Burn rate merupakan selisih dari pengeluaran operasional sehari-hari dengan pendapatan. Jika pendapatan yang diperoleh startup lebih besar daripada pengeluarannya maka otomatis tingkat burn rate akan turun, dan hal ini menandakan bahwa startup akan semakin dekat pada tujuan menghasilkan profit. Namun sebaliknya, burn rates akan bergerak ke arah sebaliknya jika pengeluaran lebih besar daripada pendapatannya.
Jika startup yang kita miliki memiliki burn rate yang tinggi, terdapat beberapa langkah yang bisa kita gunakan utnuk mengontrol burn rate diantaranya adalah :
-
Pengurangan karyawan dan Pemotongan gaji
Biasanya, investor dapat menegosiasikan klausul dalam kesepakatan pembiayaan untuk mengurangi staf atau kompensasi jika perusahaan mengalami tingkat burn rate yang tinggi. PHK sering terjadi pada start up yang lebih besar yang mengejar strategi yang lebih ramping atau baru saja menyetujui kesepakatan pembiayaan baru.
-
Pertumbuhan
Sebuah perusahaan/startup dapat memproyeksikan peningkatan pertumbuhan yang meningkatkan skala ekonominya. Hal ini memungkinkan untuk menutupi biaya tetap seperti biaya overhead dan litbang untuk memperbaiki situasi keuangannya.
-
Pemasaran
Seringkali, startup mengeluarkan kas untuk pemasaran agar mencapai pertumbuhan di basis pengguna atau penggunaan produknya. Namun, start-up sering dibatasi dalam arti bahwa mereka kekurangan sumber daya untuk menggunakan iklan berbayar. Dengan demikian, pertumbuhan 'hacking' adalah istilah yang sering digunakan dalam start-up untuk mengacu pada strategi pertumbuhan yang tidak bergantung pada iklan mahal.
Beberapa startup memang sengaja melakukan pengeluaran yang besar sebelum mendapatkan keuntungan, jangka waktu hal ini pun sangat beragam mulai dari periode waktu yang singkat sampai untuk waktu yang cukup lama. Pada saat ini orang-orang yang ada di dalam startup harus paham betul mengenai kas yang dimiliki dan burn rate yang ada pad aperusahaan untuk menghindari titik dimana startup sudah sama sekali tidak memiliki modal sehingga startup tidak bisa membiayai kegiatan operasional.
referensi: https://corporatefinanceinstitute.com/resources/knowledge/modeling/burn-rate/