksanakan oleh suatu startup dengan baik, maka kemungkinan birokrasi yang dijalankan akan sesuai dengan apa yang dicita-citakan dan dalam mencapai tujuan akan lebih efektif dan efisien.
[details="Referensi"]
https://content.stg-openclass.com/eps/sanvan/api/item/b24b022b-f37a-4b3e-80f7-1cbe688c8b4b/1/file/henslin_writing_space_prod_test03302015/OPS/text/chapter-05/ch5_sec_02.xhtml
[/details]