Facebook merupakan sarana sosial yang membantu kita untuk saling berhubungan satu sama lain. Orang-orang menggunakan Facebook untuk menjaga hubungan dengan teman, bertukar foto, mengirim tautan atau video, dan mengetahui lebih jauh tentang orang-orang yang mereka temui. Facebook telah menempatkan Mark Zuckenberg menjadi pengusaha muda terkaya di Amerika. Total kekayaannya kini mencapai $70.9 B. Lalu, darimanakah sumber pendapatan facebook? Padahal facebook merupakan sebuah situs umum.
Menurut analis, kontribusi terbesar pendapatan Facebook berasal dari iklan. Pemasukan Facebook dari iklan ini mampu mencapai 80 persen dari total pemasukan Facebook. Berdasarkan riset pasar tentang periklanan digital global, akun Facebook menyumbang lebih dari 6% dari pendapatan iklan digital di seluruh dunia, dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus berlanjut. Sebagian besar pendapatan iklan tersebut (setinggi 62%) berasal dari bisnis mobile mereka. Ada 3 macam pendapatan iklan yang berada di facebook, yaitu:
1. Pendapatan iklan mobile
Iklan mobile merupakan Iklan yang akan muncul jika kita membuka facebook pada perangkat mobile
2. Pendapatan Iklan Web
Iklan Website adalah salah satu tujuan yang tersedia apabila Anda membuat Iklan di Facebook. Tujuan Iklan lalu lintas dikhususkan untuk meningkatkan jumlah orang yang berkunjung ke website Anda. Facebook menyediakan ruang untuk iklan (advertising room) yang akan ditampilkan pada setiap akses di halaman dinding, profile, photos, notes, dan sebagainya. Untuk bisa menampilkan iklan ini pun harus membayar ke pihak Facebook. Besarnya tarif iklan tergantung dengan ketentuan tampilan, seperti desain, lama tampilan, lokasi, dan sebagainya. Untuk Indonesia sendiri, pihak Facebook telah membuka layanan iklan domestik yang dibuat oleh pihak pemasang iklan dari Indonesia. Facebook bisa meraup uang miliaran rupiah per hari dari seluruh penayangan iklan dari pemasangannya di seluruh dunia.
3. Iklan PCC.
Iklan PCC merupakan salah satu metode beriklan dimana pengiklan (Advertiser) hanya akan membayar jika ada yang mengklik iklannya
Selain dari iklan, sumber pendapatan facebook lainnya berasal dari games atau aplikasi yang tersedia di Facebook. Seluruh pengembang aplikasi permainan di Facebook harus membayarkan jasa pemanfaatan web kepada Facebook. Terlebih jika aplikasi tersebut masih dimainkan pada halaman Facebook. Para pengguna masih bisa mendapatkan notifikasi inbox, pertemanan, ataupun notifikasi news, tanpa harus berada di luar halaman Facebook. Disitulah harga yang akan dimintakan oleh Facebook kepada pihak pengembang aplikasi permainan.
Sumber pendapatan Facebook juga berasal dari Google dan Android. Kita dapat menemukan info akun facebook seseorang melalui Google. Info akun Facebook yang ditampilkan pada halaman hasil pencarian Google tersebut ditampilkan atas seijin dari Facebook. Mereka telah menjalin kerjasama, sehingga Google bisa mendapatkan kode halaman profile Facebook seseorang, grup, fan page, ataupun likes group. Inilah reputasi bisnis yang terus dibayarkan oleh Google. Jika Mark tidak menghendaki, Mark tidak akan memberikan kode halaman Facebook kepada Google.
Lalu bagaimana dengan aplikasi Facebook for Android? Seluruh pengembang aplikasi Facebook berbasis Android meluncurkan dua versi, yaitu versi free dan versi berbayar. Apapun versinya, mereka tetap harus membayarkan layanan akses tersebut kepada pihak Facebook. Jika tidak, Facebook akan membatasi layanan yang bisa diakses oleh aplikasi Facebook.
Sumber :
(https://www.forbes.com/profile/mark-zuckerberg/)
(https://www.quora.com/What-are-the-sources-of-income-of-Facebook)
(http://leo4kusuma.blogspot.co.id/2013/03/membongkar-tambang-uang-facebook.html#.WcVPKrIjG01)